Tips Mencuci Jas Agar Tidak Menyusut
Hestianingsih - wolipop
Senin, 10 Okt 2016 14:56 WIB
Jakarta
-
Kasus Dirjen HAM Mualimin Abdi yang menggugat jasa laundry kiloan Rp 210 juta karena jasnya menyusut menjadi sorotan. Meski kini gugatannya telah dicabut, peristiwa yang terjadi pada Juni 2016 silam itu masih menjadi viral.
Kenapa jas bisa susut setelah dicuci dan bagaimana seharusnya merawat jas agar tahan lama? Pertama-tama perlu diketahui material yang digunakan dalam pembuatan jas. Bahan jas merupakan perpaduan antara wool, katun, polyester dan serat kain yang diberi partikel metal untuk memberi efek sedikit berkilau.
Richard Neale, direktur LTC & DTC, konsultan laundry dan dry cleaning asal Inggris menjelaskan bahwa jas mungkin saja menyusut setelah dicuci karena mengandung bahan wool.
"Kombinasi gerakan mekanis pada mesin dan pemakaian air bisa menyebabkan serat-serat wool berpaut satu sama lain sehingga kainnya tidak bisa meregang kembali ke bentuk semula, dan jadi menyusut," kata Richard, seperti dikutip dari Daily Mail.
Richard kembali menjelaskan, cara membersihkan jas paling aman adalah dengan mencucinya secara manual alias menggunakan tangan. Bisa juga dimasukkan dalam mesin cuci dengan pengaturan 'handwash'. Cara ini akan meminimalisir penyusutan kain akibat pencucian. Namun disarankan jas sebaiknya memang jangan terlalu sering dicuci. Begini cara merawat jas, seperti dipaparkan D'Marge.
1. Mencuci/Membersihkan
Setelan jas tidak direkomendasikan untuk sering dibawa ke laundry untuk dry clean. Beberapa pencinta jas bahkan hanya akan men-dry clean jas kesayangannya satu atau dua kali setahun. Jas dengan serat-serat wool mikro biasanya teksturnya lebih lembut, tapi juga lebih rentan rusak. Jadi sebaiknya dry celan seminim mungkin. Jika jas hanya terkena noda ringan, cukup bersihkan dengan mengusapkan kain basah ke area yang bernoda.
2. Steam, Jangan Setrika
Jika memiliki banyak koleksi jas, tak ada salahnya berinvestasi dengan membeli steamer. Jangan pernah menyetrika jas karena suhu yang terlalu panas bisa merusak kain dan meninggalkan jejak putih-keperakan pada permukaan bahan. Steaming merupakan metode paling aman untuk menghilangkan kerut dan bau, dan tidak akan merusak serat kain.
3. Sikat
Debu dan kotoran mudah menempel pada bahan wool, begitu juga serat dari pakaian lain. Bersihkan jas setiap kali Anda memakainya menggunakan sikat khusus. Mulai dari bagian bahu, bergerak ke lengan dan dan area lainnya. Sikat dengan lembut dan perlahan, bergerak dari atas ke bawah. Gunakan juga lint roller untuk mengangkat partikel-partikel yang sulit dibersihkan dengan sikat.
4. Gantung
Gantung jas di lemari ketika Anda tak memakainya. Jangan memakai hanger yang terbuat dari kawat atau besi karena bisa mengubah struktur bahu pada jas. Pilih hanger dengan ujung membulat yang terbuat dari kayu alami. Kayu bisa membantu menyerap kelembapan pada serat kain, membuatnya tetap bagus lebih lama.
5. Jangan Terlalu Sering Dipakai
Jas yang sama sebaiknya jangan terlalu sering dipakai. Seperti hal nya sepatu, jas juga harus dipakai bergantian. Jika Anda punya dua atau tiga jas, pakai secara bergantian. Jas yang dipakai berhari-hari secara berurutan akan menurun kualitasnya dalam hal warna dan bentuk. (hst/hst)
Kenapa jas bisa susut setelah dicuci dan bagaimana seharusnya merawat jas agar tahan lama? Pertama-tama perlu diketahui material yang digunakan dalam pembuatan jas. Bahan jas merupakan perpaduan antara wool, katun, polyester dan serat kain yang diberi partikel metal untuk memberi efek sedikit berkilau.
Richard Neale, direktur LTC & DTC, konsultan laundry dan dry cleaning asal Inggris menjelaskan bahwa jas mungkin saja menyusut setelah dicuci karena mengandung bahan wool.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Richard kembali menjelaskan, cara membersihkan jas paling aman adalah dengan mencucinya secara manual alias menggunakan tangan. Bisa juga dimasukkan dalam mesin cuci dengan pengaturan 'handwash'. Cara ini akan meminimalisir penyusutan kain akibat pencucian. Namun disarankan jas sebaiknya memang jangan terlalu sering dicuci. Begini cara merawat jas, seperti dipaparkan D'Marge.
1. Mencuci/Membersihkan
Setelan jas tidak direkomendasikan untuk sering dibawa ke laundry untuk dry clean. Beberapa pencinta jas bahkan hanya akan men-dry clean jas kesayangannya satu atau dua kali setahun. Jas dengan serat-serat wool mikro biasanya teksturnya lebih lembut, tapi juga lebih rentan rusak. Jadi sebaiknya dry celan seminim mungkin. Jika jas hanya terkena noda ringan, cukup bersihkan dengan mengusapkan kain basah ke area yang bernoda.
2. Steam, Jangan Setrika
Jika memiliki banyak koleksi jas, tak ada salahnya berinvestasi dengan membeli steamer. Jangan pernah menyetrika jas karena suhu yang terlalu panas bisa merusak kain dan meninggalkan jejak putih-keperakan pada permukaan bahan. Steaming merupakan metode paling aman untuk menghilangkan kerut dan bau, dan tidak akan merusak serat kain.
3. Sikat
Debu dan kotoran mudah menempel pada bahan wool, begitu juga serat dari pakaian lain. Bersihkan jas setiap kali Anda memakainya menggunakan sikat khusus. Mulai dari bagian bahu, bergerak ke lengan dan dan area lainnya. Sikat dengan lembut dan perlahan, bergerak dari atas ke bawah. Gunakan juga lint roller untuk mengangkat partikel-partikel yang sulit dibersihkan dengan sikat.
4. Gantung
Gantung jas di lemari ketika Anda tak memakainya. Jangan memakai hanger yang terbuat dari kawat atau besi karena bisa mengubah struktur bahu pada jas. Pilih hanger dengan ujung membulat yang terbuat dari kayu alami. Kayu bisa membantu menyerap kelembapan pada serat kain, membuatnya tetap bagus lebih lama.
5. Jangan Terlalu Sering Dipakai
Jas yang sama sebaiknya jangan terlalu sering dipakai. Seperti hal nya sepatu, jas juga harus dipakai bergantian. Jika Anda punya dua atau tiga jas, pakai secara bergantian. Jas yang dipakai berhari-hari secara berurutan akan menurun kualitasnya dalam hal warna dan bentuk. (hst/hst)
Kesehatan
Stop Pakai Sanitizer Sembarangan! Ini Pilihan Aman untuk Ibu dan Bayi
Kesehatan
Langkah Praktis Jaga Lingkungan Rumah Tetap Higienis Setiap Hari! Sanitizing Water Jadi Solusi Tepat
Kesehatan
Sering Pusing Saat Puasa Ramadan? Saatnya Pantau Tekanan Darah Sendiri dengan Tensimeter Pergelangan
Kesehatan
Rahasia Kenyang Lebih Lama Saat Puasa! Chia Seed Bantu Kamu Lebih Kuat dan Buka Puasa Lebih Seimbang
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
EVOPET Hadirkan Kemasan Life Cat & Ori Cat, Protein Lebih Maksimal
Viral Wanita Hobi Dandan, Kamarnya Justru Penuh Sampah dan Bau Busuk
Viral Penyewa Rumah Kabur Tinggalkan Gunungan Sampah dan Tunggakan
Mulai Hidup Sehat, Awali dengan Dispenser BPA Free
Ini 4 Cara Hemat Energi Saat Mencuci agar Listrik Tetap Irit
Most Popular
1
YouTuber Cantik Curhat Rasanya Dipacari Idola KPop, Penuh Tekanan Emosional
2
Kekecewaan Putri Inggris Terhadap Ayahnya yang Terlibat Skandal Seks Epstein
3
Strategi Batik Keris Tetap Relevan di Setiap Generasi Bersama Shopee
4
Potret Cantik Alyssa Daguise Tasyakuran 7 Bulanan Kehamilan, Pakai Gamis Mewah
5
Kim Seon Ho Dihapus dari Iklan La Roche-Posay Usai Dugaan Penghindaran Pajak
MOST COMMENTED











































