Indira Kalistha Ngaku Introvert, Psikolog Ini Beri Pesan Menohok

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 19 Mei 2020 16:44 WIB
indira kalistha Indira Kalistha kembali dibanjiri kritik karena mengaku introvert. Foto: youtube Gritte Agatha
Jakarta -

Video permintaan maaf YouTuber Indira Kalistha dalam akun Youtube Deddy Corbuzier belakangan menjadi viral dan menimbulkan banyak perdebatan. Kolom komentar dalam video tersebut sendiri sampai dibanjiri lebih dari 148 ribu tanggapan para netizen. Salah satu psikolog yang juga merupakan Co-Founder KALM, Karina Negara, turut serta memberikan komentar dalam video yang telah ditonton oleh 6,6 juta lebih orang tersebut.

Karina memberikan penjelasan mengenai kepribadian manusia yang kemudian dikaitkan dengan analisis seputar apa yang telah dikatakan oleh Indira Kalista. Berikut ini beberapa penjelasan yang langsung dikutip dari komentar Karina:

1) "deg-degan banget karena aku orangnya sebenernya Introvert." Introvert = Orang yang lebih mendapatkan energi ketika/setelah menghabiskan waktu sendiri (Extrovert sebaliknya). Introvert tidak sama dengan Pemalu/Pencemas. Orang yang Intro, bisa jadi sangat PD dan mudah bergaul, begitupun orang Extro, bisa jadi lebih pemalu. Intinya ini 2 hal berbeda.

2) "Aku tahu aku kalo ngomong, kadang aku ngomong dulu baru mikir." - Thinking Out Loud pada umumnya adalah kebiasaan orang yang lebih Extrovert. Hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan kecerdasan, bodoh/pintar (jadi yang suka mikir sambil ngomong, jangan rendah diri). Hanya terkait kenyamanan. Introvert lebih nyaman berpikir dalam hati, Extrovert berpikir sambil menyuarakan pikirannya.

Komentar Psikolog Karina NegaraKomentar Psikolog Karina Negara Foto: Youtube Deddy Corbuzier

Risikonya, kalau suaranya sudah didengar orang padahal belum final (karena memang masih mikir, kan), akan sulit direvisi. Jika kesibukan sehari- hari memiliki risiko ini, solusinya bukan mengubah kepribadian (extro jadi intro), tapi tingkatkan awareness tentang diri dan situasi. Tetaplah bersuara ketika sedang berpikir, with contextual consideration.

3) Orang yang mengucapkan/menuliskan informasi yang tidak sesuai fakta atau kenyataan, kemungkinannya hanya 3:
a. Sedang berkhayal atau berfantasi,
b. Lupa atau Amnesia (bisa karena kondisi psikologis atau medis; tidak selalu ingatannya benar-benar hilang, tapi bisa jadi sedang tertimbun hal yang lain saja),
c. Dengan sadar berbohong dengan tujuan spesifik (pada umumnya untuk melindungi diri atau meningkatkan posisi).

Sayangnya saat ini komentar Karina di Youtube Deddy Corbuzier itu sudah di-block sehingga tidak bisa terlihat. Namun komentarnya itu sudah viral dan banyak diunggah ulang oleh akun-akun di media sosial.

Wolipop sudah menghubungi Karina terkait komentarnya yang viral ini. Dia membenarkan memang komentar tentang Indira yang viral itu adalah tulisannya. Karina sendiri juga membuat highlight khusus di Instagramya yang membahas tentang kepribadian dan persoalan tersebut. Dalam highlight berjudul Feel Think Do, dia mengutip kalimat dari Carl Jung yang berbunyi, "Tidak ada orang yang sepenuhnya Introvert atau Ekstrovert."

Seperti dikutip dari highlight Instagram storynya itu, Karina mengatakan bahwa berbicara adalah sebuah perilaku atau tindakan. Menurutnya, sangat tidak mungkin seseorang bisa bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu. Yang mungkin dilakukan adalah bertindak saat perasaannya lebih berkuasa, sehingga pikiran yang sedang tertutupi atau tidak jernih tersebut membuat berbagai keputusan yang salah, tidak efektif, tidak berguna atau berbahaya. Hal lain yang bisa menjelaskan dari perkataan 'bertindak tanpa berpikir' adalah ketika suatu perilaku tersebut sudah menjadi kebiasaan.

Walaupun demikian, pada unggahan di highlight Instagramnya, Karina kembali menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa mendiagnosis seseorang tanpa pemeriksaan yang lengkap. Itulah mengapa dia tidak memberikan label apapun, hanya sekadar berbagi informasi kepada para warganet.



Simak Video "Konten Kontroversial Makin Menjamur, Ini Kata Psikolog"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)