Pasangan Ini Hidup Selama 45 Tahun Tanpa Listrik dan Manusia Lain
Bagaikan cerita fiksi yang mengisahkan sekelompok manusia hidup di kota tak berpenghuni, pasangan asal Spanyol, Martin dan Sinforosa Colomer, benar-benar mengalaminya. Pasangan suami-istri ini telah hidup selama 45 tahun di sebuah desa terpencil tanpa manusia lain di sekelilingnya. Keduanya tinggal di La Estrella, Spanyol.
Marton dan Sinforosa tinggal di sebuah rumah tanpa orang-orang di sekitarnya, hanya ditemani beberapa hewan peliharaan seperti tiga anjing, empat ayam, 25 kucing, dan lebah. Mereka hidup damai tanpa ada orang di kanan dan kirinya.
Dilansir oleh Oddity Central, Martin dan Sinforosa hanya tinggal berdua di desa tak berpenghuni tersebut. Jarak dari desa ke kota terdekat yang ditinggali oleh masyarakat cukup jauh sekitar 25 kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami lebih banyak memiliki hubungan dengan hewan dan pohon ceri," tutur Martin.
Martin mengatakan mereka hanya mempunyai mobil tua yang biasa dimanfaatkan untuk pergi ke kota terdekat. Ada pula radio usang yang digunakan untuk memperoleh kabar dari masyarakat kota.
Di desa yang hanya dihuni oleh Martin dan Sinforosa memiliki gedung sekolah, gereja, serta beberapa kafe. Namun semua sudah mulai rusak setelah lama tak ditinggali. Keduanya pun bercerita bahwa dahulu kota ini sangat ramai penduduk.
Pembangunan desa ini juga memiliki latar belakang yang menarik. Kabarnya desa La Estrella awalnya dibangun khusus untuk wanita simpanan para pria kaya. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak penduduk dari kota lain tinggal di desa tersebut membuat suasananya semakin ramai. Namun pada tahun 1883, badai deras menghancurkan desa.
Hampir setengah penduduk di desa tersebut tewas, setidaknya ada 17 rumah hancur. Banyak penduduk yang terluka dan sisa warganya mulai meninggalkan desa untuk pergi ke kota terdekat. Meski hampir seluruh warga pergi mencari kehidupan baru, menurut Martin masih ada yang tersisa beberapa orang asli desa La Estrella.
"Ada sekitar 150 sampai 200 orang asli tinggal di sini sebelumnya, kita memiliki guru, beberapa profesional, walikota, polisi, dan pemuka agama. Dalam satu atau dua tahun, mereka akhirnya pergi juga," jelas Martin.
Penduduk pergi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan baru. Sedangkan Martin dan istrinya tetap tinggal di desa yang menjadi saksi bisu keduanya jatuh cinta. Martin juga mengatakan bahwa ini tempat kelahiran Sinforosa dan istrinya tidak ingin pergi dari La Estrella selamanya.
Martin pun tak ingin meninggalkan istri sendirian sehingga ia memutuskan menetap berdua di desa tersebut. "Istriku lahir di sini dan selalu ingin hidup di sini. Dia tidak ingin pergi dan aku tidak akan meninggalkannya sendirian, mau bagaimana lagi?" tambahnya.
(ays/asf)
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Fresh dalam 15 Menit, Rahasia Glow Alami dengan SKINFOOD Food Mask!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Bebas Jerawat Saat Lebaran dengan Numbuzin No.1 Pantothenic B5 Active Soothing Cream, Skincare Favorit dari Korea!
Elektronik & Gadget
Lari, Gowes, atau Workout? Tetap Dengar Sekitar dengan JOVITECH Wireless BC61 Bone Conduction Runfree Earphone!
Perawatan dan Kecantikan
Review Cushion Lokal Favorit untuk Makeup Lebaran yang Flawless dan Tahan Seharian!
Ramalan Zodiak Cinta 13 Maret: Gemini Lebih Perhatian, Taurus Jangan Percaya
Ramalan Zodiak 13 Maret: Aquarius Rindu Terobati, Pisces Jangan Emosi
Ramalan Zodiak 13 Maret: Scorpio Keuangan Lancar, Sagitarius Jangan Emosi
Ramalan Zodiak 13 Maret: Cancer Masalah Datang, Leo Penuh Perjuangan
Ada Robot Seks AI dengan Selera Humor, Bikin Orang Ketawa Lebih dari Manusia
Gaya Effortless Sherina Munaf di Acara One Piece Live Action, Banjir Pujian
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
Gaya Fuji & Felicya Angelista Kompak Tampil Bak Artis Bollywood Pakai Lehenga
Potret Gaya Paula Verhoeven Bercadar Saat Umrah di Bulan Ramadhan











































