Baru Putus Cinta? Hindari Galau di Twitter & Mengemis Cinta
wolipop
Rabu, 06 Feb 2013 09:20 WIB
Jakarta
-
Tidak bisa dipungkiri, putus cinta membawa kesedihan dan sakit hati yang mendalam. Berpisah atau memutuskan sebuah hubungan yang selama ini Anda idam-idamkan atau menjalaninya sudah sangat nyaman Anda jalani memang berat. Tapi bukan berarti Anda mengumumkan kesedihan Anda pada dunia dengan galau di Twitter.
Sesedih Apapun tahan diri untuk menulis status galau di social media atau mengemis cinta. Itulah kebiasaan buruk yang sering dilakukan wanita ketika baru putus cinta. Berikut ini kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya yang kerap dilakukan ketika merana karena berpisah dari kekasih.
1. Galau di Twitter
Ya, siapa yang tidak menyukai social media seperti Twitter dan Facebook atau Youtube. Media-media tersebut dibuat memang menjadi wadah untuk mencurahkan isi hati kita. Namun, jangan pernah membiarkan mantan kekasih Anda dapat dengan mudah mengetahui keadaan Anda yang menyedihkan itu. Hal ini akan membuat Anda berada di posisi 'pengemis cinta', walaupun Anda tidak secara langsung meminta kembali padanya.
Selain itu, kegalauan Anda tersebut membuat Anda terlihat lemah di mata banyak orang.
2. Mengemis Cinta
Mungkin Anda memang melakukan kesalahan pada hubungan Anda yang sebelumnya. Minta maaf padanya dan tunjukkan niat baik Anda untuk membuatnya tahu bahwa Anda tidak bermaksud menyakitinya. Akan tetapi, hindarilah mengemis cinta. Jangan sampai Anda terlihat jadi memohon-mohon untuk kembali padanya. Jika ia memang tidak mau kembali kepada Anda, mungkin memang belum waktunya untuk kembali. Bahkan jika memang Anda kembali dengan si dia, belum tentu ia dapat menghargai Anda seperti sebelumnya.
3. (Terlalu Cepat) Balikan
Terkadang beberapa hubungan memang perlu waktu istirahat atau break untuk menyelesaikan masalah. Ketika Anda sedang mengalami masa di mana Anda tidak dapat menyelesaikan masalah dengan kekasih, mungkin Anda memerlukan waktu sendiri untuk berpikir jernih dan mengandalkan akal sehat Anda.
Seringkali pasangan yang terlalu cepat kembali 'rujuk', tidak dapat bercermin untuk melihat kesalahan mereka masing-masing dan bukannya mencoba mencari jalan kelaur untuk menyelesaikan masalah, mereka cenderung melupakan masalah yang mereka miliki sebelumnya. Hal ini dapat berujung kepada 'lingkaran kesalahan yang bukannya berhenti, namun akan terus terulang kesalahan yang sama. Nikmatilah waktu sendiri Anda dan jangan terburu-buru dalam cinta.
4. Kebiasaan Buruk Baru
Kebanyakan orang akan mencari hal baru setelah putus dari kekasih. Anda tentu saja memiliki waktu luang yang lebih sekarang. Waktu yang dulu biasa Anda luangkan untuk bersama dengan kekasih, kini berlebih sehingga Anda memerlukan aktivitas baru untuk mengisinya. Jangan biarkan sakit hati dan kesedihan Anda membuat Anda justru melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk yang justru Anda berhasil hindari ketika Anda bersama dengan kekasih Anda. Menonton TV sambil mengemil adalah salah satu kebiasaan buruk yang patut Anda hindari walaupun hal tersebut membuat Anda merasa nyaman. Kegiatan-kegiatan seperti stalking akun social media mantan dan terlalu banyak minum minuman beralkohol juga merupakan aktivitas yang rentan biasa dilakukan saat patah hati.
5. Mencari Pelarian
Mencari pelarian bukan solusi untuk menyembuhkan patah hati atau membuat si dia cemburu. Anda hanya mempermainkan perasaan orang lain. Selain itu, tidak adil bagi orang lain jika Anda harus membalaskan sakit hati Anda kepada mantan dengan memanfaatkannya. Berpikirlah secara dewasa, bertanggung jawab dan seperti dikutip dari situs Gal Time,”Kuncinya adalah laluilah fase putus cinya ini, bukan menetap di dalamnya”.
(kik/kik)
Sesedih Apapun tahan diri untuk menulis status galau di social media atau mengemis cinta. Itulah kebiasaan buruk yang sering dilakukan wanita ketika baru putus cinta. Berikut ini kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya yang kerap dilakukan ketika merana karena berpisah dari kekasih.
1. Galau di Twitter
Ya, siapa yang tidak menyukai social media seperti Twitter dan Facebook atau Youtube. Media-media tersebut dibuat memang menjadi wadah untuk mencurahkan isi hati kita. Namun, jangan pernah membiarkan mantan kekasih Anda dapat dengan mudah mengetahui keadaan Anda yang menyedihkan itu. Hal ini akan membuat Anda berada di posisi 'pengemis cinta', walaupun Anda tidak secara langsung meminta kembali padanya.
Selain itu, kegalauan Anda tersebut membuat Anda terlihat lemah di mata banyak orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mungkin Anda memang melakukan kesalahan pada hubungan Anda yang sebelumnya. Minta maaf padanya dan tunjukkan niat baik Anda untuk membuatnya tahu bahwa Anda tidak bermaksud menyakitinya. Akan tetapi, hindarilah mengemis cinta. Jangan sampai Anda terlihat jadi memohon-mohon untuk kembali padanya. Jika ia memang tidak mau kembali kepada Anda, mungkin memang belum waktunya untuk kembali. Bahkan jika memang Anda kembali dengan si dia, belum tentu ia dapat menghargai Anda seperti sebelumnya.
3. (Terlalu Cepat) Balikan
Terkadang beberapa hubungan memang perlu waktu istirahat atau break untuk menyelesaikan masalah. Ketika Anda sedang mengalami masa di mana Anda tidak dapat menyelesaikan masalah dengan kekasih, mungkin Anda memerlukan waktu sendiri untuk berpikir jernih dan mengandalkan akal sehat Anda.
Seringkali pasangan yang terlalu cepat kembali 'rujuk', tidak dapat bercermin untuk melihat kesalahan mereka masing-masing dan bukannya mencoba mencari jalan kelaur untuk menyelesaikan masalah, mereka cenderung melupakan masalah yang mereka miliki sebelumnya. Hal ini dapat berujung kepada 'lingkaran kesalahan yang bukannya berhenti, namun akan terus terulang kesalahan yang sama. Nikmatilah waktu sendiri Anda dan jangan terburu-buru dalam cinta.
4. Kebiasaan Buruk Baru
Kebanyakan orang akan mencari hal baru setelah putus dari kekasih. Anda tentu saja memiliki waktu luang yang lebih sekarang. Waktu yang dulu biasa Anda luangkan untuk bersama dengan kekasih, kini berlebih sehingga Anda memerlukan aktivitas baru untuk mengisinya. Jangan biarkan sakit hati dan kesedihan Anda membuat Anda justru melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk yang justru Anda berhasil hindari ketika Anda bersama dengan kekasih Anda. Menonton TV sambil mengemil adalah salah satu kebiasaan buruk yang patut Anda hindari walaupun hal tersebut membuat Anda merasa nyaman. Kegiatan-kegiatan seperti stalking akun social media mantan dan terlalu banyak minum minuman beralkohol juga merupakan aktivitas yang rentan biasa dilakukan saat patah hati.
5. Mencari Pelarian
Mencari pelarian bukan solusi untuk menyembuhkan patah hati atau membuat si dia cemburu. Anda hanya mempermainkan perasaan orang lain. Selain itu, tidak adil bagi orang lain jika Anda harus membalaskan sakit hati Anda kepada mantan dengan memanfaatkannya. Berpikirlah secara dewasa, bertanggung jawab dan seperti dikutip dari situs Gal Time,”Kuncinya adalah laluilah fase putus cinya ini, bukan menetap di dalamnya”.
(kik/kik)
Fashion
Cari Tas Buat Sehari-hari? PUMA Phase 3 Cocok untuk Aktivitas Padat
Pakaian Wanita
3Second Kaos Wanita Berbahan Katun yang Lembut, Anti Gerah Dipakai Sepanjang Hari!
Makanan & Minuman
Dukung Nutrisi Harian Anak, Ini yang Ditawarkan Pediasure Vanila
Elektronik & Gadget
POCO C71, Smartphone Serba Bisa untuk Kerja, Belajar, dan Hiburan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 3 Maret: Aries Muncul Hambatan, Taurus Sebaiknya Mengalah
Beli Gaun Pengantin Padahal Jomblo, Influencer Ini Viral & Banjir DM dari Pria
Ramalan Zodiak 3 Maret: Aquarius Tenangkan Pikiran, Pisces Merenung Sejenak
Ramalan Zodiak 3 Maret: Libra Pengeluaran Bengkak, Scorpio Tetap Sabar
Ramalan Zodiak Cinta 2 Maret: Taurus Perkuat Komunikasi, Leo Asmara Menggelora
Most Popular
1
Gaya Agnez Mo di Dubai, Foto Bareng Unta-Pamer Body Goals Pakai Dress Cut Out
2
Gaya 'Lady Boss' Melania Trump di Meeting PBB Usai AS Serang Iran
3
Viral Verificator
Viral Cerita Pria di Sragen Menikahi Mantan Gurunya Saat SMK, Beda 23 Tahun
4
Ramalan Zodiak 3 Maret: Aries Muncul Hambatan, Taurus Sebaiknya Mengalah
5
Beli Gaun Pengantin Padahal Jomblo, Influencer Ini Viral & Banjir DM dari Pria
MOST COMMENTED











































