#AksiCinta di Tengah Pandemi

Sponsored - wolipop Selasa, 24 Agu 2021 18:38 WIB
Sunhouse Foto: Dok. Sunhouse
Jakarta -

Sudah lebih dari setahun pandemi COVID-19 hadir di tengah-tengah kehidupan. Hampir seluruh negara di dunia terkena dampaknya. Bahkan dampak dari pandemi berkepanjangan ini sangat masif. Tidak hanya menyerang langsung ke institusi kesehatan, tetapi juga berdampak pada kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Perekonomian global merasakan tekanan yang luar biasa. Situasi yang penuh ketidakpastian memunculkan banyak kepanikan. Harga-harga komoditas tingkat internasional, bahkan harga minyak dunia terkontraksi. Pertumbuhan ekonomi dunia yang mulanya di awal 2020 dipenuhi optimisme mengingat tercapainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan China, berbalik minus 3 persen akibat pandemi ini.

Hal ini tidak hanya terjadi secara global, tetapi juga terjadi di dalam negeri sendiri, Indonesia. Salah satu dampak yang terlihat adalah tingginya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di masyarakat.

Mohammad Faisal, seorang ekonom CORE (Center of Reform on Economics), membeberkan data bahwa terjadi kenaikan persentase jumlah pekerja di sektor informal sebesar 3 persen akibat PHK.

Sedikit Kepedulian Sudah Terasa seperti Oase di Tengah Pandemi

Situasi sulit yang dihasilkan pandemi ini membuat banyak dari kita hidup dalam ketidakpastian. Bagi yang sebelum pandemi sudah menyisihkan dana darurat, tidak sedikit yang harus memutar otak untuk sekadar bertahan hidup sehari-hari karena dana daruratnya yang mulai menipis, sementara pendapatan rutin sudah ikut terdampak.

Apalagi kalau kita berbicara tentang kelompok masyarakat yang bahkan sebelum pandemi sudah bekerja di sektor informal dengan pendapatan harian yang tidak menentu. Secara finansial, tentunya kelompok ini merasakan dampak pandemi yang lebih hebat dibandingkan kelompok yang disebutkan sebelumnya.

Persamaannya, semua sedang mengaktifkan mode bertahan hidup masing-masing. Namun, mode ini sering kali berpengaruh pada tingkat ketidakpedulian kita akan sekitar. Mode ini membuat kita lebih berfokus pada kelangsungan hidup sendiri. Membuat sedikit kepedulian yang kita berikan terasa seperti oase yang menyegarkan.

Ini juga yang tampaknya menjadi alasan Sunhouse Indonesia menjalankan kampanye #AksiCinta. Sebuah kampanye yang bertujuan untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 di Indonesia.

Melalui #AksiCinta ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan menambah semangat bagi masyarakat untuk bertahan melalui pandemi ini.

Salah satu kegiatan dari kampanye #AksiCinta ini diadakan pada Jumat, 6 Agustus 2021 lalu. Bekerja sama dengan Toko Sinar Asia, Sunhouse Indonesia membagikan 1.000 paket kebutuhan pokok kepada masyarakat di sekitar lokasi Toko Sinar Asia, Jembatan Lima, Jakarta Barat.

Acara berlangsung dengan tertib dan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat agar tidak malah menimbulkan klaster penyebaran baru.

Mengenal Sunhouse Indonesia, Inisiator Gerakan #AksiCinta

Sunhouse merupakan brand peralatan rumah tangga yang dimiliki oleh SUNHOUSE Group, sebuah perusahaan gabungan dua negara, Vietnam dan Korea Selatan.

Dengan kualitas produksi yang tinggi, plus didukung ekosistem yang lengkap, mulai dari research and development, produksi, distribusi hingga layanan after-sales yang baik, SUNHOUSE Group sukses menjadi brand rumah tangga nomor satu di Vietnam.

Kesuksesan ini menuntun SUNHOUSE Group pada visi yang lebih besar lagi, yaitu memenangkan pasar internasional. Indonesia merupakan salah satu dari berbagai negara yang dipilih sebagai jalur distribusi internasionalnya dengan nama Sunhouse Indonesia.

Sebagai 'pemain baru' di pasar Indonesia, respons yang diterima Sunhouse dari masyarakat Indonesia dapat dikatakan sangat positif. Penjualan produk Sunhouse baik itu melalui kanal online maupun penjualan offline terus menunjukkan grafik meningkat sejak mulai dipasarkan dari 2019 lalu.

Situasi pandemi yang menerjang di awal 2020 justru membuat banyak ibu-ibu mencari peralatan masak untuk menemani kegiatan selama di rumah saja. Sunhouse yang menawarkan peralatan masak dengan kualitas unggulan serta lebih tahan lama, akhirnya sukses mencuri perhatian mereka.

Melihat kecintaan ibu-ibu Indonesia akan brand Sunhouse membuat SUNHOUSE Group juga antusias memperhatikan dan menunjukkan kepeduliannya terhadap situasi terkini di Indonesia, khususnya berkaitan dengan pandemi.

CEO SUNHOUSE Group, Mr. Nguyen Xuan Phu pernah berkata, "I will be completely happy if the people around me are happy too," dan hal ini yang dijalankan dengan sungguh-sungguh oleh Sunhouse terhadap para pelanggannya. Salah satunya diwujudkan melalui kampanye #AksiCinta ini.

Bahkan pada kegiatan #AksiCinta Berbagi 1.000 Paket Sembako kepada masyarakat terdampak COVID-19 yang berlangsung di Jakarta, 6 Agustus 2021, SUNHOUSE Group mengirim langsung perwakilan dari Vietnam untuk berpartisipasi membantu kelancaran acara.

Melalui interview langsung seusai kegiatan, Ms. Thu, perwakilan SUNHOUSE Group, berharap melalui kegiatan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat sekitar yang terdampak oleh pandemi ini.

Semoga kegiatan #AksiCinta ini juga dapat menginspirasi masyarakat bahwa sekecil apa pun #AksiCinta yang ditunjukkan di situasi dan kondisi pandemi yang berat ini dapat membantu membuat keadaan menjadi lebih baik.

(Content Promotion/Feritekno)