Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Agar Berani Mengakhiri Hubungan Asmara yang Buruk

Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 21 Jan 2013 19:14 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Diselingkuhi berkali-kali atau si dia bersikap kasar tentu bukan lagi hal yang wajar. Mengakhiri hubungan asmara merupakan solusi terbaik agar lepas dari jeratan hubungan asmara yang buruk.

Untuk mengakhirinya memang tidak mudah, apalagi hubungan tersebut sudah berjalan cukup lama. Di balik rasa marah dan kesal, pasti Anda memiliki perasaan cinta yang cukup besar untuknya. Namun, cinta bukan satu-satunya hal yang dapat mempertahankan hubungan asmara.

Lihat kondisi dan situasi yang ada dalam hubungan saat ini. Apakah Anda ingin terus disakiti dan menjalin hubungan asmara yang buruk lebih lama lagi? Agar dapat putus dari hubungan asmara yang buruk, ini solusinya, seperti dirangkum dari The Frisky.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Berhenti Menerima Perilaku Buruknya
Si dia sering selingkuh, terlalu posesif atau melakukan tindakan kekerasan sudah pasti itu bukanlah hal yang baik. Apapun penjelasannya berhentilah menerima semua alasannya. Perkataan manis dan seluruh penyesalannya tidak membuatnya berubah jika Anda terus menerima seluruh tindakannya.

2. Jangan Habiskan Waktu untuk Mencari Kesalahan
Si dia mungkin membenarkan sikap buruknya karena dia merasa Anda lah yang salah. Jangan termakan oleh semua penjelasan yang menyudutkan Anda. Tindakan kasar atau perselingkuhan tetap saja tidak bisa dibenarkan. Jika memang si dia tidak merasa cocok dengan Anda, semestinya dia telah memutuskan Anda dari jauh-jauh hari. Ingat, itu semua hanyalah alasannya untuk membuat Anda yang merasa bersalah.

3. Sebelum Putus, Tenangkan Diri Anda Terlebih Dahulu
Janganlah memutuskan pacar saat sedang emosi. Walaupun hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa Anda ingin memutuskannya, namun jangan lakukan dalam kondisi sedang marah. Nyatanya, cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengatakan alasan Anda secara tenang namun tegas, karena tidak ada orang yang ingin diputuskan dengan cara diteriaki keras-keras.

4. Fokus pada Kegagalan
Tentunya sangat tidak tepat ketika ingin memutuskan pacar, namun Anda malah membicarakan tentang bagaimana indahnya hubungan di masa lalu ataupun hal-hal yang bisa diperbaiki ke depannya. Maka dari itu, fokuslah pada hal-hal yang membuat hubungan Anda dengannya terasa tidak sehat dan apa saja yang menggagalkan hubungan.

5. Jangan Takut Patah Hati
Kesalahan wanita takut memutuskan kekasihnya adalah takut merasakan patah hati dan merasa sendiri, sehingga dia lebih baik berada di hubungan yang buruk. Berpikirlah kedepan, jangan hanya memikirkan perasaan saat ini. 'Bagaimana bila aku hidup bersamanya lima tahun kedepan dengan sikapnya yang masih sama?', itulah pertanyaan yang harus Anda pikirkan. 

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads