Liputan Khusus Pejuang Cinta
Cinta Terganjal karena Status Sosial Pasangan Lebih Rendah, Ini Tips Mengatasinya
wolipop
Jumat, 05 Sep 2014 18:06 WIB
Jakarta
-
Berbicara tentang lelaki idaman, pada dasarnya wanita selalu mengidamkan pasangan yang selalu lebih darinya. Misalnya, lebih tinggi, lebih sukses, lebih cerdas, ataupun lebih mapan. Namun kenyataanya hal ini tidak selalu sesuai dengan harapan karena bisa saja Anda yang mempunyai hal lebih daripada pasangan. Terlebih lagi ketika menyangkut permasalahan status sosial.
Idealnya, pria sebagai pemenuh kebutuhan keluarga memiliki penghasilan yang lebih besar ketimbang wanita. Namun ada kalanya kondisi yang terjadi justru sebaliknya. Ketika status ekonomi maupun sosial pria berada di bawah wanita, bisa menjadi ganjalan dalam hubungan asmara terutama yang berniat melaju ke pelaminan.
Ganjalan bisa berasal dari pasangan itu sendiri maupun keluarga si wanita. Dijelaskan konsultan percintaan Satria Utama, ketika wanita berada di posisi karier yang gemilang dengan penghasilan tinggi, umumnya pria akan menjadi tidak percaya diri dan cenderung menjauh.
"Harga diri laki-laki itu terletak di kondisi finansial. Meskipun dia nggak pintar-pintar banget tapi dia punya duit, biasanya dia gampang untuk mendekati perempuan," papar pria berusia 30 tahun ini, ketika ditemui Wolipop di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/9/2014).
Sementara ganjalan dari keluarga, biasanya berasal dari orangtua. Banyak orangtua yang memberikan wejangan kepada anak perempuannya unuk mencari calon suami yang mapan secara finansial maupun emosional. Sehingga ketika mencintai pria yang dianggap kurang mapan, jalan menuju hubungan asmara yang langgeng pun terjegal.
Kemapanan seorang pria menjadi pertimbangan utama para orangtua dalam menyeleksi pasangan anaknya, tentu ada alasannya. Pria kurang mapan yang berpacaran dengan wanita yang berpenghasilan lebih tinggi darinya berpotensi menimbulkan konflik yang berkelanjutan. Terlebih lagi jika pria tersebut ternyata tidak mapan secara emosional.
"Biasanya perempuan yang kondisi keuangannya lebih baik, egonya lebih tinggi. Kalau laki-laki nggak bisa ngimbanginnya bisa fatal akibatnya," jelas pria lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jakarta ini.
Lalu bagaimana menjalani hubungan asmara beda status sosial agar terus langgeng? Kunci suksesnya adalah persamaan tujuan. Apabila tujuan menjalin hubungan untuk menikah, sebaiknya dipertahankan dan mencari solusi agar orang tua dapat memberikan restu. Selain itu, keyakinan yang kuat juga diperlukan dalam menjalin hubungan. Ketika persamaan tujuan sudah didapatkan maka meyakinkan orangtua untuk merestui hubungan pun akan lebih mudah jalannya.
"Harus yakin dulu kalau kita sudah layak untuk pasangan, begitu juga sebaliknya. Yang terakhir, komunikasi juga harus lancar," ucapnya di akhir perbincangan.
Senada dengan Satria, Psikolog Ratih Ibrahim juga menyarankan untuk memastikan perasaan dan komitmen dalam menjalin hubungan dengan pasangan. Apabila sudah terlanjur cinta, maka harus siap menerima semua konsekuensi yang akan terjadi, termasuk siap menghadapi perlakuan tidak mengenakkan dari orangtua.
Sebaiknya, carilah solusi yang tepat agar dapat melakukan pendekatan kepada mereka. Cari tahu kegemaran orangtua pasangan. Mulai dari makanan kesukaan, hobi, tontonan acara TV hingga pandangan politik. Hal ini penting untuk mencairkan suasana dan menjadi titik awal pendekatan.
(hst/hst)
Idealnya, pria sebagai pemenuh kebutuhan keluarga memiliki penghasilan yang lebih besar ketimbang wanita. Namun ada kalanya kondisi yang terjadi justru sebaliknya. Ketika status ekonomi maupun sosial pria berada di bawah wanita, bisa menjadi ganjalan dalam hubungan asmara terutama yang berniat melaju ke pelaminan.
Ganjalan bisa berasal dari pasangan itu sendiri maupun keluarga si wanita. Dijelaskan konsultan percintaan Satria Utama, ketika wanita berada di posisi karier yang gemilang dengan penghasilan tinggi, umumnya pria akan menjadi tidak percaya diri dan cenderung menjauh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara ganjalan dari keluarga, biasanya berasal dari orangtua. Banyak orangtua yang memberikan wejangan kepada anak perempuannya unuk mencari calon suami yang mapan secara finansial maupun emosional. Sehingga ketika mencintai pria yang dianggap kurang mapan, jalan menuju hubungan asmara yang langgeng pun terjegal.
Kemapanan seorang pria menjadi pertimbangan utama para orangtua dalam menyeleksi pasangan anaknya, tentu ada alasannya. Pria kurang mapan yang berpacaran dengan wanita yang berpenghasilan lebih tinggi darinya berpotensi menimbulkan konflik yang berkelanjutan. Terlebih lagi jika pria tersebut ternyata tidak mapan secara emosional.
"Biasanya perempuan yang kondisi keuangannya lebih baik, egonya lebih tinggi. Kalau laki-laki nggak bisa ngimbanginnya bisa fatal akibatnya," jelas pria lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jakarta ini.
Lalu bagaimana menjalani hubungan asmara beda status sosial agar terus langgeng? Kunci suksesnya adalah persamaan tujuan. Apabila tujuan menjalin hubungan untuk menikah, sebaiknya dipertahankan dan mencari solusi agar orang tua dapat memberikan restu. Selain itu, keyakinan yang kuat juga diperlukan dalam menjalin hubungan. Ketika persamaan tujuan sudah didapatkan maka meyakinkan orangtua untuk merestui hubungan pun akan lebih mudah jalannya.
"Harus yakin dulu kalau kita sudah layak untuk pasangan, begitu juga sebaliknya. Yang terakhir, komunikasi juga harus lancar," ucapnya di akhir perbincangan.
Senada dengan Satria, Psikolog Ratih Ibrahim juga menyarankan untuk memastikan perasaan dan komitmen dalam menjalin hubungan dengan pasangan. Apabila sudah terlanjur cinta, maka harus siap menerima semua konsekuensi yang akan terjadi, termasuk siap menghadapi perlakuan tidak mengenakkan dari orangtua.
Sebaiknya, carilah solusi yang tepat agar dapat melakukan pendekatan kepada mereka. Cari tahu kegemaran orangtua pasangan. Mulai dari makanan kesukaan, hobi, tontonan acara TV hingga pandangan politik. Hal ini penting untuk mencairkan suasana dan menjadi titik awal pendekatan.
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Bisa Simpan Kartu Hingga Jadi Dompet Mini! Ini Rekomendasi Lanyard ID Card yang Fungsional
Elektronik & Gadget
Video Makin Cinematic Tanpa Ribet dengan TNW M01 PRO Gimbal 3 Axis yang Bikin Konten Naik Level!
Elektronik & Gadget
Anti Gerah Saat Silaturahmi di Hari Lebaran, Ini Kipas Portable GOOJODOQ yang Wajib Kamu bawa!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Lembut dan Glowing, Upgrade Sabun Mandi Biasa dengan Shower Oil Andalan yang Melembabkan Maksimal!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 7 Maret: Libra Lebih Perhatian, Scorpio Harus Mengalah
Ramalan Zodiak Cinta 6 Maret: Pisces Beda Pendapat, Cancer Lebih Sabar
Ramalan Zodiak 6 Maret: Cancer Perlu Ketenangan, Virgo Lebih Serius
Ramalan Zodiak 6 Maret: Aries Dukung Si Dia, Gemini Jangan Berkata Kasar
Ramalan Zodiak 6 Maret: Aquarius Jangan Boros, Pisces Keuangan Terkuras
Most Popular
1
Potret Rina Nose Jalani Oplas Hidung di Indonesia, Begini Hasilnya
2
Baju Lebaran 2026
10 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 dari Brand Lokal, Modelnya Lagi Tren!
3
Menteri Wanita Ini Didesak Jawab Isu Selingkuh dengan Penasihatnya
4
Penampilan Anna MEOVV di Fashion Show Chloe, Gayanya Bak Princess Jadi Viral
5
Foto: Bintang Bridgerton Bantah Disebut Plus Size, Ngaku Pakai Size M
MOST COMMENTED











































