Kasus-kasus Hubungan Asmara yang Berantakan Akibat Kecanduan Game

Hestianingsih - wolipop Jumat, 08 Feb 2019 12:44 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Kecanduan game tidak bisa dianggap sepele. Selain menyita waktu dan mengganggu kesehatan karena kurang tidur, kecanduan game juga bisa berakibat fatal terhadap keutuhan rumah tangga.

Telah dilaporkan beberapa kasus perceraian atau pasangan ribut akibat salah satu dari mereka kecanduan main game. Ini dia sejumlah bukti nyata yang menunjukkan bahwa kecanduan main game berisiko membuatmu mengorbankan keluarga.

1. Wanita Hamil Ditinggal Suami yang Kecanduan PUBG

Ilustrasi wanita hamil. Foto: Dok. iStock

Seorang wanita di Malaysia mengaku ditinggal oleh suaminya sendiri yang kecanduan main game PUBG. Akibat sang suami terlalu asyik main game, mereka kerap kali bertengkar dan adu argumen. Puncaknya adalah suami keluar dari rumah, saat istrinya sedang hamil empat bulan.

Kecanduan game PUBG membuat suaminya kesulitan bangun pagi. Akibatnya, ia jadi mengabaikan pekerjaan dan bisnis yang dikelolanya. Namun saat ditegur oleh istrinya, pria tersebut justru balik marah dan menyebut sang istri tidak mendukung dirinya. Rumah tangga mereka hancur setelah empat tahun, dan sang suami sudah pergi meninggalkannya selama satu bulan terakhir.


2. Ada 200 Pasangan Cerai karena Game Fortnite
Foto: Getty Images

Selain PUBG, Fortnite termasuk salah satu game yang populer beberapa bulan belakangan. Tapi siapa sangka popularitasnya menyebabkan banyak pasangan cerai.

Laporan dari Divorce Online mengungkapkan sudah lebih dari 200 pasangan bercerai sepanjang 2018. Penyebabnya, karena pasangan kecanduan game online, termasuk Fortnite.

3. Presenter Cantik Dicampakkan Pacar yang Kecanduan Game
Yanet Garcia dan mantan kekasihnya Douglas 'Faze Censor' Martin. Foto: Dok. Instagram

Presenter berita populer di Meksiko, Yanet Garcia, dicampakkan kekasihnya yang lebih memilih fokus main game dibandingkan dirinya. Sang pacar tidak lain adalah gamer terkenal Douglas 'Faze Censor' Martin.

Dalam rekaman video yang diunggah Douglas di YouTube, ia mengaku memutuskan hubungan dengan Yanet Garcia karena ingin fokus main game Call of Duty. Dia ingin bisa menghabiskan lebih banyak waktu bermain game tersebut jelang mengikuti kompetisi Call of Duty World Championship di Columbus, Ohio.

"Aku tidak punya waktu untuk pacaran," kata Douglas yang putus setelah tiga tahun berpacaran.


4. Istri Dicerai karena Jual Akun Video Game
Ilustrasi pria main video game. Foto: Thinkstock

Seorang wanita di Malaysia terganggu dengan kebiasaan suaminya yang kecanduan main game King of Glory. Saking kesalnya, sang istri menjual akun video game milik suaminya tersebut.

Tindakan wanita berusia 25 tahun yang tak diketahui namanya itu pun membuat sang suami geram. Ia dikabarkan langsung menceraikan istrinya setelah enam tahun menikah.

Dilaporkan Oddity Central, kehidupan rumah tangga pasangan muda ini pun baik-baik saja sebelum suaminya mengenal King of Glory. Akibat kecanduan game, ia jadi lebih sering main bersama teman-temannya hingga mengabaikan anak-istri.

"Aku tidak lagi punya harapan kepada suamiku. Dia bermain video game seharian dan mengabaikanku dan anak perempuannya. Yang aku inginkan searang adalah hak asuh anakku jadi aku bisa membawanya ke China dan membesarkannya dengan benar," tutur sang istri dalam aplikasi WeChat.

5. KDRT Gara-gara Kecanduan Game Online
Gamer ternama Li 'Vasilii' Wei Jun. Foto: istimewa

Seorang gamer asal China Li 'Vasilii' Wei Jun terlibat kasus kekerasan pada pacarnya saat bermain game. Sosok Li memang terkenal di kalangan gamers China. Kejadian itu pun menjadi viral, karena pada saat kekerasan itu terjadi Li tengah melakukan siaran langsung.

Dilansir Nextshark, insiden mengejutkan itu pertama kali dipicu saat pacarnya menyarankan agar Li tetap tenang saat sesi streaming. Kekasih Li memberikan nasihat padanya karena Li kerap kali berbicara kasar.

Pria berusia 23 tahun ini mencoba menjelaskan perasaannya pada sang pacar tentang pria di tim lawan yang mengejeknya setelah ia kalah. Namun kekasihnya justru menyebut Li terlihat sangat bodoh.

Komentar kekasihnya itu membuat Li merasa emosi dan mengamuk. Ia membalik meja dan menyebabkan komputer serta kameranya terbalik. Li meneriaki dan memaki pacarnya. Wanita malang itu pun mencoba membela diri.

Li masih tetap marah pada kekasihnya itu. Ia pun mengancam pacarnya akan memukulinya sampai mati. Setelah kejadian itu, Li mendapatkan tindakan hukum oleh kepolisian setempat. Tak hanya itu, karier Li di dunia game kena imbasnya saat kelompok pro gaming timnya mengakhiri kontraknya.
(hst/hst)