Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Terkena Jerat Selingkuh

3 Cara Memperbaiki Pernikahan Setelah Insyaf dari Perselingkuhan

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 31 Jul 2015 18:17 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Memantapkan hati untuk berhenti berselingkuh adalah suatu keputusan yang mungkin terlihat sulit namun tepat untuk dilakukan. Bukan hanya menyakiti perasaan dari pasangan yang telah dikhianiati, perselingkuhan juga akan menimbulkan rasa bersalah kepada berbagai pihak mulai dari pasangan, anak-anak, keluarga, hingga kepada Tuhan.

Menurut psikolog Anna Surti Ariani, jika seseorang sudah memutuskan untuk berhenti berselingkuh, hal tersebut berarti ia benar-benar ingin memperbaiki dirinya. Lantas, bagaimana cara yang bisa dilakukan agar hubungan dengan pasangan bisa kembali seperti dulu kala?

1. Berikan Waktu
Usai berselingkuh, tak dapat dipungkiri sikap pasangan tidak langsung kembali mesra seperti dulu. Tak ada salahnya berikan waktu sejenak pada mereka untuk menenangkan diri terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya aku bilang dengan klienku sebaiknya pergi menenangkan diri dulu. Misalnya ke luar kota tiga hari, atau nginap di hotel untuk menyendiri atau mau menangis silakan. Jadi setelah kembali lagi, dia bisa lebih tenang dan siap untuk berbicara dengan pasangannya," ujar psikolog yang akrab disapa Nina saat berbincang dengan Wolipop di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2015).

2. Selesaikan Masalah Sampai Tuntas
Setelah mengaku dan menyesali perbuatannya berselingkuh serta kembali membina hubungan dengan pasangannya, seseorang biasanya akan menjalani hidup normal seakan-akan tanpa masalah. Padahal sebaiknya sediakanlah waktu untuk membahas permasalahan tersebut hingga tuntas ke akar-akarnya.

"Masalah yang dihadapi pasangan, termasuk masalah perselingkuhan memang harus dituntaskan. Sehingga tidak ada pemikiran atau perasaan mengganjal baik dari pelaku perselingkuhan maupun pasangannya yang diselingkuhi,"

Jika tidak dituntaskan, dikhawatirkan pasangan yang pernah diselingkuhi masih merasa curiga dan insecure. Misalnya, lebih sering memeriksa handphone pasangan, atau selalu mengikutinya pergi kemanapun.

Baca Juga : 50 Inspirasi Gaya Hijab Selebgram

3. Perubahan yang Disepakati
Seseorang yang memutuskan untuk berhenti selingkuh menunjukkan bahwa dirinya mau berubah demi kembali mendapat kepercayaan pasangannya. Namun perubahan itu akan lebih terlihat hasilnya jika disepakati bersama-sama dengan pasangan.

"Kadang masih ada perubahan yang mengambang, mau berubah tapi nggak tahu berubahnya seperti apa. Makanya lebih baik disepakati, misalnya yang tadinya sering pulang kerumah telat, minimal jadi dua kali dalam seminggu pulang lebih cepat. Atau janjian sebulan sekali pergi berdua ke tempat romantis," lanjut psikolog 2 anak ini.

Dengan adanya perubahan tersebut, pasangan bisa mengetahui niat tulus bahwa dia sudah betul-betul berusaha berubah dan tidak berselingkuh lagi. Sehingga kepercayaan yang dulu sempat hilang bisa diraih kembali.

(int/int)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads