Liputan Khusus
Survei: 94,5% Orang Anggap Hari Valentine Tidak Penting
Hari Valentine akan segera tiba. Beberapa pasangan tentunya sudah menanti-nanti momen kasih sayang tersebut. Bahkan ada juga yang sudah menyiapkan hadiah untuk sang kekasih. Bagiamana dengan Anda? Apakah Anda termasuk orang yang suka merayakan Hari Valentine?
Senin (11/02/2013) Wolipop mengadakan survei secara online. Ternyata 94,5% orang dari 110 responden menganggap Hari Valentine itu tidak penting. Alasan yang diberikan oleh mereka pun berbeda-beda.
"Not too important. If we can share happiness and give affection everyday, why should we wait for Valentine's day? :)," tulis salah satu responden kepada akun Twitter Wolipop yang menegaskan bahwa berbagi kebahagiaan dan perhatian bisa dilakukan kapan saja tanpa harus menunggu Hari Valentine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan bagi 5,4% responden lainnya menganggap bahwa Februari itu adalah bulan penuh cinta. Mereka pun menganggap Hari Valentine yang jatuh pada setiap tanggal 14 Februari itu merupakan hal yang penting.
"Valentine itu indah banget. Kita bisa menunjukkan rasa kasih sayang dengan cara bertukar hadiah," tutur Rina (bukan nama sebenarnya). Berbeda pula dengan Winda, salah satu responden lainnya. Hari Valentine baginya adalah dimana ia memanfaatkan momen tersebut untuk lebih akrab dengan rekan kerja di kantornya.
"Valentine is very important. Saya sama teman-teman kantor kalau after lunch suka saling tukeran kado :)," jelas Winda.
(rma/rma)










































