Kesepian, Penyebab Utama Orang Tidak Bahagia
Semua orang tentu ingin hidup bahagia. Sayangnya sebagian dari mereka tidak dapat menikmati kebahagiaan tersebut. Bahkan beberapa di antaranya kerap merasa sedih walaupun hidup berkecukupan dan memiliki orangtua yang harmonis.
Menurut psikolog Ratih Ibrahim, semakin tua usia seseorang, rasa kebahagiaan semakin sulit diperoleh. Banyak orang yang sudah memiliki banyak uang dan keluarga lengkap tapi tetap merasa tidak bahagia. Sebenarnya apa yang menyebabkan seseorang tidak bahagia?
Ratih menjelaskan, rasa kesepianlah yang menjadi penyebab utamanya. "Orang-orang yang tidak happy adalah orang-orang yang kesepian. Kesepian yang dimaksud bukan berarti selalu sendirian tapi bisa juga karena faktor lainnya," tutur Ratih ketika berbincang dengan Wolipop beberapa waktu lalu di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat rasa tersebut terus dibiarkan akhirnya memicu timbulnya perasaan negatif lainnya. "Akhirnya mereka mengembangkan rasa peka yang nggak sehat, jadi panikan, paranoid iya, mengembangkan segala pemikiran yang irasional," tambah Ratih.
Orang yang kesepian butuh bantuan dari kerabat terdekat terutama keluarga. Selain keluarga lingkungan sosial juga berpengaruh besar terhadap kebahagiaan seseorang. Di luar itu, hal yang paling penting adalah keinginan untuk bahagia dari orang tersebut.
Ratih mengatakan, percuma saja bila keluarga dan lingkungan sosial sudah mendukung bila seseorang memang menolak kebahagian. Dalam beberapa kasus yang pernah ditangani, salah satu kliennya ada yang menolak rasa bahagia. Ia lebih nyaman jika selalu merasa 'sakit' di depan banyak orang. Dengan begitu maka orang tersebut menjadi lebih diperhatikan.
Oleh karena itu perlu adanya perubahan pola pikir ke arah yang lebih positif. "Semakin dewasa happy itu semakin mahal, datang ke aku juga kan nggak murah. Tapi sebenarnya happiness mudah didapatkan saat diatur mindset-nya. Tapi kembali ke diiri masing-masing, kayak klien aku ada yang nggak membiarkan dirinya happy, dia maunya susah melulu karena dia lebih enjoy dengan sedihnya dia," kata Ratih kemudian.
(aln/aln)
Elektronik & Gadget
5 Alasan Apple Watch SE 3 Layak Dipertimbangkan buat Aktivitas Sehari-hari
Olahraga
Asics Solution Swift, Sepatu Tenis Ringan untuk Gerak Cepat
Makanan & Minuman
Cari Minyak Goreng Bening dan Tidak Cepat Hitam? Ini Keunggulan SunCo 2L
Pakaian Pria
Cari Sepatu Basket Nyaman & Grip Kuat? Coba Nike Jordan Luka 77 PF
Ramalan Zodiak Cinta 13 Maret: Gemini Lebih Perhatian, Taurus Jangan Percaya
Ramalan Zodiak 13 Maret: Aquarius Rindu Terobati, Pisces Jangan Emosi
Ramalan Zodiak 13 Maret: Scorpio Keuangan Lancar, Sagitarius Jangan Emosi
Ramalan Zodiak 13 Maret: Cancer Masalah Datang, Leo Penuh Perjuangan
Ada Robot Seks AI dengan Selera Humor, Bikin Orang Ketawa Lebih dari Manusia
Georgina Rodriguez Tinggalkan Arab dengan Jet Pribadi di Tengah Konflik Timteng
Gaya Dramatis Barbie Ferreira Setelah Turun Berat Badan, Diduga karena Ozempic
Gwyneth Paltrow Sindir Artis Pakai Kostum Hot Dog di Met Gala
Foto: Koleksi Baju Lebaran 2026 dari OE, Rayakan Kepribadian Manusia yang Unik











































