Saat Keinginan Menikah Terhalang karena Pasangan Belum Bekerja
Alissa Safiera - wolipop
Rabu, 17 Des 2014 20:31 WIB
Jakarta
-
Komitmen untuk menikah tak hanya berlandaskan atas rasa cinta saja. Pertimbangan lain seperti masalah finansial juga menjadi isu yang dapat membuat rencana pernikahan dapat lanjut atau berhenti di tengah jalan.
Pertimbangan pun kerap datang ketika pasangan yang nantinya akan menjadi tulang punggung keluarga, tapi belum juga bekerja meski sudah dalam umur siap menikah. Sementara Anda sudah memiliki penghasilan yang tetap. Kegalauan pasti hadir apakah si dia memang pantas ditunggu atau justru mencari pria baru yang lebih siap berkomitmen.
Jika Anda juga tengah mengalami hal tersebut, psikolo sekaligus konsultan cinta Wolipop, Ratih Ibrahim menyarankan untuk mengkomunikasikan hal ini terlebih dulu bersama pasangan. Ungkapkan kepadanya apa yang Anda rasakan secara baik-baik dengan pasangan.
Pernikahan merupakan langkah besar menyangkut masa depan dan harus dipikirkan secara matang. Oleh karena itu, jangan takut untuk mengungkapkan keinginan dan pertimbangan, serta apa yang Anda butuhkan.
"Salah satu kriteria pasangan yang baik adalah yang bisa menghargai perasaan dan pikiran pasangannya. Dengan menyatakan apa yang kamu rasakan, hal ini dapat mengugah semangatnya untuk bekerja dan membentuk dirinya menjadi lebih dewasa dan mapan," ujar Ratih Ibrahim.
Komunikasikan solusi dan cari jalan keluar, dengan begitu Anda dapat melihat keseriusannya untuk hubungan yang tengah dijalani sekarang. Berikan pula pasangan semangat dan dukungan untuk mengembangkan dirinya. Apapun hasilnya nanti, entah itu menunggunya sampai bekerja atau tidak melanjutkan hubungan, pastikan bahwa Anda sudah mengusahakan yang terbaik untuk hubungan sehingga tidak ada yang disesali kelak.
(asf/ays)
Pertimbangan pun kerap datang ketika pasangan yang nantinya akan menjadi tulang punggung keluarga, tapi belum juga bekerja meski sudah dalam umur siap menikah. Sementara Anda sudah memiliki penghasilan yang tetap. Kegalauan pasti hadir apakah si dia memang pantas ditunggu atau justru mencari pria baru yang lebih siap berkomitmen.
Jika Anda juga tengah mengalami hal tersebut, psikolo sekaligus konsultan cinta Wolipop, Ratih Ibrahim menyarankan untuk mengkomunikasikan hal ini terlebih dulu bersama pasangan. Ungkapkan kepadanya apa yang Anda rasakan secara baik-baik dengan pasangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satu kriteria pasangan yang baik adalah yang bisa menghargai perasaan dan pikiran pasangannya. Dengan menyatakan apa yang kamu rasakan, hal ini dapat mengugah semangatnya untuk bekerja dan membentuk dirinya menjadi lebih dewasa dan mapan," ujar Ratih Ibrahim.
Komunikasikan solusi dan cari jalan keluar, dengan begitu Anda dapat melihat keseriusannya untuk hubungan yang tengah dijalani sekarang. Berikan pula pasangan semangat dan dukungan untuk mengembangkan dirinya. Apapun hasilnya nanti, entah itu menunggunya sampai bekerja atau tidak melanjutkan hubungan, pastikan bahwa Anda sudah mengusahakan yang terbaik untuk hubungan sehingga tidak ada yang disesali kelak.
(asf/ays)











































