Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

4 Perbedaan Kepribadian yang Bisa Membuat Song Joong Ki & Song Hye Kyo Cerai

Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 27 Jun 2019 14:55 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Song Joong Ki dan Song Hy Kyo menikah pada 31 Oktober 2019. Foto: Istimewa
Jakarta - Song Joong Ki dilaporkan telah menggugat cerai Song Hye Kyo. Berita perpisahan pasangan artis top Korea tersebut tentu mengejutkan para penggemar. Melalui agensinya, Song Hye Kyo pun telah memberikan pernyataan mengenai perceraiannya yang dikatakan disebabkan oleh perbedaan kepribadian.

"Pertama-tama, kami minta maaf karena menyapa publik dengan kabar buruk. Aktris kami, Song Hye Kyo, saat ini dalam proses cerai dengan suaminya setelah memikirkan secara matang. Alasannya karena mereka memiliki perbedaan kepribadian, yang membuat mereka mengakhiri pernikahan," demikian pernyataan United Artists Agency, agensi yang menaungi Song Hye Kyo.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Korea, konflik kepribadian memang menjadi penyebab utama perpisahan pasangan suami-istri. Berikut empat perbedaan kepribadian yang bisa jadi penyebab Song Joong Ki dan Song Hye Kyo bercerai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Ekstrovert vs. Introvert
Berdasarkan data Statitics Korea Friday, sebanyak 46,6% pasangan bercerai mengeluhkan perbedaan kepribadian sebagai alasan perpisahan mereka. Konflik karakteristik mendasar antara seorang ekstrovert dan introvert pun bisa menjadi penyebabnya. Seperti diketahui, seorang ekstrovert umumnya lebih suka bersosialisasi sedangkan introvert lebih menyukai ketenangan.

Dalam rumah tangga, hal ini bisa jadi sebuah masalah jika kedua belah pihak tidak bisa menerima sifat pasangannya atau tidak bisa berkompromi. Misalnya saja saat ekstrovert menyukai aktivitas sosial dengan banyak orang sering ditentang oleh introvert yang lebih suka di rumah dan berkumpul dalam skala kecil. Tentu hal tersebut bisa membuat pasangan saling membenci satu sama lain.

2. Terencana vs. Dadakan
Saat menikah, perbedaan kebiasaan dalam membuat keputusan bisa menyebabkan pasangan suami istri berkonflik. Beberapa orang memilih untuk menyusun rencana dan mengikutinya setiap langkahnya. Namun banyak pula yang lebih impulsive dan tidak suka melakukan sesuatu yang terikat aturan atau terlalu direncanakan sebelumnya. Ketika prinsip kedua belah pihak selalu bertentangan bukan tidak mungkin hal ini menyebabkan perceraian.

3. Dominan vs. Penurut
Kepribadian bertentangan bisa jadi perekat hubungan tapi bisa juga menjadi akar permasalahan. Saat seorang penurut berpasangan dengan seorang dominan, konflik bisa terjadi jika kedua belah pihak tidak saling berdiskusi. Misalnya saat pasangan dominan selalu mendikte dan menuntut sedangkan yang satunya selalu menurut dengan terpaksa. Di awal mungkin hal tersebut bisa jadi tak jadi problema namun ketika dibiarkan terus menerus salah satunya mungkin akan 'meledak'.

Video: Throwback! Momen Indah Pernikahan Song Jong Ki dan Song Hye Kyo

[Gambas:Video 20detik]



4. Tradisional vs. Petualang
Orang dengan kepribadian yang lebih tradisional mungkin lebih suka melakukan hal-hal yang sudah jadi kebiasaan dan pergi ke tempat-tempat konvensional. Namun seorang petualang tentu ingin selalu mencoba sesuatu yang baru dan di luar zona nyaman. Hal ini pun sering menjadi masalah untuk pasangan muda. Ketika keduanya tidak bisa mengalah atau menerima kepribadian masing-masing pasangan, tentu masalah ini bisa membawa mereka pada perceraian. (ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads