8 Tahun Pacaran Belum Dinikahi, Wanita Tuntut Pasangan ke Pengadilan

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 10 Des 2020 09:34 WIB
Pengantin wanita sedih Foto: Thinkstock
Jakarta -

Menunggu pacar melamar memang bisa bikin frustasi para wanita. Apalagi untuk mereka yang sudah lama menjalin hubungan. Seorang wanita pun mengambil langkah ekstrem agar pasangannya segera menikahinya. Yakni dengan membawa pria tersebut ke pengadilan.

Gertrude Ngoma dari Zambia sudah dijanjikan pacarnya Herbert Salaliki untuk segera dinikahi. Terlebih mereka berdua sudah memiliki seorang anak. Namun sampai delapan tahun berpacaran, Herbert belum juga melakukannya. Karena lelah menunggu dan mendapati pria tersebut sering mengirim pesan pada wanita lain, Gertrude akhirnya membawa 'kasus' itu ke pengadilan.

"Dia tidak pernah serius, itu lah mengapa aku membawanya ke pengadilan karena aku perlu tahu ke depannya dan masa depan kami," kata Gertrude kepada Mwebantu.

Dalam pembelaannya, Herbert mengaku bahwa ia memang berencana untuk menikahi sang kekasih. Tapi pria 28 tahun itu merasa belum memiliki cukup uang. Ia juga mengatakan mereka jarang berkomunikasi karena Gertrude tidak memberinya cukup perhatian.

Sedangkan menurut Gertrude pria tersebut tidak serius dalam hubungan mereka walaupun sudah membayar mas kawin. Di Zambia, menjadi sebuah tradisi untuk pria membayar uang 'lobola' sebagai biaya 'apresiasi' kepada keluarga calon mempelai wanita dan tanda bahwa ia akan mengurus istrinya. Walau Hertbert sudah memberikan uang itu, mereka tidak tinggal bersama dan belum juga merencanakan pernikahan.

Dalam kasus ini, hakim Evelyn Nalwize mengatakan jika Gertrude bisa menuntut atas pelanggaran kontrak pernikahan. Tapi pengadilan sebenarnya tidak berwenang untuk ikut campur lebih banyak mengenai masalah pribadi tersebut. Keduanya pun diperintahkan untuk merekonsiliasi perbedaan mereka di luar pengadilan.

(ami/ami)