Ketika Jatuh Cinta dengan Mantan Kekasih Sahabat...
wolipop
Selasa, 26 Feb 2013 19:34 WIB
Jakarta
-
Jika bisa tidak menuruti hati, mungkin lebih banyak orang yang tidak ingin terjebak dengan mencintai mantan kekasih sahabatnya sendiri. Sayangnya, perasaan tidak bisa dibohongi. Dan semakin hari, hubungan jadi semakin dekat dengan si dia, pria yang sempat menjadi kekasih teman dekat Anda.
Banyak pertanyaan terbesit, 'apakah saya pantas berpacarann mantan kekasihnya?' atau 'bagaimana memberitahu sahabat bahwa saat ini saya tengah dekat dengan mantannya?'. Pakar percintaan, Jo Hemmings memberikan saran ketika wanita dekat dan memiliki perasaan khusus pada mantan kekasih sahabat, seperti dirangkum So Feminin.
Mengetahui Alasan Mereka Putus
Tentu Anda tidak ingin berakhir sama seperti teman Anda kan? Untuk itu, harus tahu apa yang sebenarnya membuat hubungan mereka tidak bisa dilanjutkan. Bisa jadi seluruh kekacauan terjadi karena ulah si pria. Dari situ, Anda sedikit banyak mengetahui sikap dan sifatnya dan memiliki gambaran besar ketika menjalin hubungan asmara nantinya.
Pastikan Si Dia Telah Move on
Kedekatan Anda dan mantan kekasih teman mungkin berawal dari curhat-curhatan. Dari situ mungkin Anda dan dia memiliki perasaan lebih. Tapi Anda harus mengetahui betul, apakah si dia sudah move on dari teman Anda. Jangan sampai Anda hanya dijadikannya sebagai pelaraian atau balas dendam.
Pikirkan dengan Baik
Jo menyarankan, sebaiknya Anda memikirkan beberapa hal. Seperti apa yang membuat Anda jatuh cinta. Jangan sampai kebersamaan Anda dan dia selama ini hanya perasaan sesaat. Pikirkan juga bagaimana perasaan teman ketika nantinya Anda dan si dia berpacaran.
Jangan Terburu-buru
Meski terlihat hubungan berjalan mulus, jangan terburu-buru untuk meresmikan hubungan ke tahap pacaran. Anda perlu mengenalnya lebih jauh. Jangan-jangan dia memiliki sifat jelek yang tidak bisa ditolerir dan itu pula yang membuat sahabat Anda mengakhiri hubungannya. Tentu Anda tidak ingin bernasib sama bukan?
Kapan Memberitahu Sahabat?
Ini bagian yang mungkin bisa menyakitkan, tapi sangat penting untuk diberitahu pada sahabat. Menurut Jo, tidak ada waktu yang tepat untuk memulai pengakuan pada sahabat, namun yang terpenting adalah terbuka dan jujur.
Siapkan Hal Terburuk
Ingat, jangan mengharapka teman bisa menerima dengan baik ketika Anda mengaku dekat dengan mantannya. Teman Anda bisa saja kecewa, menangis dan mengungkapkan seluruh perasaannya bahkan ia marah dan tidak menganggap Anda sebagai temannya lagi. Dari situasi ini, hanya bisa berharap suatu saat ia bisa menerima keadaan dan pada akhirnya Anda sendirilah yang menentukan hubungan dengan mantan sahabat akan dilanjutkan ata tidak.
(rul/aln)
Banyak pertanyaan terbesit, 'apakah saya pantas berpacarann mantan kekasihnya?' atau 'bagaimana memberitahu sahabat bahwa saat ini saya tengah dekat dengan mantannya?'. Pakar percintaan, Jo Hemmings memberikan saran ketika wanita dekat dan memiliki perasaan khusus pada mantan kekasih sahabat, seperti dirangkum So Feminin.
Mengetahui Alasan Mereka Putus
Tentu Anda tidak ingin berakhir sama seperti teman Anda kan? Untuk itu, harus tahu apa yang sebenarnya membuat hubungan mereka tidak bisa dilanjutkan. Bisa jadi seluruh kekacauan terjadi karena ulah si pria. Dari situ, Anda sedikit banyak mengetahui sikap dan sifatnya dan memiliki gambaran besar ketika menjalin hubungan asmara nantinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedekatan Anda dan mantan kekasih teman mungkin berawal dari curhat-curhatan. Dari situ mungkin Anda dan dia memiliki perasaan lebih. Tapi Anda harus mengetahui betul, apakah si dia sudah move on dari teman Anda. Jangan sampai Anda hanya dijadikannya sebagai pelaraian atau balas dendam.
Pikirkan dengan Baik
Jo menyarankan, sebaiknya Anda memikirkan beberapa hal. Seperti apa yang membuat Anda jatuh cinta. Jangan sampai kebersamaan Anda dan dia selama ini hanya perasaan sesaat. Pikirkan juga bagaimana perasaan teman ketika nantinya Anda dan si dia berpacaran.
Jangan Terburu-buru
Meski terlihat hubungan berjalan mulus, jangan terburu-buru untuk meresmikan hubungan ke tahap pacaran. Anda perlu mengenalnya lebih jauh. Jangan-jangan dia memiliki sifat jelek yang tidak bisa ditolerir dan itu pula yang membuat sahabat Anda mengakhiri hubungannya. Tentu Anda tidak ingin bernasib sama bukan?
Kapan Memberitahu Sahabat?
Ini bagian yang mungkin bisa menyakitkan, tapi sangat penting untuk diberitahu pada sahabat. Menurut Jo, tidak ada waktu yang tepat untuk memulai pengakuan pada sahabat, namun yang terpenting adalah terbuka dan jujur.
Siapkan Hal Terburuk
Ingat, jangan mengharapka teman bisa menerima dengan baik ketika Anda mengaku dekat dengan mantannya. Teman Anda bisa saja kecewa, menangis dan mengungkapkan seluruh perasaannya bahkan ia marah dan tidak menganggap Anda sebagai temannya lagi. Dari situasi ini, hanya bisa berharap suatu saat ia bisa menerima keadaan dan pada akhirnya Anda sendirilah yang menentukan hubungan dengan mantan sahabat akan dilanjutkan ata tidak.
(rul/aln)
Home & Living
Kaligrafi Dinding Asmaul Husna yang Bikin Rumah Terasa Lebih Hangat Selama Ramadan
Home & Living
Nasi Putih Lebih Sehat Saat Sahur & Berbuka? Rice Cooker Low Sugar Ini Lebih Sehat
Home & Living
Masak Sahur & Berbuka Lebih Sehat Tanpa Minyak? Air Fryer Kaca Transparan Ini Bikin Praktis
Home & Living
Karpet untuk Di Rumah Anti Slip yang Bikin Ruang Tamu Terlihat Lebih Mewah
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak Cinta 23 Februari: Libra Lebih Perhatian, Cancer Jangan Egois
Ramalan Zodiak 23 Februari: Capricorn Tetap Tegar, Pisces Terus Berjuang
Ramalan Zodiak 23 Februari: Libra Lebih Peduli, Sagitarius Jaga Hatinya
Ramalan Zodiak 23 Februari: Leo Hadapi Tantangan, Virgo Raih Kesempatan
Jangan Baper Dulu! Ini Cara Hadapi Teman Pacar yang Bikin Kesal
Most Popular
1
Keajaiban, Aktris 49 Tahun Melahirkan Anak Pertama Usai 10 Tahun Suami Wafat
2
7 Sampo Non SLS dari Brand Lokal untuk Mencegah Rambut Rontok
3
Tanpa Filter, Potret Kulit Wajah Tasya Farasya Dari Dekat
4
Kim Do Hoon Tuai Kritik Elus Tangan Karina aespa, Ini Penjelasannya
5
Rambut Mudah Rontok dan Beruban? Ini Antioksidan yang Wajib Kamu Coba
MOST COMMENTED











































