3 Tipe Orang Narsis, Kamu Sudah Pernah Ketemu yang Mana?

Hestianingsih - wolipop Kamis, 23 Jul 2020 19:30 WIB
client is an elegant guy trying hat in a store by the mirror. In the background classic suits and jackets Ilustrasi pria narsis. Foto: iStock
Jakarta -

Saat mendengar kata 'narsis', biasanya yang terbayang di pikiran banyak orang adalah orang yang percaya diri berlebihan dan hanya mengagumi dirinya sendiri. Dalam ilmu psikologi narsisme sendiri merupakan gangguan kepribadian di mana seseorang ingin selalu dikagumi dan dipuj orang lain.

Menyebut bahwa seseorang mengidap narsisme tidak bisa sembarangan. Perlu diagnosa dari ahli, yakni psikolog atau psikiater, untuk menentujan bahwa orang tersebut memang menderita gangguan kepribadian narsisme atau kerap disingkat NPD (narcissistic personality disorder).

Perlu diketahui, narsisme tidak selalu ditandai dengan karakter egois, mengagumi diri sendiri secara berlebihan atau selalu ingin jadi pusat perhatian. Secara garis besar ada tiga tipe orang narsis yakni; exhibition narcissist, closet narcissist dan toxic narcissist.

Ini dia penjelasan ketiganya menurut pakar psikologi.

1. Exhibition Narcissist

Ilustrasi Pakaian Dalam PriaIlustrasi pria narsis. Foto: Freepik

Kelompok ini mempunyai sifa-sifat identik dengan yang kebanyakan orang pikirkan ketika mendengar kata 'narsis'. Mereka suka hadu pusat perhatian dan dikagumi banyak orang. Dalam berkegiatan sosial, mereka cenderung mendominasi percakapan, merasa harus diperlakukan secara spesial, percaya diri berlebihan, senang bercerita dan memberikan nasihat.

Saat merasa insecure atau tidak percaya diri, grup narsis ini akan menggunakan beberapa teknik pertahanan untuk menutupi kekurangannya. Elinor Greenberg, Ph.D., CGP, psikoterapis yang khusus menangani perilaku narsisme menjelaskan, alih-alih menerima bahwa mereka adalah manusia yang pasti punya kekurangan, mereka justru bersikeras bahwa dirinya spesial, sempurna, tahu segalanya dan selalu benar. Mereka juga mengharapkan semua orang di sekitarnya sepakat dengan sudut pandangnya.

"Dalam pikiran mereka, level mereka berada 'di atas' orang lain kecuali untuk orang-orang tertentu yang terpilih," terang Elinor dalam tulisannya untuk Your Tango.

Saat menjalin hubungan asmara, narsis tipe ini cenderung tidak sensitif dengan perasaan pasangannya dan suka memerintah. Mereka mengharapkan siapa pun yang bersamanya mengagumi dan setuju dengan dirinya dalam segala hal dan situasi apapun.

Ketika pasangan tidak sepaham atau setuju dengan pemikirannya, mereka akan langsung merasa kalau itu adalah kritikan dan bisa dengan cepat merasa insecure, karena sangat sensitif dengan sedikit saja keburukan. Mereka juga terkadang bisa kasar karena kurang punya empati.

2. Closet Narcissist

Young sly liar man happily smiling while woman embracing him, dishonest cheating boyfriend womanizer hiding grin hugging naive girlfriend, insincere husband deceiving wife showing fake feelingsIlustrasi pria narsis. Foto: iStock

Bisa dibilang ini tipe orang narsis terselubung. Bukannya mengagumi diri sendiri atau selalu haus akan perhatian, tapi mereka selalu ingin dihubungkan dengan seseorang, atau sesuatu yang mereka kagumi. Bertolak belakang dengan 'sepupunya' si Exhibition, Closet Narcissist justru tidak nyaman ketika perhatian tertuju langsung padanya.

Kenapa bisa begitu? Elinor menjelaskan bahwa tipe narsisme satu ini sebenarnya ingin terlihat spesial tapi dengan banyak pertentangan dalam diri mereka sendiri. Secara umum gangguan kepribadian narsisme ini cenderung lebih insecure ketimbang tipe Exhibition.

Mereka merasa rapuh dan ringkih untuk bisa menikmati sorotan orang-orang kepadanya. Mereka juga takut kekurangannya terlihat dan digunakan untk menyerang dan merendahkannya. Maka untuk menghindari itu, mereka berusaha terikat pada seseorang, agama yang dianut, ideologi atau hal-hal lan yang mereka kagumi atau dirasa istimewa.

Orang narsis seperti ini tidak akan mengharap orang-orang mengaguminya. Tapi lebih kepada dia akan merasa bangga ketika sesuatu yang dikaguminya juga dielu-elukan orang lain. Bahkan terkadang mereka mencoba memanipulasi situasi agar prinsipnya diakui orang lain. Orang narsis tipe ini juga bisa saja bertingkah seolah dia adalah korban dan memanfaatkan belas kasihan agar orang lain mau melakukan apa yang mereka mau. Seringnya, orang narsis dalam kelompok ini pura-pura bersikap baik dari luar, padahal dalam hatinya belum tentu.

3. Toxic Narcissist

ilustrasi priaIlustrasi pria narsis. Foto: iStock

Elinor menyebut bahwa tipe orang narsis ketiga ini paling 'jahat' di antara tipe narsisme lainnya. Tidak cukup hanya jadi pusat perhatian tapi mereka juga menginginkan dominasi penuh. Mereka umumnya punya kecenderungan sadisme dan menikmati menyakiti orang lain. Tujuannya adalah agar dipatuhi dan ditakuti. Bukan disegani.

Karakter 'toxic' lain dari gangguan ini adalah mereka selalu iri dengan setiap orang yang memiliki apa yang tidak dia punya. Parahnya lagi mereka sering kali berada dalam dunia fantasinya sendiri yang jauh dari realita, namun sering kali memaksakan diri dan orang lain.

Perilaku Toxic Narcissist paling jelas yang bisa dilihat ada pada mereka yang suka mem-bully secara terang-terangan. Elinor memberi contoh, misalnya di dalam kelas ada orang yang suka meneror dan melakukan perundungan ke anak lain yang paling lemah. Sementara di dunia kerja, ada bos yang suka marah membabi buta dan merendahkan orang yang berbeda setiap hari, di depan banyak karyawan lainnya.

"Toxic Narcissist juga bisa terlihat pada seseorang yang kesannya baik tapi selalu saja bertanya hal-hal memalukan seperti, 'Kenapa kamu sangat gemuk? Orangtuamu tidak ada yang gendut saat kecil.' Atau, 'Malu-maluin aja dipecat kerja lagi! Sudah kehilangan berapa pekerjaan kamu? Kenapa gadis pintar sepertimu tidak bisa mempertahankan pekerjaan?'"

Saat menjalin asmara tipe narsisme ini juga tidak pandang bulu. Tujuan mereka hanya berusaha menjadi orang yang paling baik, termasuk pasangan sendiri, agar orang lain merasa minder. Harus orang dengan kesabaran ekstra dan toleransi tinggi yang bisa mempertahankan hubungan awet bersama orang dengan gangguan kepribadian ini.

"Kamu tidak akan pernah bisa menyenangkan mereka. Mereka tidak akan mau memberi pujian," jelasnya.



Simak Video "Video Dahsyatnya Ledakan di Beirut Terekam Saat Prewedding"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)