Ubah 5 Kebiasaan Ini agar Mesin Cuci di Rumah Lebih Awet

Reyhan Diandri Ghivarianto - wolipop Rabu, 29 Jul 2020 08:40 WIB
persons hand put dirty clothes in the washing machine Foto: Getty Images/iStockphoto/Михаил Руденко
Jakarta -

Setiap orang memiliki intensitas mencuci yang berbeda-beda. Ada yang seminggu sekali, tiga hari sekali, atau bahkan sehari hingga 2-3 kali tergantung kebutuhan dan banyaknya pakaian yang dikenakan. Semakin sering mencuci tentu akan membuat pekerjaan rumah semakin berat, namun adanya mesin cuci membuat pekerjaan manusia menjadi semakin ringan.

Saat menggunakan mesin cuci, Anda juga harus memperhatikan kondisinya. Jangan sampai membuat mesin cuci rusak yang pada akhirnya harus memaksa Anda mencuci pakaian dengan tangan secara manual. Meski jarang digunakan sekalipun, bila tidak dirawat mesin cuci juga berkemungkinan rusak.

Dilansir dari World List Mania, ada beberapa hal yang mungkin menjadi kebiasaan dan menyebabkan mesin cuci mudah rusak. Kebiasaan-kebiasaan berikut harus dihindari untuk menjaga mesin cuci selalu dalam kondisi baik untuk jangka waktu yang lama.

1. Memberi Beban Berlebihan

Mesin cuci memiliki kapasitas masing-masing. Jika Anda memasukkan pakaian kotor melebihi batas wajar, hal tersebut lama-lama akan membuat mesin cuci Anda rusak. Ingat, mesin cuci yang diberi beban berlebihan cenderung rusak hampir 30%. Untuk mengetahui berapa beban ideal mesin cuci, lihatlah pada buku manual atau label informasi di mesin cuci.

2. Meninggalkan Benda-benda Keras atau Tajam

Apakah Anda terkadang lupa memasukkan pakaian kotor dengan benda-benda keras atau tajam seperti koin, pisau, gunting kuku, atau semacamnya yang tertinggal di pakaian? Hindari mengisi mesin cuci dengan benda-benda semacam itu yang akan berdampak pada kerusakan serius saat mesin cuci dinyalakan.

3. Meninggalkan Pakaian Basah Terlalu Lama

Anda juga mungkin sering lupa mengeluarkan pakaian basah dari mesin cuci setelah selesai dicuci. Hal ini tentu akan berdampak buruk pada mesin cuci. Selain memberi beban berlebih, juga akan menyebabkan bau dan hanya dalam 8-12 jam jamur dapat tumbuh di pakaian Anda.

4. Menggunakan Deterjen Berlebihan

Menggunakan deterjen terlalu banyak bukan hal yang baik. Alih-alih membuat pakaian lebih bersih, hal tersebut justru dapat membuat pakaian Anda ternoda. Selain itu, pemberian deterjen yang berlebihan juga akan mempengaruhi fungsi mesin cuci.

5. Menggunakan Pemutih Terlalu Sering

Pemutih modern dijual dalam bentuk yang sangat pekat. Menggunakannya dalam intensitas tinggi dan jumlah yang besar tidak hanya dapat membuat pakaian berbahan dasar kain cepat rusak, melainkan juga mengganggu siklus kerja mesin cuci.

Itulah beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan mesin cuci cepat rusak. Hal-hal tersebut tentu harus dihindari agar mesin cuci yang Anda miliki dapat lebih awet.

Saat mesin cuci terlanjur rusak, Anda sebaiknya memanggil tukang servis untuk membetulkannya. Namun sekarang Anda tak perlu repot mencari ke sana ke mari karena sudah ada fitur Grab Clean & Fix di aplikasi Grab.

Grab Clean & Fix menawarkan servis mesin cuci untuk perbaikan, penggantian sparepart, modifikasi/pembongkaran, dan layanan lainnya. Layanan ini tetap beroperasi selama PSBB dengan menerapkan standar keamanan dan kesehatan yang berlaku.

(prf/ega)