10 Alasan Pasangan Bertahan di Pernikahan yang Tidak Bahagia
wolipop
Selasa, 16 Des 2014 18:20 WIB
Jakarta
-
Apakah Anda memiliki pernikahan yang tidak membahagiakan? Jika iya, kenapa Anda bertahan dalam pernikahan tersebut? Sebuah riset yang baru saja dilakukan mengungkapkan berbagai alasan pasangan memilih tidak bercerai meski tidak bahagia dengan pernikahannya.
Riset tersebut dilakukan oleh sebuah firma hukum ternama di Inggris, Irwin Mitchell. Penelitian melibatkan 2.000 responden yang semuanya sudah menikah. Dari riset diketahui empat dari 10 pasangan saat ini berada dalam pernikahan yang menurut mereka sama sekali tidak membahagiakan.
Penelitian juga mengungkapkan 18% dari responden sudah memiliki angan-angan kapan akan mengakhiri pernikahan mereka. Dan satu dari 20 responden memilih menunggu 10 tahun lagi atau lebih, sebelum memutuskan bercerai. Sementara itu lebih dari 1/3 responden memilih tidak bercerai sekarang karena ada banyak hal yang bisa hilang jika mereka berpisah dari pasangan.
Dari survei Irwin Mitchell ini terungkap salah satu penyebab yang membuat pasangan bertahan dalam pernikahan yang tidak membahagiakan adalah anak. Satu dari empat responden yang memilih jalan ini demi buah hati tercinta.
Berikut ini daftar 10 penyebab pasangan memilih bertahan dalam pernikahan meskipun mereka tidak bahagia, sesuai riset tersebut:
1. Terlalu banyak kehilangan
2. Khawatir pada dampaknya untuk anak-anak jika bercerai
3. Tidak sanggup membiayai hidup sendiri kalau berpisah
4. Tidak mampu membiayai perceraian
5. Ingin memberikan waktu lagi sebelum memutuskan berpisah
6. Tidak mau mendapatkan stigma pasca bercerai
7. Demi memiliki uang pasangan
8. Khawatir tidak bisa berkomunikasi dengan anak
9. Khawatir tidak bisa bertemu siapa-siapa lagi
10. Ada terlalu banyak utang atau pinjaman bersama.
Ketika berada dalam pernikahan yang tidak membahagiakan ini, pasangan memiliki beberapa cara agar mereka tetap bisa bertahan. Berikut ini 10 cara tersebut seperti diungkapkan riset Irwin Mitchell:
1. Membiarkan masalah di permukaannya saja dan memilih tidak mendiskusikannya secara mendalam
2. Tidak bertengkar di depan anak-anak
3. Menikmati hari-hari raya atau spesial seperti Natal dan ulang tahun anak
4. Tidur di tempat tidur yang sama
5. Melakukan liburan keluarga
6. Menyempatkan jalan-jalan bersama anak
7. Berpelukan di sofa saat menonton televisi bersama anak-anak
8. Tetap memberikan ciuman satu sama lain sebelum melakukan aktivitas masing-masing di pagi hari
9. Bergandengan tangan
10. Ada jadwal untuk kencan di malam hari.
(eny/ami)
Riset tersebut dilakukan oleh sebuah firma hukum ternama di Inggris, Irwin Mitchell. Penelitian melibatkan 2.000 responden yang semuanya sudah menikah. Dari riset diketahui empat dari 10 pasangan saat ini berada dalam pernikahan yang menurut mereka sama sekali tidak membahagiakan.
Penelitian juga mengungkapkan 18% dari responden sudah memiliki angan-angan kapan akan mengakhiri pernikahan mereka. Dan satu dari 20 responden memilih menunggu 10 tahun lagi atau lebih, sebelum memutuskan bercerai. Sementara itu lebih dari 1/3 responden memilih tidak bercerai sekarang karena ada banyak hal yang bisa hilang jika mereka berpisah dari pasangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini daftar 10 penyebab pasangan memilih bertahan dalam pernikahan meskipun mereka tidak bahagia, sesuai riset tersebut:
1. Terlalu banyak kehilangan
2. Khawatir pada dampaknya untuk anak-anak jika bercerai
3. Tidak sanggup membiayai hidup sendiri kalau berpisah
4. Tidak mampu membiayai perceraian
5. Ingin memberikan waktu lagi sebelum memutuskan berpisah
6. Tidak mau mendapatkan stigma pasca bercerai
7. Demi memiliki uang pasangan
8. Khawatir tidak bisa berkomunikasi dengan anak
9. Khawatir tidak bisa bertemu siapa-siapa lagi
10. Ada terlalu banyak utang atau pinjaman bersama.
Ketika berada dalam pernikahan yang tidak membahagiakan ini, pasangan memiliki beberapa cara agar mereka tetap bisa bertahan. Berikut ini 10 cara tersebut seperti diungkapkan riset Irwin Mitchell:
1. Membiarkan masalah di permukaannya saja dan memilih tidak mendiskusikannya secara mendalam
2. Tidak bertengkar di depan anak-anak
3. Menikmati hari-hari raya atau spesial seperti Natal dan ulang tahun anak
4. Tidur di tempat tidur yang sama
5. Melakukan liburan keluarga
6. Menyempatkan jalan-jalan bersama anak
7. Berpelukan di sofa saat menonton televisi bersama anak-anak
8. Tetap memberikan ciuman satu sama lain sebelum melakukan aktivitas masing-masing di pagi hari
9. Bergandengan tangan
10. Ada jadwal untuk kencan di malam hari.
(eny/ami)
Home & Living
Rekomendasi Hampers Lebaran Perlengkapan Rumah yang Estetik & Bisa Dipakai Sehari-hari
Fashion
Tas Serbaguna untuk Ngantor & Travel, Thule Subterra 2 26L Jawabannya!
Home & Living
Mudik Lebaran? Ini Rekomendasi Koper yang Praktis dan Muat Banyak
Pakaian Pria
Rekomendasi Batik Rp 100 Ribuan, Cocok buat Kondangan hingga Meeting Kantor
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak Cinta 8 Maret: Capricorn Sabar, Pisces Jangan Dengar Gosip
Ramalan Zodiak 8 Maret: Cancer Keuangan Menurun, Leo Banyak Peluang
Ramalan Zodiak 8 Maret: Taurus Lebih Berani, Gemini Jangan Egois
Ramalan Zodiak Cinta 7 Maret: Pisces Jaga Sikap, Gemini Turunkan Ego
Ramalan Zodiak 7 Maret: Capricorn Tertekan, Aquarius Kurang Mujur
Most Popular
1
Penampilan Sandara Park Usai Dituduh Pakai Narkoba dan Unfollow Park Bom
2
Sinopsis Master Z: The Ip Man Legacy di Bioskop Trans TV Hari Ini
3
Ramalan Zodiak 8 Maret: Cancer Keuangan Menurun, Leo Banyak Peluang
4
Ramalan Zodiak Cinta 8 Maret: Capricorn Sabar, Pisces Jangan Dengar Gosip
5
Profil Gandes Nawangsari, Mental Health Educator yang Dimintai Saran Gen Z
MOST COMMENTED











































