Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Agar Tidak Terus Sakit Hati dengan Perselingkuhan Mantan Kekasih

wolipop
Selasa, 04 Nov 2014 20:23 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Perselingkuhan yang pernah dibuat mantan kekasih bisa mengacaukan kehidupan setelahnya. Tak jarang, wanita yang telah diselingkuhi bisa merasakan galau yang berkepanjangan hingga sakit hati dan menyimpan dendam.

Tentunya hal negatif tersebut hanya membuat Anda tidak berkembang, sulit move on dan kehilangan kepercayaan diri. Untuk memaafkan kesalahnnya memang tidak semudah diucapkan. Dibutuhkan proses dan waktu. Untuk segera menghilangkan perasaan sakit hati terhadap perselingkuhan kekasih terdahulu, berikut ini saran-sarannya.

1. Maafkan Diri Sendiri
Sebelum berusaha memaafkan orang lain, maafkanlah diri sendiri. Membawa perasaan negatif membuat Anda terus memikirkan kejelekan mantan dan itu tidak akan mengubah keadaan, tapi justru membuat Anda semakin kecewa. Cobalah untuk menerima keadaan, jauhkan perasaan negatif dan mulai dengan memaafkan diri sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Berhenti Membicarakan Mantan
Curhat pada salah satu orang terdekat memang membuat perasaan Anda lebih lega. Tapi Anda tidak perlu mengumbar cerita kesalahan mantan kekasih ke banyak orang. Bukannya membuat lega, Anda malah mendapatkan banyak saran yang mungkin bisa membuat Anda semakin negatif. Ini hanya membuat Anda semakin sulit memaafkannya. Lagi pula, terus menerus membicarakan mantan kekasih hanya membuat Anda terus mengingat kesalahannya saja.

3. Fokus dengan Kemajuan Hidup
Mengingat-ingat mantan kekasih, bisa membuat Anda semakin terpuruk. Untuk itu, fokuslah pada diri sendiri. Buatlah daftar apa yang Anda inginkan dan tujuan hidup Anda. Dengan begitu Anda akan melupakan kesalahan-kesalahannya dan bisa memaafkannya.

4. Mulai Membuka Hati
Meski beberapa orang menyarankan agar tidak perlu mencari pacar ketika belum bisa lupakan mantan karena hanya membuat orang baru menjadi pelarian. Namun penelitian dari Queens College di New York mengungkapkan bahwa orang-orang yang memulai hubungan baru setelah putus cinta mengaku lebih cepat move on. Jadi, tak ada salahnya mulai membuka hati dan dekat dengan pria baru. Dekat dengan pria baru membuat pikiran Anda lebih terbuka dan tidak terus menerus mengingat mantan.

(kik/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads