Hari Valentine
Mitos-mitos dari Berbagai Negara Supaya Cepat dapat Jodoh
Hestianingsih - wolipop
Rabu, 14 Feb 2018 11:12 WIB
Jakarta
-
Hari Valentine ini menjomblo? Mungkin kamu mau coba cara-cara unik ini untuk cepat mendapatkan jodoh.
Beberapa negara punya tradisi khusus agar panah Dewa Asmara mempertemukan mereka dengan jodohnya. Ada pula kepercayaan yang jika dilakukan justru bisa menjauhkan mereka dari pujaan hati.
Mitos atau bukan, percaya atau tidak, ini berbagai tradisi tentang Valentine dan asmara yang populer di lima negara, seperti dikutip dari Elite Readers.
1. Haiti
Masyarakat di Republik Haiti sangat berhati-hati dengan sapu. Kepercayaan di sana menyebutkan kalau kaki kamu bersentuhan dengan sikat sapu, kamu tidak akan pernah punya kesempatan untuk bertemu pria atau wanita yang kamu idamkan.
2. Swedia
Kalau ingin pernikahan awet dan selalu langgeng, koin harus disembunyikan di dalam sepatu. Saat menikahkan anaknya, orangtua harus menaruh koin di sepatu pegantin wanita untuk memastikan dia akan menjalani kehidupan pernikahanyang bahagia.
Koin perak harus ditaruh di sepatu kiri oleh sang ayah, sementara koin emas di sepatu kanan oleh ibunya.
3. Swedia
Masih di Swedia, kamu harus memperhatikan benar-benar saat berjalan, karena bisa berperngaruh pada kehidupan asmaramu. Di Swedia, jalan-jalan biasanya ditandai dengan huruf 'A' dan 'K' pada tutup gorong-gorong.
Huruf 'A' berarti kotoran atau limbah dan huruf 'K' artinya air bersih. Hindari berjalan melewati huruf 'A' karena bisa membuatmu sial. Sementara melewati huruf 'K' akan membawamu pada nasib baik.
4. Armenia
Wanita jomblo yang hendak mencari jodoh disarankan makan roti yang diasinkan saat perayaan St. Argis di Armenia. Masyarakat di sana percaya kalau pria pujaanmu akan muncul dalam mimpi dan memberikanmu air putih. Air putih dimaksudkan untuk menyegarkan dahaga setelah makan banyak garam.
5. Rusia
Pria yang ingin memberi bunga ke wanita yang disukainya dalam jumlah yang ganjil. Buket bunga dengan jumlah ganjil bermakna kekaguman dan menghargai. Sedangkan buket bunga berjumlah genap diasosiasikan dengan pemakaman, yang berarti nasib buruk. (hst/hst)
Beberapa negara punya tradisi khusus agar panah Dewa Asmara mempertemukan mereka dengan jodohnya. Ada pula kepercayaan yang jika dilakukan justru bisa menjauhkan mereka dari pujaan hati.
Mitos atau bukan, percaya atau tidak, ini berbagai tradisi tentang Valentine dan asmara yang populer di lima negara, seperti dikutip dari Elite Readers.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Thinkstock |
Masyarakat di Republik Haiti sangat berhati-hati dengan sapu. Kepercayaan di sana menyebutkan kalau kaki kamu bersentuhan dengan sikat sapu, kamu tidak akan pernah punya kesempatan untuk bertemu pria atau wanita yang kamu idamkan.
2. Swedia
Foto: Thinkstock |
Kalau ingin pernikahan awet dan selalu langgeng, koin harus disembunyikan di dalam sepatu. Saat menikahkan anaknya, orangtua harus menaruh koin di sepatu pegantin wanita untuk memastikan dia akan menjalani kehidupan pernikahanyang bahagia.
Koin perak harus ditaruh di sepatu kiri oleh sang ayah, sementara koin emas di sepatu kanan oleh ibunya.
3. Swedia
Foto: Elite Readers |
Masih di Swedia, kamu harus memperhatikan benar-benar saat berjalan, karena bisa berperngaruh pada kehidupan asmaramu. Di Swedia, jalan-jalan biasanya ditandai dengan huruf 'A' dan 'K' pada tutup gorong-gorong.
Huruf 'A' berarti kotoran atau limbah dan huruf 'K' artinya air bersih. Hindari berjalan melewati huruf 'A' karena bisa membuatmu sial. Sementara melewati huruf 'K' akan membawamu pada nasib baik.
4. Armenia
Roti asin khas Armenia. Foto: Elite Readers |
Wanita jomblo yang hendak mencari jodoh disarankan makan roti yang diasinkan saat perayaan St. Argis di Armenia. Masyarakat di sana percaya kalau pria pujaanmu akan muncul dalam mimpi dan memberikanmu air putih. Air putih dimaksudkan untuk menyegarkan dahaga setelah makan banyak garam.
5. Rusia
Foto: Thinkstock |
Pria yang ingin memberi bunga ke wanita yang disukainya dalam jumlah yang ganjil. Buket bunga dengan jumlah ganjil bermakna kekaguman dan menghargai. Sedangkan buket bunga berjumlah genap diasosiasikan dengan pemakaman, yang berarti nasib buruk. (hst/hst)
Home & Living
Paket Oven + Hand Mixer Ini Bikin Baking Ramadan Lebih Praktis, Cocok Buat Kue Lebaran Rumahan
Home & Living
Tasbih Swarovski Cantik dan Estetik Bikin Lebih Semangat Zikir di Bulan Ramadan
Perawatan dan Kecantikan
Glowing Maksimal Sebelum Lebaran! Rahasia Eksfoliasi Biar Kulit Cerah dan Mulus dalam Hitungan Minggu
Perawatan dan Kecantikan
Review Parfum SAFF & Co, Irai Leima atau Ostara, Mana yang Lebih Cocok untuk Karakter Kamu?
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak Cinta 25 Februari: Pisces Perkuat Komunikasi, Leo Jangan Egois
Ramalan Zodiak 25 Februari: Cancer Manfaatkan Peluang, Leo Jangan Egois
Ramalan Zodiak 25 Februari: Taurus Sulit Menabung, Gemini Jangan Boros
Ramalan Zodiak 25 Februari: Capricorn Ada Gejolak, Pisces Jangan Cemas
Sakit Tapi Tak Berdarah: Arti di Balik Chat yang Cuma Di-Read Tanpa Dibalas
Most Popular
1
Saat Gubernur Terkaya di Indonesia Pesan Kebaya, Ini Permintaan Khususnya
2
Kisah Terapis Pijat Andrew di Istana Buckingham, Ungkap Pengalaman 'Creepy'
3
Yoona SNSD Tampil Beda di London Fashion Week, Poni Barunya Curi Perhatian
4
Gaya Vera Wang Debut Rambut Pirang Platinum di Usia 76, Bikin Pangling
5
Ramalan Zodiak 25 Februari: Cancer Manfaatkan Peluang, Leo Jangan Egois
MOST COMMENTED












































Foto: Thinkstock
Foto: Thinkstock
Foto: Elite Readers
Roti asin khas Armenia. Foto: Elite Readers
Foto: Thinkstock