Kekuatan Cinta Bisa Sembuhkan Luka
wolipop
Rabu, 13 Apr 2011 16:08 WIB
Jakarta
-
Seberapa besar kekuatan cinta dalam kehidupan manusia? Jawabannya, cukup besar untuk menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi depresi dan mempercepat penyembuhan luka.
"Hubungan asmara membantu kita mengatasi stres. Jadi jika kita punya seseorang untuk berbagi dukungan dan saran, bisa menekan efek dari stres," ujar Julianne Holt-Lunstad dari Brigham Young University, seperti dikutip times of india dari Washington Post.
Studi yang dilakukan Julianne menemukan, pasangan yang bahagia memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan pasangan yang tidak bahagia. Dijelaskan Juianne lagi, pasangan tang kurang bahagia cenderung mengalami hipertensi.
Menurut sejumlah studi, hubungan asmara yang romantis bisa menambah makna dan tujuan hidup yang diinterpretasikan lewat beberapa tindakan, seperti merawat diri sendiri dengan baik dan lebih sedikit mengambil risiko yang berbahaya dalam hidup.
Hasil studi ini pun diperkuat dengan penelitian yang dilakukan Arthur Aron, psikolog sosial dari Stony Brook University di New York. Arthur melakukan scan pada otak manusia dengan berbagai tingkatakan hubungan asmara: pasangan yang baru berpacaran, sudah lama berpacaran dan baru saja ditolak cintanya. Dari deteksi tersebut, perasaan cinta memicu sistem dopamin pada otak. Dopamin merupakan zat kimia yang memengaruhi rasa kenikmatan dan motivasi.
Berdasarkan penelitian dari University of North Carolina, ekspresi cinta seperti berpegangan tangan atau berpelukan akan melepaskan hormon oksitosin yang menurunkan tingkat hormon stres dalam tubuh, mengurangi tekanan darah tinggi, meningkatkan mood dan ketahanan terhadap rasa sakit.
Sementara studi yang dilakukan Carnegie Mellon University di Pittsburgh menemukan bahwa mereka yang sering mengeluarkan emosi positif seperti bahagia, senang dan rileks lebih tahan terhadap penyakit flu dibandingkan orang yang selalu cemas, bermusuhan dan depresi.
Selain itu, pernikahan atau hubungan asmara yang bahagia juga mempercepat penyembuhan luka. Penelitian Ohio State University pada 2005 mengungkapkan, energi dan diskusi tentang hal-hal positif selama 30 menit di antara pasangan, mempercepat kemampuan tubuh mereka untuk sembuh dari luka-luka fisik maupun psikis.
(hst/hst)
"Hubungan asmara membantu kita mengatasi stres. Jadi jika kita punya seseorang untuk berbagi dukungan dan saran, bisa menekan efek dari stres," ujar Julianne Holt-Lunstad dari Brigham Young University, seperti dikutip times of india dari Washington Post.
Studi yang dilakukan Julianne menemukan, pasangan yang bahagia memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan pasangan yang tidak bahagia. Dijelaskan Juianne lagi, pasangan tang kurang bahagia cenderung mengalami hipertensi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil studi ini pun diperkuat dengan penelitian yang dilakukan Arthur Aron, psikolog sosial dari Stony Brook University di New York. Arthur melakukan scan pada otak manusia dengan berbagai tingkatakan hubungan asmara: pasangan yang baru berpacaran, sudah lama berpacaran dan baru saja ditolak cintanya. Dari deteksi tersebut, perasaan cinta memicu sistem dopamin pada otak. Dopamin merupakan zat kimia yang memengaruhi rasa kenikmatan dan motivasi.
Berdasarkan penelitian dari University of North Carolina, ekspresi cinta seperti berpegangan tangan atau berpelukan akan melepaskan hormon oksitosin yang menurunkan tingkat hormon stres dalam tubuh, mengurangi tekanan darah tinggi, meningkatkan mood dan ketahanan terhadap rasa sakit.
Sementara studi yang dilakukan Carnegie Mellon University di Pittsburgh menemukan bahwa mereka yang sering mengeluarkan emosi positif seperti bahagia, senang dan rileks lebih tahan terhadap penyakit flu dibandingkan orang yang selalu cemas, bermusuhan dan depresi.
Selain itu, pernikahan atau hubungan asmara yang bahagia juga mempercepat penyembuhan luka. Penelitian Ohio State University pada 2005 mengungkapkan, energi dan diskusi tentang hal-hal positif selama 30 menit di antara pasangan, mempercepat kemampuan tubuh mereka untuk sembuh dari luka-luka fisik maupun psikis.
(hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Stop Galau! Ini Bedanya Skin Tint, Foundation, dan Cushion, Mana yang Cocok untuk Bukber?
Kesehatan
Jangan Sampai Drop di Tengah Puasa! Ini Rahasia Energi Stabil dari Madu Murni
Perawatan dan Kecantikan
Stop Takut Make Up Crack Saat Lebaran! Ini Solusi Complexion Tahan Lama
Perawatan dan Kecantikan
Stop Makeup Geser Saat Bukber! Ini Foundation Tahan Lama yang Wajib Dicoba
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 18 Februari: Libra Hindari Pertengkaran, Scorpio Tetap Sabar
Ramalan Zodiak 18 Februari: Cancer Perlu Mengalah, Virgo Jangan Tegang
Anak Pertama, Tengah, atau Bungsu? Fakta Kepribadian Berdasarkan Urutan Lahir
Ramalan Zodiak 18 Februari: Gemini Muncul Hambatan, Aries Tetap Semangat
Ramalan Zodiak Cinta 17 Februari: Aries Tetap Sabar, Gemini Beda Pendapat
Most Popular
1
Istri Pengusaha Malaysia Ini Viral Usai Mendadak Tampil Tanpa Hijab
2
Pengalaman Mengerikan Korban Epstein, Alami Pelecehan Seksual di Usia 14
3
Fan Bingbing Ungkap Rangkaian Skincare 40 Menit yang Dilakukan Setiap Hari
4
Cara Mencuci Brush Makeup dan Beauty Blender yang Tepat
5
Pesona Aurel Hermansyah di Tedak Siten Baby Arash, Makin Langsing & Cantik
MOST COMMENTED











































