Riset: Sentuhan Si Dia, Obat Cinta yang Bisa Mengurangi Rasa Sakit
Vina Oktiani - wolipop
Sabtu, 19 Okt 2019 20:00 WIB
Jakarta
-
Sentuhan dapat menunjukkan adanya kedekatan di antara dua orang. Tidak hanya itu, ternyata berdasarkan penelitian, sentuhan yang mengungkapkan rasa peduli dan kasih sayang juga dapat mengurangi rasa sakit dan penderitaan seseorang. Seperti dikutip dari Brightside, sentuhan manusia ternyata memiliki kekuatan yang dapat membantu penyembuhan seperti layaknya obat.
Berdasarkan penelitian, saat seseorang sakit dan tangannya digenggam oleh pasangannya, tindakan ini dapat mengurangi rasa sakit dan penderitaan yang dirasakan orang tersebut. Sentuhan dari orang yang kita cintai ini bisa disebut dengan "obat cinta" yang dapat menyembuhkan.
Psikolog yang meneliti kekuatan dari sentuhan manusia, Goldstein, telah melakukan percobaan ini kepada sang istri saat wanita yang disaysnginya itu hendak melahirkan anak mereka. Setelah percobaan Goldstein, selanjutnya dilakukan penelitian yang lebih dalam untuk membuktikan teori tersebut. Sebanyak lebih dari 20 pasangan diminta untuk menjadi responden dalam penelitian yang dilakukan selama setahun ini.
Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ternyata tanpa sentuhan pun, hanya dengan berdekatan dapat meningkatkan sinkronitas gelombang otak. Dan sinkronitas yang paling tinggi terjadi saat pasangan saling berpegangan tangan. Gelombang otak dalam penelitian ini diukur menggunakan elektroensefalografi.
Penelitian ini juga menemukan bahwa rasa sakit menghancurkan sinkronisasi pada otak dan bersentuhan seperti dengan berpegangan tangan dapat mengembalikannya kembali. Jadi, saat kamu tengah merasa sakit kamu mungkin bisa mencoba hal ini bersama pasanganmu. Tertarik mencoba? (vio/hst)
Berdasarkan penelitian, saat seseorang sakit dan tangannya digenggam oleh pasangannya, tindakan ini dapat mengurangi rasa sakit dan penderitaan yang dirasakan orang tersebut. Sentuhan dari orang yang kita cintai ini bisa disebut dengan "obat cinta" yang dapat menyembuhkan.
Foto: iStock |
Psikolog yang meneliti kekuatan dari sentuhan manusia, Goldstein, telah melakukan percobaan ini kepada sang istri saat wanita yang disaysnginya itu hendak melahirkan anak mereka. Setelah percobaan Goldstein, selanjutnya dilakukan penelitian yang lebih dalam untuk membuktikan teori tersebut. Sebanyak lebih dari 20 pasangan diminta untuk menjadi responden dalam penelitian yang dilakukan selama setahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok. iStock |
Penelitian ini juga menemukan bahwa rasa sakit menghancurkan sinkronisasi pada otak dan bersentuhan seperti dengan berpegangan tangan dapat mengembalikannya kembali. Jadi, saat kamu tengah merasa sakit kamu mungkin bisa mencoba hal ini bersama pasanganmu. Tertarik mencoba? (vio/hst)
Pakaian Wanita
Yumna by Ammarkids Setelan Anak Perempuan yang Modest dan Praktis untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Jangan Tunggu Sakit! Sekarang Cek Gula Darah & Kolesterol Bisa dari Rumah dengan Cara Praktis Ini
Kesehatan
Ternyata Ini Rahasia Recovery Otot Setelah Workout! Whey Protein Jadi Solusinya
Kesehatan
Jalani Puasa Tetap Kuat Meski Aktivitas Padat! Ini Rahasia Jaga Imun Selama Ramadan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 28 Februari: Cancer Berhati-hati, Virgo Tetap Sabar
Ramalan Zodiak Cinta 28 Februari: Libra Si Dia Mudah Curiga, Aries Jaga Sikap
Ramalan Zodiak 28 Februari: Cancer Hadapi Tantangan, Leo Hindari Ketegangan
Ramalan Zodiak 28 Februari: Aries Jangan Menentang, Taurus Kontrol Emosi
Ramalan Zodiak Cinta 27 Februari: Leo Jangan Cemburu, Libra Butuh Kesabaran
Most Popular
1
Baju Lebaran 2026
Intip Tren Baju Lebaran Cheongsam Ala Gen Z di Pasar Tanah Abang
2
Influencer Tradwife yang Kontroversial Hamil Anak Ke-9
3
Ramalan Zodiak 28 Februari: Cancer Berhati-hati, Virgo Tetap Sabar
4
Hijrah Bawa Rezeki! 10 Artis Ini Kini Punya Brand Hijab
5
Keluar Flek Coklat Usai Haid, Haruskah Batal Puasa?
MOST COMMENTED












































Foto: iStock
Foto: Dok. iStock