6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Saat Membersihkan Rumah
Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 08 Agu 2013 13:05 WIB
Jakarta
-
Sebagian wanita sering melakukan kesalahan yang seharusnya dihindari ketika membersihkan perlengkapan rumah tangga. Sebagai contoh, menggosok tumpahan teh atau kopi di karpet agar lekas hilang. Hal ini bisa membuat noda menempel, bulu karpet rusak, dan berbekas. Sebaiknya hindari kesalahan tersebut supaya perlengkapan rumah tidak semakin kotor dan cepat rusak.
"Sebaiknya sadari kesalahan saat sedang membersihkan perabotan rumah agar peralatan tersebut tidak cepat rusak. Lebih baik mencegah kerusakan daripada memperbaikinya," ujar Daron Tandberg, pemilik White Glove Cleaning Services di Yakima, Washington.
Berikut enam kesalahan yang sering dilakukan wanita saat membersihkan rumah seperti yang dikutip dari Womansday:
1. Langsung menggosok minuman tumpah di karpet
Saat minuman seperti sirup atau soft drink tumpah ke karpet, wanita seringkali langsung membersihkannya dengan cara menggosok tumpahan tersebut. Cara ini sebaiknya dihindari karena bisa merusak bulu pada karpet serta meninggalkan bekas noda yang sulit hilang. Cara tepat untuk membersihkannya dengan mengambil sendok dan mengangkat tumpukan air yang tumpah ke dalam gelas kotor. Kemudian ambil lap berbahan handuk, letakkan di atas tumpahan hingga air menyerap ke dalam kain. Tekan handuk agar air cepat meresap ke dalamnya. Setelah itu, ambil produk khusus membersihkan karpet dan bersihkan dengan kain secara perlahan. Pastikan produk tersebut tidak akan memudarkan warna karpet Anda.
2. Membersihkan jendela saat cuaca sedang panas
Membersihkan jendela saat cuaca sedang terik di siang hari juga harus dihindari. "Panas matahari membuat kaca cepat kering saat dibersihkan sehingga bisa meninggalkan noda goresan pada kaca," tutur Liz Trotter, pemilik American Maid Cleaning di Olympia, Washington.
Waktu terbaik membersihkan kaca adalah saat cuaca berawan dan tidak terlalu panas. Tuangkan sabun khusus kaca jendela ke permukaan kaca, diamkan sekitar satu menit. Kemudian gosok secara perlahan menggunakan spons yang anti lengket. Hindari memakai spons kasar yang bisa membuat kaca lecet.
3. Memakai larutan cuka lemon untuk membersihkan segala perabotan rumah tangga
Tidak sedikit wanita yang berpikir bahwa air lemon bisa membersihkan semua jenis perabotan rumah tangga. Mungkin air lemon bagus untuk pembersihan fiberglass, lantai, atau bahan alumunium tapi tidak dengan peralatan yang berasal bebatuan. Air asam lemon bisa merusak permukaan benda yang berasal dari batu asli. Untuk itu, saat Anda ingin membersihkan pajangan yang terbuat dari batu sebaiknya memakai produk khusus yang memang dirancang untuk membersihkannya.
4. Penggunaan spons yang salah
Anda juga perlu memperhatikan penggunaan spons. Spons berwarna kuning dengan lapisan hijau tipis perlu diperhatikan pemakaiannya. Lapisan hijau tersebut sebaiknya tidak digunakan pada benda plastik, keramik, atau barang yang mudah baret. Lapisan itu khusus untuk menggosok permukaan yang kasar seperti bawah panci atau panggangan. Bila dipakai untuk mencuci bak mandi atau benda lainnya yang memiliki permukaan halus bisa membuat barang-barang tersebut mudah rusak dan lecet.
5. Memakai produk pembersih yang berbeda-beda untuk membersihkan furnitur
Mungkin Anda merupakan orang yang tidak betah melihat sedikit debu melekat pada furnitur di rumah. Untuk itu, Anda selalu membersihkannya dengan produk pembersih yang berbeda-beda. Ini sebaiknya dihindari karena bisa membuat warna furnitur Anda cepat memudar. Tandberg mengatakan, setiap produk pembersih memiliki dosis kimia yang berbeda-beda sehingga permukaan funitur bisa cepat rusak bila dilakukan secara terus-menerus. Oleh karena itu Anda disarankan memakai cara yang sederhana saja. Cukup eteskan sedikit air bersih ke atas permukaannya kemudian usap dengan handuk halus untuk menghilangkan debu.
6. Menggunakan produk pembersih terlalu banyak
Beberapa wanita secara tidak sadar suka menyemprotkan produk pembersih terlalu banyak ke peralatan yang akan dibersihkan. Hal ini bisa membuat alat tersebut menjadi lengket dan kotor. Maka dari itu, ada baiknya bila Anda memakai produk pembersih secukupnya. Tidak lupa selalu diakhiri dengan menggosokkan kain halus ke peralatan atau benda sedang dibersihkan.
(ays/fer)
"Sebaiknya sadari kesalahan saat sedang membersihkan perabotan rumah agar peralatan tersebut tidak cepat rusak. Lebih baik mencegah kerusakan daripada memperbaikinya," ujar Daron Tandberg, pemilik White Glove Cleaning Services di Yakima, Washington.
Berikut enam kesalahan yang sering dilakukan wanita saat membersihkan rumah seperti yang dikutip dari Womansday:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat minuman seperti sirup atau soft drink tumpah ke karpet, wanita seringkali langsung membersihkannya dengan cara menggosok tumpahan tersebut. Cara ini sebaiknya dihindari karena bisa merusak bulu pada karpet serta meninggalkan bekas noda yang sulit hilang. Cara tepat untuk membersihkannya dengan mengambil sendok dan mengangkat tumpukan air yang tumpah ke dalam gelas kotor. Kemudian ambil lap berbahan handuk, letakkan di atas tumpahan hingga air menyerap ke dalam kain. Tekan handuk agar air cepat meresap ke dalamnya. Setelah itu, ambil produk khusus membersihkan karpet dan bersihkan dengan kain secara perlahan. Pastikan produk tersebut tidak akan memudarkan warna karpet Anda.
2. Membersihkan jendela saat cuaca sedang panas
Membersihkan jendela saat cuaca sedang terik di siang hari juga harus dihindari. "Panas matahari membuat kaca cepat kering saat dibersihkan sehingga bisa meninggalkan noda goresan pada kaca," tutur Liz Trotter, pemilik American Maid Cleaning di Olympia, Washington.
Waktu terbaik membersihkan kaca adalah saat cuaca berawan dan tidak terlalu panas. Tuangkan sabun khusus kaca jendela ke permukaan kaca, diamkan sekitar satu menit. Kemudian gosok secara perlahan menggunakan spons yang anti lengket. Hindari memakai spons kasar yang bisa membuat kaca lecet.
3. Memakai larutan cuka lemon untuk membersihkan segala perabotan rumah tangga
Tidak sedikit wanita yang berpikir bahwa air lemon bisa membersihkan semua jenis perabotan rumah tangga. Mungkin air lemon bagus untuk pembersihan fiberglass, lantai, atau bahan alumunium tapi tidak dengan peralatan yang berasal bebatuan. Air asam lemon bisa merusak permukaan benda yang berasal dari batu asli. Untuk itu, saat Anda ingin membersihkan pajangan yang terbuat dari batu sebaiknya memakai produk khusus yang memang dirancang untuk membersihkannya.
4. Penggunaan spons yang salah
Anda juga perlu memperhatikan penggunaan spons. Spons berwarna kuning dengan lapisan hijau tipis perlu diperhatikan pemakaiannya. Lapisan hijau tersebut sebaiknya tidak digunakan pada benda plastik, keramik, atau barang yang mudah baret. Lapisan itu khusus untuk menggosok permukaan yang kasar seperti bawah panci atau panggangan. Bila dipakai untuk mencuci bak mandi atau benda lainnya yang memiliki permukaan halus bisa membuat barang-barang tersebut mudah rusak dan lecet.
5. Memakai produk pembersih yang berbeda-beda untuk membersihkan furnitur
Mungkin Anda merupakan orang yang tidak betah melihat sedikit debu melekat pada furnitur di rumah. Untuk itu, Anda selalu membersihkannya dengan produk pembersih yang berbeda-beda. Ini sebaiknya dihindari karena bisa membuat warna furnitur Anda cepat memudar. Tandberg mengatakan, setiap produk pembersih memiliki dosis kimia yang berbeda-beda sehingga permukaan funitur bisa cepat rusak bila dilakukan secara terus-menerus. Oleh karena itu Anda disarankan memakai cara yang sederhana saja. Cukup eteskan sedikit air bersih ke atas permukaannya kemudian usap dengan handuk halus untuk menghilangkan debu.
6. Menggunakan produk pembersih terlalu banyak
Beberapa wanita secara tidak sadar suka menyemprotkan produk pembersih terlalu banyak ke peralatan yang akan dibersihkan. Hal ini bisa membuat alat tersebut menjadi lengket dan kotor. Maka dari itu, ada baiknya bila Anda memakai produk pembersih secukupnya. Tidak lupa selalu diakhiri dengan menggosokkan kain halus ke peralatan atau benda sedang dibersihkan.
(ays/fer)











































