Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Aksi Pria Nekat, Lamar Kekasih Saat Ditangkap Polisi dan Tangan Diborgol

Anggi Mayasari - wolipop
Rabu, 12 Jul 2017 18:19 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Oklahoma - Biasanya lamaran pernikahan dilakukan di tempat dengan suasana yang romantis. Namun seorang pria dari Oklahoma ini mengejutkan banyak orang di dunia karena melamar kekasihnya dalam kondisi yang tak terduga. Brandon Thompson nekat melamar kekasihnya saat ia sedang ditangkap polisi.

Pria berusia 35 tahun ini ditangkap di rumahnya karena enam tuduhan kejahatan tepat di hari kemerdekaan Amerika pada Selasa (4/7/2017). Polisi di Muskogee, Oklahoma segera membawa Brandon untuk masuk mobil menuju ke penjara. Namun dalam kondisi tangan terborgol, Brandon mengungkapkan suatu permintaan pada polisi.

Brandon tak akan membiarkan orang lain menghalangi rencananya untuk menghabiskan sisa hidupnya bersama sang kekasih, Leandira Keith. Ia pun memutuskan untuk melamar Leandria meski dalam kondisi sedang ditangkap polisi dan tangan terborgol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bertanya kepada petugas apakah saya bisa melakukannya. Petugas itu berkata 'Anda ingin melakukan apa?' dan saya menjawab kalau saya ingin melamarnya," kata Brandon kepada CNN.
Aksi Pria Nekat, Lamar Kekasih Saat Ditangkap Polisi dan Tangan DiborgolFoto: Screenshot Youtube

Petugas polisi yang menangkap dan memborgol Brandon merasa kasihan padanya. Polisipun mengijinkan dan memberikan waktu pada Brandon untuk melamar sang kekasih. Dihadapan Leandira, Brandonpun berlutut dan mengungkapkan isi hatinya untuk meminang sang kekasih.

"Aku mencintaimu, maukah kamu menikah denganku? maukah kamu menjadi istriku?," tanya Brandon.

Sang pacarpun merasa terkejut dan tak menyangka ia dilamar oleh Brandon dalam kondisi seperti itu. Leandira akhirnya menerima lamaran Brandon dengan mengakatan 'ya'. Karena kedua tangan Brandon diborgol, ia tak bisa memasangkan cincin pertunangannya itu kepada Leandira. Petugas polisi akhirnya bermurah hati lagi pada Brandon dan melepaskan borgolnya. Sehingga Brandonpun bisa menyematkan cincin di jari kekasihnya layaknya lamaran yang dilakukan oleh kebanyakan orang.

"Ketika Anda jatuh cinta dengan seseorang dan Anda tahu bahwa Anda ingin menghabiskan sisa hidup Anda dengan mereka, Anda hanya ingin mereka tahu apa yang Anda rasakan. Saya menginginkan sebuah awal yang baru, dengan dibawa polisi ke penjara, saya tidak perlu khawatir lagi," jelas Brandon (agm/agm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads