Pengertian Pelecehan Seksual Menurut Para Ahli
Walaupun secara umum wanita yang sering mendapat sorotan sebagai korban pelecehan seksual, namun pelecehan seksual dapat menimpa siapa saja. Korban pelecehan seksual bisa jadi adalah laki-laki ataupun perempuan. Korban bisa jadi adalah lawan jenis dari pelaku pelecehan ataupun berjenis kelamin yang sama.
Menurut Komisioner Subkom Pemantauan Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi pelecehan seksual merupakan salah satu bentuk kekerasan seksual.
"Pelecehan seksual adalah perbuatan yang dilakukan dalam bentuk fisik atau nonfisik yang tidak dikehendaki dengan cara mengambil gambar, mengintip, memberikan isyarat bermuatan seksual, meminta seseorang melakukan perbuatan yang demikian pada dirinya, memperlihatkan organ seksual baik secara langsung atau menggunakan teknologi, melakukan transmisi yang bermuatan seksual dan melakukan sentuhan fisik," jelasnya kepada Wolipop, Selasa (25/2/2020).
Sementara itu menurut psikolog, Meity Arianty STP.,M.Psi. mengutip dari Winarsunu 2008, pelecehan seksual adalah segala bentuk perilaku yang berkonotasi seks yang dilakukan sepihak dan tidak dikehendaki oleh korbannya, bentuknya dapat berupa ucapan, tulisan, simbol, isyarat dan tindakan.
"Aktifitas yang konotasi seks bisa dianggap pelecehan seks jika mengandung adanya pemaksaan, kehendak sepihak oleh pelaku, kejadian ditentukan oleh motivasi pelaku, kejadian tidak diinginkan korban dan mengakibatkan penderitaan pada korban," ucap Dosen Psikologi di Gunadarma itu.
Definisi serupa mengenai pelecehan seksual disampaikan komunitas perEMPUan, gerakan dan organisasi yang fokus pada isu perempuan. Komunitas itu sendiri menggunakan kata Empu, yang berasal dari bahasa Sansekerta yang merujuk pada kepemilikan. Bahwa perempuan berhak memiliki tubuhnya dan membela diri untuk melindungi tubuhnya dari kekerasan seksual.
"Kekerasan Seksual adalah setiap tindakan baik berupa ucapan maupun perbuatan yang dilakukan seseorang untuk menguasai atau memanipulasi orang lain serta membuatnya terlibat dalam aktivitas seksual yang tidak dikehendaki. Indikator kekerasan seksual saat ada paksaan dari salah satu pihak, aktivitas seksual dan memberikan kepuasan seksual pada satu pihak," jelas Rika Rosvianti dari komunitas perEMPUan.
(gaf/eny)
Olahraga
Cari Atasan Workout Sekaligus Cocok untuk Hangout? HIA Everywear Taneeya Jawabannya
Pakaian Wanita
Maksimalkan Kenyamanan Saat Itikaf dengan Perpaduan Set Abaya yang Sejuk dan Ringan
Perawatan dan Kecantikan
Stop Makeup Retak Saat Lebaran! Ini Beauty Blender yang Bikin Base Lebih Tahan Lama
Perawatan dan Kecantikan
Puasa Tetap Fresh! 3 Tinted Lip Balm Ini Bikin Bibir Sehat dan Berwarna Natural Seharian
Ramalan Zodiak Cinta 9 Februari: Taurus Hindari Cemburu, Virgo Turunkan Ego
Ramalan Zodiak 9 Februari: Cancer Jangan Mudah Tersinggung, Virgo Kerja Keras
Ramalan Zodiak 9 Februari: Aries Keuangan Stabil, Taurus Jangan Terlena
Ramalan Zodiak 9 Februari: Capricorn Tetap Sabar, Aquarius Perlu Komunikasi
Ramalan Zodiak Cinta 8 Februari: Aries Jangan Memaksa, Libra Tak Perlu Curiga
Pangeran Abdul Mateen Jadi Ayah! Terungkap Jenis Kelamin Anak Pertamanya
Putri Mahkota Norwegia Ketahuan Dekat dengan Epstein 3 Tahun, Kini Minta Maaf
Potret YouTuber Cantik yang Viral Curhat Rasanya Dipacari Idol: Penuh Tekanan
Bad Bunny Guncang Super Bowl 2026, Rilis Sneakers Kolaborasi Bersama adidas











































