Dekorasi Rumah Mungil
4 Kunci Utama Menata Ruangan Sempit dari Desainer Interior Diana Nazir
Hestianingsih - wolipop
Jumat, 10 Jun 2016 12:50 WIB
Jakarta
-
Semakin terbatasnya lahan untuk perumahan, membuat bangunan rumah sekarang ini semakin banyak yang minimalis dan berukuran kecil. Ruangan pun menjadi terbatas sehingga membuat penghuninya harus memutar otak agar tetap nyaman ditinggali tanpa terkesan sempit.
Desainer interior Diana Nazir mengungkapkan, ada empat komponen utama yang harus diperhatikan dalam penataan ruangan kecil. Pemilihan warna; pencahayaan; furnitur dan pajangan. Berikut tipsnya yang dipaparkan Diana, saat berbincang dengan Wolipop di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
1. Jangan Gunakan Warna Kontras
"Kalau ruangan kecil jangan membuat sesuatu yang kontras terlalu besar. Kontras dalam arti warnanya. Jadi jangan satu dindingnya merah, satu dindingnya biru lalu lantainya beda warna lagi," ujar wanita yang telah berkecimpung di dunia desain interior sejak 25 tahun lalu ini.
Ia menyarankan untuk menggunakan satu tema warna saja, namun dengan tone yang berbeda. Pilih satu warna sebagai warna keseluruhan dan warna lainnya sebagai aksen. Misalnya jika Anda memilih biru sebagai tema, gunakan warna biru muda sebagai warna utama dan biru tua untuk aksen. Misalnya aksen garis, list pada jendela atau motif-motif pemanis ruangan. Trik ini akan membuat ruangan tampak lebih besar.
2. Manfaatkan Pencahayaan Alami
Ruangan kecil akan terlihat lebih luas apabila Anda memanfaatkan penerangan alami. Maka dari itu Diana menyarankan untuk memperbanyak jendela. Selain membuat ruangan tidak terlihat sempit dan sumpek, juga dapat menyegarkan suasana ruangan.
"Kalau memakai lighting, usahakan buat lampu yang bisa di-adjust artinya bisa diatur cahayanya sesuai kebutuhan," tutur Diana.
3. Furnitur Simpel
Hindari furnitur dengan banyak detail karen selain mempersempit ruang gerak, juga bisa berbahaya bagi penghuni yang tinggal. Diana menerangkan, desain furnitur untuk ruangan sempit haruslah ergonomis. Yakni fungsional, aman, sehat, nyaman dan efisien.
"Ergonomis termasuk dalam detail tidak boleh membahayakan orang yang tinggal. Hindari furnitur dengan sudut-sudut yang tajam," ujarnya.
Pilihlah furnitur atau meja dengan ujung-ujung yang membulat atau berbentuk oval. Jika memungkinkan belilah furnitur yang multifungsi. Misalnya meja makan dengan laci-laci di bawahnya untuk menyimpan peralatan makan atau dapur. Sehingga Anda tidak perlu menempatkan kabinet atau lemari di dapur. Bisa juga meja ruang tamu dengan rak di bagian bawahnya untuk menaruh buku, atau tempat tidur yang dilengkapi rak geser.
4. Aksesori Secukupnya
Hindari memilih aksesori yang banyak menyita ruangan dan mengganggu gerakan Anda maupun anggota keluarga lainnya di rumah. Sebagai alternatif, Anda bisa membuat ruang khusus di dinding yang lebih menjorok ke dalam untuk menaruh pajangan rumah untuk menghemat tempat.
"Tiba-tiba pasang patung besar-besar yang tangannya kemana-mana. Jangan. Kita adjust saja mungkin buat hiasan built-in yang rata di dinding. Akan lebih bagus, kita juga tidak terganggu secara fisik," pungkas Diana. (hst/hst)
Desainer interior Diana Nazir mengungkapkan, ada empat komponen utama yang harus diperhatikan dalam penataan ruangan kecil. Pemilihan warna; pencahayaan; furnitur dan pajangan. Berikut tipsnya yang dipaparkan Diana, saat berbincang dengan Wolipop di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
1. Jangan Gunakan Warna Kontras
"Kalau ruangan kecil jangan membuat sesuatu yang kontras terlalu besar. Kontras dalam arti warnanya. Jadi jangan satu dindingnya merah, satu dindingnya biru lalu lantainya beda warna lagi," ujar wanita yang telah berkecimpung di dunia desain interior sejak 25 tahun lalu ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
2. Manfaatkan Pencahayaan Alami
Ruangan kecil akan terlihat lebih luas apabila Anda memanfaatkan penerangan alami. Maka dari itu Diana menyarankan untuk memperbanyak jendela. Selain membuat ruangan tidak terlihat sempit dan sumpek, juga dapat menyegarkan suasana ruangan.
"Kalau memakai lighting, usahakan buat lampu yang bisa di-adjust artinya bisa diatur cahayanya sesuai kebutuhan," tutur Diana.
3. Furnitur Simpel
Hindari furnitur dengan banyak detail karen selain mempersempit ruang gerak, juga bisa berbahaya bagi penghuni yang tinggal. Diana menerangkan, desain furnitur untuk ruangan sempit haruslah ergonomis. Yakni fungsional, aman, sehat, nyaman dan efisien.
"Ergonomis termasuk dalam detail tidak boleh membahayakan orang yang tinggal. Hindari furnitur dengan sudut-sudut yang tajam," ujarnya.
Pilihlah furnitur atau meja dengan ujung-ujung yang membulat atau berbentuk oval. Jika memungkinkan belilah furnitur yang multifungsi. Misalnya meja makan dengan laci-laci di bawahnya untuk menyimpan peralatan makan atau dapur. Sehingga Anda tidak perlu menempatkan kabinet atau lemari di dapur. Bisa juga meja ruang tamu dengan rak di bagian bawahnya untuk menaruh buku, atau tempat tidur yang dilengkapi rak geser.
![]() |
4. Aksesori Secukupnya
Hindari memilih aksesori yang banyak menyita ruangan dan mengganggu gerakan Anda maupun anggota keluarga lainnya di rumah. Sebagai alternatif, Anda bisa membuat ruang khusus di dinding yang lebih menjorok ke dalam untuk menaruh pajangan rumah untuk menghemat tempat.
"Tiba-tiba pasang patung besar-besar yang tangannya kemana-mana. Jangan. Kita adjust saja mungkin buat hiasan built-in yang rata di dinding. Akan lebih bagus, kita juga tidak terganggu secara fisik," pungkas Diana. (hst/hst)
Olahraga
Review Senar Tenis Dunlop New S-Gut: Seimbang antara Durabilitas & Harga
Fashion
Converse Chuck 70 Ox Black/White, Pilihan Simpel buat Tampil Keren
Perawatan dan Kecantikan
Laneige Lip Glowy Balm Pink Supernova, Solusi Bibir Lembap & Glowing
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Sehat Pakai Philips Airfryer, Lebih Hemat Listrik!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
TikTok Viral Verificator
Viral 2,5 Juta Views! Wanita Curhat Hidup di Keluarga Hoarding, Bikin Stres
Belajar Crochet dari Nol di Jakarta! Seru Membuat Chunky Bag di Workshop Ini
Penyebab Mesin Cuci Bergetar Kencang Saat Mengeringkan Baju
Workshop Crochet Sambil Healing di Jakarta Lewat Workshop One Stitch at the Time
4 Tips Pilih Alat Elektronik Supaya Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak
Most Popular
1
Bayi Pertama Lahir Setelah 17 Tahun, Satu Desa Gelar Spanduk Ucapkan Selamat
2
Profil Wang Churan, Aktris Drama China yang Kecantikannya Viral
3
5 Potret dan Fakta Arabella Stanton, Pemeran Hermione di Serial Harry Potter
4
Taylor Swift dan Travis Kelce Diserang Influencer 'Gila', Mengaku Punya Misi
5
Most Popular Sepekan: 'Soft Living' Tren di Kalangan Milienial karena Burnout
MOST COMMENTED













































