5 Tipe Flirting Berdasarkan Kepribadian

Hestianingsih - wolipop Selasa, 06 Sep 2016 19:36 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat pendekatan dengan pria incaran, wanita akan memperlihatkan potensi terbaiknya untuk membuat sang pria tertarik, atau istilah populernya flirting. Beda kepribadian, berbeda pula cara wanita melancarkan 'serangan' flirting. Beberapa wanita ada yang terang-terangan menunjukkan ketertarikannya, sebagian lagi memilih cara 'jinak-jinak merpati'.

Pakar percintaan Dr. Jeffrey Hall menulis sebuah buku berjudul 'The Five Flirting Styles' yang isinya menjabarkan lima cara dalam flirting dan keunikan dari masing-masing tipe. Termasuk tipe yang manakah Anda? Dan bagaimana seharusnya membuat pria idaman tertarik berdasarkan kepribadian? Jeffrey pun menjelaskan secara singkat lewat situs resminya, Flirting Styles.

1. Physical
Physical Flirting menggambarkan cara orang yang mengekspresikan ketertarikan terhadap lawan jenis melalui bahasa tubuh. Misalnya dengan menggandeng tangan, merangkul, membelai, tatapan mata bahkan pelukan. Menurut Jeffrey, orang dengan tipe flirting seperti ini cenderung cepat memutuskan untuk menjalin hubungan dengan orang lain dan memiliki ketertarikan seksual yang lebih intens.

2. Polite
Polite, yang berarti sopan, mendefinisikan tipe flirting yang lebih fokus pada bagaimana seharusnya seseorang memperlakukan orang lain dengan pantas. Tipe ini biasanya menghindari komunikasi bernada seks saat mendekati orang yang disukainya. Tipe polite biasanya tidak terlalu suka flirting, tapi begitu menemukan orang yang tepat, dia akan berusaha menjalin hubungan asmara yang langgeng, romantis dan bermakna.

3. Playful
Hampir mirip dengan tipe Physical, namun tipe Playful biasanya tidak terlalu serius dalam berhubungasn asmara. Flirting umumnya hanya untuk bersenang-senang atau sekadar meningkatkan kepercayaan diri. Mereka menggoda lawan jenis untuk dirinya sendiri. Tanpa harus ada ikatan.

4. Sincere
Tak sekadar flirting, tipe ini benar-benar ingin memiliki hubungan yang serius. Ia menginginkan adanya keterikatan emosional dan berkomunikasi dengan lawan jenis secara intens. Tipe yang tulus seperti ini lebih mengutamakan hubungan romantis yang bermakna ketimbang ketertarikan seksual.

5. Traditional
Tipe konservatif yang percaya bahwa pria harus bergerak lebih dulu dan wanita tidak seharusnya mengejar pria. Wanita yang 'menganut' paham ini biasanya cenderung lebih pasif dalam berkencan, sehingga agak sulit mendapatkan perhatian dari pria yang disukainya. Ia juga tidak bisa secara frontal mengungkapkan perasaan sebenarnya. Sementara pria, umumnya butuh waktu lama untuk meyakinkan perasaannya terhadap wanita, sebelum memutuskan untuk mendekatinya. (hst/hst)