Perayaan Tahun Baru Imlek, Begini Pernak-pernik Dekorasinya

Tim Wolipop - wolipop Jumat, 22 Feb 2019 17:06 WIB
Perayaan Tahun Baru Imlek, Begini Pernak-pernik Dekorasinya/Foto: Rifkianto Nugroho Perayaan Tahun Baru Imlek, Begini Pernak-pernik Dekorasinya/Foto: Rifkianto Nugroho

Jakarta - Menghias rumah dengan berbagai pernak-pernik khas Imlek seakan menjadi tradisi yang hingga saat ini terus dilakukan saat perayaan Imlek. Bahkan berbagai dekorasi ini dilakukan bukan hanya rumah warga keturunan Tionghoa saja, melainkan berbagai pusat perbelanjaan seperti mall pun juga telah nampak mempersiapkan diri dengan berbagai dekorasi Imlek.

Berbicara mengenai dekorasi yang digunaan saat Imlek, tentu banyak sekali barang khas yang digunakan, mulai dari lampion, barongsai, pohon mei hua, hingga berbagai pernak-pernak imlek lainnya. Dari sekian banyaknya dekorasi yang dibutuhkan. Anda bisa dengan mudah memburu barang-barang tersebut di berbagai toko yang menjual barang Imlek.

Bahkan tidak sedikit dari mereka yang membuat dekorasi khas Imlek dari hasil kerajinan tangannya sendiri. Namun untuk Anda yang ingin lebih praktis atau yang mungkin disibukan dengan pekerjaan sehingga tidak memiliki waktu luang untuk membuat berbagai dekorasi khas Imlek. Maka Anda bisa membelinya. Lantas, apa saja dekorasi yang bisa Anda pilih saat perayaan Imlek nanti?

Dekorasi Imlek yang Banyak Digunakan Beserta Makna Di baliknya

Penggunaan dekorasi atau barang khas Imlek ternyata bukan hanya sekadar untuk menyemarakan perayaan Tahun Baru China saja. Melainkan penggunaan barang-barang ini memiliki makna besar di baliknya. Bahkan diyakini akan membawa hal-hal baik yang lebih positif untuk tahun berikutnya. Untuk itu, berikut kumpulan barang atau dekorasi imlek yang banyak digunakan saat perayaan Imlek beserta makna di baliknya:

1. Dekorasi Ukiran Kertas

Bagi keturunan Tionghoa mendekorasi rumah dengan ukiran kertas seperti ini tentu sudah menjadi tradisi di setiap perayaan imlek menjelang. Dimana ukiran ini terbuat dari kertas berwarna merah yang dilubangi dengan gunting dan pisau khusus. Jika diperhatikan, ukiran kertas ini membentuk beberapa gambar, seperti lambang buah dan hewan. Yang mana masing-masing memiliki arti dan simbol yang diyakini hingga saat ini.

Biasanya mereka akan mengukir jenis buah-buahan tertentu, seperti buah delima yang menggambarkan kesuburan, buah persik yang menggambarkan umur panjang, pohon peony yang melambangkan arti kehormatan dan kekayaan, serta pohon pinus yang diartikan sebagai lambang akan umur yang terus awet muda.

Selain buah dan tumbuhan, binatang juga sering digunakan sebagai gambar dari ukiran imlek ini. Misalnya saja seperti bebek Mandarin yang diartikan sebagai lambang cinta serta burung magpie yang sedang bertengger di ranting pohon plum yang diartikan sebagai peristiwa yang akan membewa keberuntungan, dan masih banyak lagi.

2. Chunlian

Chunlian merupakan salah satu dekorasi khas Imlek yang biasanya di pasang pada sisi kanan dan kiri pintu masuk rumah. Dekorasi berbentuk tulisan kaligrafi dalam bahasa mandarin ini memiliki makna akan doa dan harapan yang ingin dicapai di tahun baru berikutnya. selain itu, Chunlian juga bisa berupa kata-kata yang memiliki makna baik yang kemudian diukir atau ditulis pada sebuah kertas merah panjang.

Saat menjelang perayaan Imlek, biasa orang Tionghoa akan membuat dan memasang Chunlian di pintu atau gerbang masuk rumah mereka. Selain itu, Chunlian juga banyak dipasang di pintu-pintu masuk pusat perbelanjaan ataupun mall yang ada di Indonesia.

3. Lampion

Lampion Imlek seakan menjadi barang yang tak pernah ketinggalan saat menjelang perayaan imlek tiba. Dimana lampu berwarna merah menyala ini banyak digantung di berbagai rumah-rumah warga turunan Tionghoa maupun di sudut-sudut kota. Bahkan gang-gang warga pun juga banyak yang dihiasi dengan jejeran lampu lampion.

Untuk Anda warga turunan Tionghoa, tentu barang ini menjadi hiasan khas yang selalu digunakan saat Imlek tiba. Meskipun sebelumnya Anda sudah memiliki lampu lampion. Namun demi menyambut suka cita saat Imlek nanti. Biasanya orang akan memburu untuk membeli lampion baru dengan model yang lebih bagus dan unik.

Penggunaan lampu lampion ini tentu bukanlah tanpa alasan. Dimana pancaran warna merah yang dihasilkan dari lampu lampion menjadi simbol akan kebahagian dan pengharapan baru di tahun berikutnya. Bahkan dulunya lampu lampion dijadikan sebagai benda untuk menakuti hewan bernama Nian, yaitu hewan buas yang selalu memangsa hewan ternak milik warga China, anak-anak kecil, hingga orang dewasa. Hingga benda ini dipasang di depan rumah-rumah warga untuk menakuti agar hewan tersebut tidak muncul lagi.

4. Pohon Mei Hua

Selain lampion, pohon mei hua menjadi hiasan yang tak pernak ketinggalan saat perayaan imlek tiba. Pohon yang mirip dengan tanaman China dengan bunga berwarna merah muda ini menjadi salah satu pernak-pernik khas imlek yang menjadi buruan warga keturunan Tionghoa. Di Indonesia sendiri, pohon mei hua banyak dijual di berbagai pusat perbelanjaan terutama yang khusus menjual aksesoris imlek.

Penggunaan pohon mei hua tentu tidak hanya dijadikan sebagai hiasaan saat Imlek tiba. Melainkan pohon ini nantinya akan dihias dengan berbagai pernak-pernik lainnya, seperti angpao, lampu, hingga gantungan imlek yang lucu-lucu. Selain keberadaan pohon mei hua juga memiliki simbol yang diyakini akan memberikan kemakmuran, kesejahteraan, dan keberuntungan bagi siapa saja yang memasang pohon ini di rumahnya. Sehingga tidak jarang dari mereka yang menggunakan pohon ini saat Imlek tiba.

5. Bunga Hias Warna Merah yang Bermekaran

Barang yang bisa digunakan untuk mendekorasi rumah saat perayaan imlek tiba adalah bunga hias berwarna merah yang bermekaran. Mengapa harus bunga yang mekar? Bunga mekar diartikan memiliki simbol akan kemakmuran dan kesejahteraan yang lebih baik. Biasa ada beberapa jenis bunga yang sengaja dipilih sebagai hiasan, misalnya saja seperti bunga persik, pohon cerry, bunga peony, dan bunga buah plum.

Di mana bunga-bunga yang terdapat pada tanaman ini memiliki bentuk yang mekar. Sehingga selain memiliki makna yang baik, bunga tersebut juga sangat cantik ketika digunakan untuk hiasan imlek di rumah. Selain itu, bunga-bunga tersebut akan dihias dengan berbagai pernak-pernik khas imlek, seperti gantungan lampion, angpao, pita berwarna merah dan emas, lampu, dan lain-lain.

6. Pohon Jeruk Mandarin

Pohon jeruk mandarin yang dalam bahasa Kanton disebut dengan Gam Gat See yang memiliki arti emas dan keberuntungan. Selain itu, pohon ini juga disebut sebagai Jin Ju Shu yang mana dalam bahasa mandarinnya berarti keberuntungan. Biasanya saat menjelang perayaan imlek, orang-orang bangsa Tionghoa akan membeli pohon ini guna untuk menyemarakan perayaan imlek dengan makna yang bagus dari pohon berbuah orange ini.

Selain itu, warna orange pada pohon jeruk imlek ini juga dilambangkan sebagai warna emas, uang serta memberikan energi yang positif. Sehingga dengan makna yang baik, pemasangan pohon jeruk mandarin ini diharapkan mampu memberikan hal-hal positif untuk tahun yang akan datang.

Kini menjelang perayaan Imlek yang sudah di depan mata, maka banyak sekali orang keturunan Tionghoa yang berbondong-bondong mendekorasi rumah mereka. Selain dengan menggunakan pernak-pernik imlek, dekorasi imlek seperti ini juga bisa menjadi pilihan Anda untuk menyemarakkan perayaan tahun baru imlek di tahun 2019 ini.



(nwy/eny)