Alasan Sebenarnya Orang Lebih Senang Kumpul dengan Teman daripada Pasangan
Mempererat hubungan dan silaturahmi dengan keluarga tentu penting. Tapi bukan rahasia lagi jika banyak orang enggan berkumpul bahkan bertemu dengan sanak saudara, mungkin termasuk kamu. Sebuah riset terbaru pun membuktikan bahwa kebanyakan orang memang lebih suka menghabiskan waktu dengan teman daripada keluarga dan pasangan. Alasannya bukan selalu karena kita tidak suka mereka tapi karena tugas rumah tangga.
Saat remaja biasanya orang mulai lebih senang bertemu teman-teman daripada keluarga. Tak jarang hal tersebut juga masih dirasakan ketika dewasa bahkan setelah menikah. Berdasarkan studi terbaru, tak sedikit orang yang merasa lebih suka hangout dengan teman bahkan dibanding menghabiskan waktu dengan pasangan dan anak. Riset ini pun membuktikan bahwa orang dewasa tetap perlu bersenang-senang dan pentingnya menciptakan suasana positif di rumah.
Riset yang dilakukan pada 400 responden ini menunjukkan bahwa apa yang dilakukan saat kumpul lebih penting daripada partisipannya. Saat bertemu dengan teman biasanya aktivitas-aktivitas menyenangkan lah yang dilakukan. Sedangkan dengan keluarga, kita akan lebih banyak mengingat tugas dan peran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senangnya berkumpul dengan teman bahkan bisa mengalahkan romantisnya momen dengan pasangan atau pacar. Pemimpin penulis studi Profesor Nathan Hudson dari Southern Methodist University mengungkap bahwa 65% aktivitas hangout dengan teman adalah bersosialisasi sedang dengan pasangan hanya 28%. Karena itu, menciptakan suasana yang menyenangkan dalam hubungan dan keluarga perlu diusahakan.
"Studi kamu mengungkap bahwa orang lebih menikmati waktu dengan teman daripada keluarga tidak ada hubungannya dengan sifat dasar teman versus keluarga. Riset ini juga menunjukkan ada optimistisme dari keluarga dan mengungkap bahwa orang bisa dengan menikmati waktu dengan pasangan romantis dan anak-anak," kata Nathan.
Karena itu, coba ciptakan suasana yang lebih positif dan seimbang sehingga pasangan dan anak-anak betah menghabiskan waktu bersama. "Penting untuk menciptakan kesempatan untuk membuat pengalaman positif dengan pasangan dan anak-anak dan untuk benar-benar menikmati waktu-waktu positif secara mental," tambahnya.
(ami/ami)
Home & Living
Philips GC160, Solusi Menyetrika Lebih Cepat & Hemat Listrik
Home & Living
Rekomendasi Sabun Cuci Tangan Ukuran Jumbo yang Hemat dan Nyaman Dipakai
Makanan & Minuman
Tropicana Slim Sweetener Stevia, Solusi Praktis Kurangi Gula Harian
Elektronik & Gadget
Cari Earbuds Noise Canceling? TWS Ringkas Ini Kini Banyak Dilirik
Ternyata Ini Perselingkuhan yang Paling Menyakitkan bagi Pria dan Wanita
Ramalan Zodiak Cinta 30 Maret: Taurus Hati Lagi Panas, Pisces Kurang Harmonis
Ramalan Zodiak 30 Maret: Cancer Jangan Santai, Leo Kembali Semangat
Ramalan Zodiak 30 Maret: Gemini Dilanda Kekhawatiran, Taurus Jangan Panik
Viral Cowok di Tangan Cewek yang Tepat, Transformasinya Bikin Pangling
Ternyata Ini Perselingkuhan yang Paling Menyakitkan bagi Pria dan Wanita
17 Tahun Menanti, Annisa Yudhoyono Pamer Foto Hamil Anak Kedua di Usia 44
Apa Itu 'Furap'? Istilah Viral yang Menjodohkan Fuji dan Reza Arap
10 Drama Korea Terbaru April 2026, Bertabur Visual IU Hingga Go Youn Jung











































