Liputan Khusus Sahabat Jadi Cinta
Sebelum Bilang Cinta ke Sahabat Sendiri, Ini yang Harus Dipertimbangkan
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 13 Sep 2013 12:37 WIB
Jakarta
-
Wanita dan pria yang menjalin hubungan persahabatan tidak jarang berakhir menjadi percintaan. Namun banyak dari mereka menyembunyikan perasaaan masing-masing karena tidak mau hubungan pertemanannya hancur. Jika Anda sedang jatuh cinta dengan sahabat sendiri, tak ada salahnya jujur dengan si dia.
Psikolog klinis dewasa, Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi, mengatakan, saat naksir sahabat ada dua pilihan yang harus Anda putuskan, mengutarakan perasaan secara langsung atau menyembunyikannya. "Pilihannya mau terus bertanya-tanya dia punya perasaan yang sama atau mau menerima konsekuensi bahwa ada kemungkinan ditolak dan berhasil," tutur Wulan saat berbincang dengan wolipop di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (10/9/2013).
Sebelum katakan cinta dengan sahabat sendiri, coba yakinkan dulu perasaan Anda. Apa benar cinta atau hanya nyaman dan butuh pria lain di samping Anda? Kemudian cari tahu apa sahabat juga mempunyai perasaan yang sama dengan Anda. Tidak lupa mempertimbangkan risiko bila ditolak, seperti hubungan menjadi renggang atau terjadi perubahan antara Anda dan sahabat.
Jika sudah yakin ingin mengungkapkan perasaan cinta yang selama ini terpendam berarti Anda siap dengan konsekuensi ditolak. Psikolog 29 tahun itu menyarankan agar menyiapkan diri bila pernyataan cinta Anda ternyata ditolak oleh sahabat.
Meminimalisir perasaan sakit hati bisa mempengaruhi sikap Anda kepada sahabat. Setelah siap, ganti tujuan 'menembak' sahabat menjadi 'katakan cinta' saja. Yakinkan diri bahwa Anda hanya ingin mengungkapkan cinta bukan berharap bisa berpacaran dengannya. Keyakinan seperti ini membuat Anda tidak berharap terlalu tinggi. Anggap saja Anda sedang menjalankan misi dan targetnya ditolak.
"Jadi ekspektasinya diturunin sedikit. Goal-nya bukan pacaran tapi mengutarakan perasaan, targetnya ditolak. Jadi lebih siap, kalau diterima itu bonus," saran wanita yang juga menjadi salah satu pendiri dari situs pranikah itu.
Seandainya benar ditolak, merasa sakit hati itu wajar. Wulan menyarankan agar Anda jujur saja, tidak perlu berpura-pura tegar di depan sahabat sendiri. Jika butuh menjauh katakanlah sejujurnya dengan si dia. Anda juga perlu waktu untuk menetralisir perasaan dan bisa kembali dekat dengannya. Ingat, ini konsekuensi yang harus Anda terima. Di sisi lain Anda akan merasa lebih lega karena sudah mengutarakannya.
(ays/ays)
Psikolog klinis dewasa, Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi, mengatakan, saat naksir sahabat ada dua pilihan yang harus Anda putuskan, mengutarakan perasaan secara langsung atau menyembunyikannya. "Pilihannya mau terus bertanya-tanya dia punya perasaan yang sama atau mau menerima konsekuensi bahwa ada kemungkinan ditolak dan berhasil," tutur Wulan saat berbincang dengan wolipop di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (10/9/2013).
Sebelum katakan cinta dengan sahabat sendiri, coba yakinkan dulu perasaan Anda. Apa benar cinta atau hanya nyaman dan butuh pria lain di samping Anda? Kemudian cari tahu apa sahabat juga mempunyai perasaan yang sama dengan Anda. Tidak lupa mempertimbangkan risiko bila ditolak, seperti hubungan menjadi renggang atau terjadi perubahan antara Anda dan sahabat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meminimalisir perasaan sakit hati bisa mempengaruhi sikap Anda kepada sahabat. Setelah siap, ganti tujuan 'menembak' sahabat menjadi 'katakan cinta' saja. Yakinkan diri bahwa Anda hanya ingin mengungkapkan cinta bukan berharap bisa berpacaran dengannya. Keyakinan seperti ini membuat Anda tidak berharap terlalu tinggi. Anggap saja Anda sedang menjalankan misi dan targetnya ditolak.
"Jadi ekspektasinya diturunin sedikit. Goal-nya bukan pacaran tapi mengutarakan perasaan, targetnya ditolak. Jadi lebih siap, kalau diterima itu bonus," saran wanita yang juga menjadi salah satu pendiri dari situs pranikah itu.
Seandainya benar ditolak, merasa sakit hati itu wajar. Wulan menyarankan agar Anda jujur saja, tidak perlu berpura-pura tegar di depan sahabat sendiri. Jika butuh menjauh katakanlah sejujurnya dengan si dia. Anda juga perlu waktu untuk menetralisir perasaan dan bisa kembali dekat dengannya. Ingat, ini konsekuensi yang harus Anda terima. Di sisi lain Anda akan merasa lebih lega karena sudah mengutarakannya.
(ays/ays)
Perawatan dan Kecantikan
Nggak Perlu Foundation Mahal! 3 Cushion Ini Bikin Wajah Flawless, Tahan Lama, dan Anti Cakey Seharian
Kesehatan
Anak Susah Makan Bikin Mama Pusing? Ini 2 Suplemen Andalan Biar Nafsu Makan Balik Lagi!
Kesehatan
Sakit Kepala & Nyeri Otot Datang Tiba-Tiba? Ini 2 Obat Andalan yang Wajib Ada di Rumah!
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Stylish, Inilah Rekomendasi Spatula Set Wajib Punya di Dapur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Zodiak Paling Genit, Pesonanya Bikin Orang Mudah Terpikat
Ramalan Zodiak Cinta 4 April: Aquarius Jangan Emosi, Leo Jaga Cara Bicara
Ramalan Zodiak 4 April: Libra Masalah Menghadang, Scorpio Jangan Takut
Viral Cerita Ibu Batalkan Pernikahan Anak, Rela Rugi Hingga Ratusan Juta
Ramalan Zodiak 4 April: Cancer Atur Pengeluaran, Virgo Jangan Boros
Most Popular
1
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
2
Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami
3
Gaya Mahalini Liburan di Jepang, Padu Padan Rok & Celana Pendek yang Stylish
4
Foto Jennifer Bachdim & Putrinya Nyuci Baju di Amerika Disorot, Pakai Bathtub
5
Aksi Edit Foto Terbongkar, Influencer Tempel Wajah ke Tubuh Orang Lain
MOST COMMENTED











































