Ramai Film Joker, Ini yang Terjadi Saat Psikopat Jatuh Cinta

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 07 Okt 2019 19:05 WIB
Foto: imdb Foto: imdb

Jakarta - Film joker sedang jadi perbincangan hangat. Selain karena akting dan jalan ceritanya, film tersebut juga menampilkan bagaimana seorang yang baik bisa saja menjadi jahat bahkan psikopat. Psikopat dikenal sulit mengekspresikan emosi, terutama empati, kesedihan, dan ketakutan. Banyak yang menganggap jika mereka tak punya kemampuan untuk mencintai. Namun menurut psikolog, psikopat bisa saja jatuh cinta seperti orang lain. Inilah yang bisa terjadi jika seorang psikopat jatuh cinta.

Alasannya Berbeda
Meski punya kecenderungan bersikap tak acuh, psikopat juga bisa merasakan cinta dan kesepian. Karena itu, bukan tidak mungkin mereka menginginkan hubungan. Namun cinta seorang psikopat bisa berbeda dari orang kebanyakan. Diketahui jika psikopat sulit untuk membangun ikatan emosional dan keintiman, mereka biasanya mendasarkan hubungan pada kesamaan pandangan atau sikap terhadap dunia.

Sulit Terkoneksi Secara Emosi
Salah satu ciri psikopat adalah mereka sering menghindari hubungan yang saling ketergantungan. Mereka pun sulit menciptakan hubungan emosional karena tidak bisa menunjukkan empati. Psikopat biasanya tidak ingin mengandalkan orang lain tapi sering mencoba mengandalkan mereka untuk kepentingan sendiri.



Tak Bisa Jadi 'Sandaran'
Para psikolog percaya bahwa psikopat jarang merasakan ketakutan atau kesulitan. Karenanya, sulit pula untuk psikopat bertoleransi dengan perasaan orang. Namun penelitian membuktikan jika mereka bisa saja peduli dengan orang lain jika benar-benar mencoba untuk belajar berempati.

Suka Hubungan Jangka Pendek
Dikatakan jika psikopat menerapkan sesuatu yang disebut sebagai strategi hidup cepat. Psikopat pun lebih memilih membuat hubungan jarak pendek tanpa keterikatan emosi yang kuat. Mereka jarang tertarik untuk membentuk hubungan jarak panjang yang membawa pada pernikahan.



Bisa Manipulatif
Karakteristik lain dari seorang psikopat adalah kemampuan mereka untuk memanipulasi orang lain. Dikatakan jika mereka bisa dengan mudah membaca dan mengerti keinginan orang. Apalagi banyak psikopat punya kemampuan untuk menampilkan daya tarik dan merasa nyaman di segala situasi sehingga bisa dengan mudah menipu.

Cintanya Bisa Membahayakan
Cinta seorang psikopat bisa membahayakan pasangan bahkan dirinya sendiri. Mereka punya kecenderungan untuk bersikap impulsif dan tidak bisa terhubung secara emosional. Apalagi mereka juga manipulatif dan kurang empati sehingga membuat hubungan tidak stabil dan selalu penuh tekanan.

Bisa Juga Semakin Cinta
Meski begitu, psikolog mengatakan jika psikopat bisa jadi menumbuhkan kemampuan untuk bisa mencintai jika benar-benar termotivasi. Pakar percaya bahwa romansa dan komunikasi yang diberikan orang lain padanya bisa mengajarkan psikopat menjadi lebih empati pada orang lain sekaligus meningkatkan kualitas interaksi sosial.



Simak Video "Bim Salabim! Spanduk Bekas Berubah Jadi Tas Kece"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)