Unik, Cangkir Teh Antik Khusus untuk Pria Berkumis
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 28 Mei 2015 10:36 WIB
Jakarta
-
Cangkir bukan sekadar wadah untuk menikmati teh maupun kopi. Bagi beberapa orang, cangkir teh merupakan benda istimewa yang memiliki nilai seni tersendiri. Desain cangkir teh pun bisa dikreasikan secara unik baik dari segi motif, bentuk maupun detail di bagian pinggirnya.
Ketika menyambangi galeri cangkir teh Mamitoko, Wolipop menemukan sebuah cangkir yang cukup unik. Menurut sang pemilik Desiree Sitompoel, cangkir tersebut dibuat khusus untuk pria berkumis.
"Ini cangkir untuk orang yang punya kumis jadi saat minum teh airnya tidak menempel di kumis," ujar Desiree yang merupakan kolektor cangkir teh, saat berbincang dengan Wolipop di galerinya, Jl. Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2015).
Baca juga: 50 Inspirasi Gaun Pengantin 2015
Bentuknya sebenarnya tidak jauh berbeda dari cangkir teh pada umumnya. Namun di permukaan cangkir terdapat lempengan logam mirip plat, yang menyerupai bentuk kumis. Lempengan tersebut yang mencegah air teh mengenai kumis ketika diminum.
Cangkir unik ini pun menjadi salah satu favorit Desiree di antara ribuan koleksi lainnya, karena keunikannya. Cangkir yang didominasi warna biru tua dan emas tersebut merupakan buatan Jerman.
Menurut wanita yang juga berprofesi sebagai pelukis ini, kebanyakan cangkir 'berkumis' ini memang diproduksi di Jerman. Ia sendiri mendapatkannya saat traveling dan hanya memiliki satu set (cangkir dan piring tatakan) di galerinya.
"Banyakan dari Jerman karena pria-pria di sana memang suka memelihara kumis," tutur Desiree.
(Hestianingsih/Ferdy Thaeras)
Ketika menyambangi galeri cangkir teh Mamitoko, Wolipop menemukan sebuah cangkir yang cukup unik. Menurut sang pemilik Desiree Sitompoel, cangkir tersebut dibuat khusus untuk pria berkumis.
"Ini cangkir untuk orang yang punya kumis jadi saat minum teh airnya tidak menempel di kumis," ujar Desiree yang merupakan kolektor cangkir teh, saat berbincang dengan Wolipop di galerinya, Jl. Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2015).
Baca juga: 50 Inspirasi Gaun Pengantin 2015
Bentuknya sebenarnya tidak jauh berbeda dari cangkir teh pada umumnya. Namun di permukaan cangkir terdapat lempengan logam mirip plat, yang menyerupai bentuk kumis. Lempengan tersebut yang mencegah air teh mengenai kumis ketika diminum.
Cangkir unik ini pun menjadi salah satu favorit Desiree di antara ribuan koleksi lainnya, karena keunikannya. Cangkir yang didominasi warna biru tua dan emas tersebut merupakan buatan Jerman.
Menurut wanita yang juga berprofesi sebagai pelukis ini, kebanyakan cangkir 'berkumis' ini memang diproduksi di Jerman. Ia sendiri mendapatkannya saat traveling dan hanya memiliki satu set (cangkir dan piring tatakan) di galerinya.
"Banyakan dari Jerman karena pria-pria di sana memang suka memelihara kumis," tutur Desiree.
(Hestianingsih/Ferdy Thaeras)
Makanan & Minuman
Nasi Putih Langsung Ludes! Sambal Viral Ini Bikin Sahur dan Makan Jadi Nambah Terus
Makanan & Minuman
Bingung Cari Parcel Lebaran yang Berkesan? 2 Hampers Makanan Premium Ini Bisa Jadi Hadiah Spesial Idulfitri!
Olahraga
Celana Olahraga Wanita Ini Nyaman Banget Dipakai Gym, Yoga, Bahkan Lari!
Olahraga
Perlengkapan Wajib Pemain Tenis! Bikin Grip Raket Makin Mantap dan Peralatan Tetap Tertata Rapi
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rekomendasi Kegiatan Seru di Jakarta! Belajar Bordir ala Jepang Bareng Expert
Hadir Kembali! Workshop Seni Bordir Jepang yang Cocok untuk Pemula
AZKO Kembangkan Smart Home SYNC untuk Keamanan Rumah Saat Mudik Lebaran
Lagi Hits! Workshop Korean Flower Arrangement, Bikin Buket Estetik ala Korea
Rangkai Buket Cantik ala Korea di Workshop Korean Flower Arrangement
Most Popular
1
Gaya Aaliyah Massaid Tampil Natural Pakai Piyama di Hari Ultah ke-24
2
Foto: Eileen Gu Bak Malaikat Jatuh dari Langit, Pakai Gaun Bersayap di Paris
3
7 Potret Cantik Amanda Rigby, Aktris yang Ramai Dijodohkan dengan Andre Taulany
4
Ramalan Zodiak 10 Maret: Cancer Jangan Egois, Virgo Harus Jujur
5
Ramalan Zodiak 10 Maret: Taurus Lagi Panas, Aries Tetap Sabar
MOST COMMENTED











































