Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Speed Dating, Tren Terbaru untuk Cari Jodoh?

Alissa Safiera - wolipop
Senin, 17 Feb 2014 07:15 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Pernah dengar istilah kencan kilat atau speed dating? Istilah ini memang dipopulerkan di Amerika sejak tahun '98-an, namun kini sudah mulai eksis di Indonesia. Speed dating dilakukan dengan cara mengumpulkan pria dan wanita single dan biasanya diadakan di restoran, bar atau pub.

Di Indonesia sendiri, ajang pencarian jodoh satu ini sedang marak dilakukan. Permintaan akan wadah untuk melakukan speed dating pun terbilang tinggi. Lihat saja banyaknya acara televisi ataupun resto yang menawarkan program perjodohan ini. Sekiranya, itulah yang diungkap seorang pria bernama Gerry. Marketing manager dari restoran bernuansa Italia di daerah Kuningan, yang juga menawarkan program speed dating di hari Valentine kemarin.

"Demand masih tinggi. Kita mempublikasikannya secara personal jadi langsung ke komunitas orang-orang single ini, dan tanggapannya sangat baik," tutur Gerry pada Wolipop, di Balboni Ristorante, Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (14/02/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gerry sebagai pihak penyelenggara speed dating mengaku terinspirasi dari film-film cinta ala barat sana. Iapun ingin menjadikan momen Valentine agar bisa dinikmati semua orang, baik yang punya pasangan atau mereka yang single.

Beberapa orang yang tertarik mengikuti acara ini umunya berusia 20-an sampai 30-an. Konsepnya sederhana, pria dan wanita yang dikumpulkan tersebut akan diminta berbincang bergantian. Topiknya bisa bermacam-macam, mulai dari pekerjaan, sampai hobi. Namun obrolan tersebut hanya berlangsung tingga menit di tiap sesinya.

Setelah berbincang, peserta diharapkan menulis nama seseorang yang membuat mereka tertarik di sebuah kertas. Dari sana, permainan baru dimulai. Dua pria dan satu wanita di ajak naik ke atas stage. Kedua pria diminta melakukan sesuatu yang membuat si wanita tertarik. Dan pada akhirnya muncullah satu pasangan yang dijadikan pemenang.

Entah hubungan keduanya akan berlanjut atau tidak, tapi nyatanya ajang cari jodoh ini sangat unik dan menarik bagi peserta. Kebanyakan peserta yang kami tanya, mengaku ikut acara ini karena penasaran atau diajak teman.

"Seru sih tapi yang ikut masih sedikit jadi euforianya kurang dapat," ujar salah seorang peserta bernama Kasya yang berusia 20 tahunan.

(asf/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads