Perhatikan 7 Hal Ini Saat Bersihkan Rumah agar Anak Tak Mudah Sakit
wolipop
Senin, 29 Jul 2013 18:38 WIB
Jakarta
-
Anak-anak, terutama di usia balita dan enam tahun ke atas rentan terkena alergi atau asthma. Reaksi tersebut bisa dipicu oleh lingkungan rumah yang tidak bersih. Untuk mengamankan anak dari kuman, bakteri dan kotoran yang menyebabkan iritasi, gatal-gatal atau sesak napas, perhatikan selalu kebersihan dan higienitas rumah. Ini benda-benda yang wajib selalu diperhatikan kebersihannya, seperti dikutip dari Gal Time.
1. Bantal
Untuk anak yang rentan terkena alergi atau asthma, pastikan menggunakan bantal tidur yang terbuat dari bahan sintetis. Bukan dari bulu atau serat tanaman yang berpotensi menimbulkan alergi. Gunakan juga sarung bantal dan selimut dengan keterangan pada labelnya bertuliskan anti-allergen atau hypoallergenic. Umumnya terbuat dari serat katun organik atau rayon.
Cuci sarung bantal minimal satu kali seminggu dan bantal dua kali setahun. Gantilah bantal setiap tiga tahun sekali untuk mencegah bakteri menumpuk dan menimbulkan gatal-gatal hingga iritasi pada anak. Tanpa bantal yang bersih, anak Anda akan tidur dengan debu, kotoran dan kuman setiap hari.
2. Tirai Kamar Mandi
Hindari penggunaan tirai mandi yang terbuat dari bahan vinyl karena cenderung mudah terkena jamur. Sebaiknya pakai tirai dari bahan nilon. Selain lebih aman, harga juga umumnya lebih terjangkau dibandingkan vinyl.
3. Sarung Sofa
Produk furnitur sekarang ini umumnya didesain menggunakan sarung sofa atau kursi, sehingga bisa dilepas untuk dicuci dan kemudian dipasang kembali. Pilihlah furnitur dengan sarung agar Anda bisa mencucinya secara berkala. Cuci sarung sofa/kursi minimal enam bulan sekali.
4. Cat
Kebanyakan orangtua ingin membuat kamar anak-anaknya terlihat menarik dengan menggunakan cat dinding warna-warni. Perhatikan cat yang Anda gunakan karena beberapa bahan kimia yang terkandung di dalamnya bisa membuat anak mudah sakit, bahkan bertahun-tahun setelah pengecatan. Pakai cat non-VOC untuk mencegah anak menghirup bau cat yang menyengat, asthma serta alergi.
5. Lantai
Ubin dari keramik atau kayu adalah pilihan ideal untuk melapisi lantai. Tapi harus di-vacuum dan dibersihkan setiap hari untuk menghilangkan kotoran dan debu. Jika ingin menggunakan karpet, pilih jenis permadani dari suede atau wool yang tidak mudah menyimpan kotoran. Jangan lupa menyedot debunya minimal satu minggu sekali.
6. Perhatikan Tempat Lembab
Benda yang terkena air terlalu lama akan menjadi lembab dan tempat bersarangnya jamur. Beri perhatian lebih pada mesin pencuci piring, wastafel dan kulkas yang cenderung mudah jadi tempat berkembangnya jamur. Periksa juga toilet dan shower di kamar mandi anak untuk memastikan dibersihkan secara teratur.
7. Hewan Peliharaan
Jika punya hewan peliharaan seperti anjing, kucing atau binatang berbulu lainnya, jangan pernah izinkan mereka naik tempat tidur terutama jika ada anak. Beri pengertian pada anak kalau membawa hewan peliharaan ke tempat tidur bisa membuat sakit. Agar kebersihannya terjaga dan tidak menyebarkan penyakit atau kuman, hewan peliharaan harus dimandikan secara berkala, minimal dua kali seminggu.
(hst/eny)
1. Bantal
Untuk anak yang rentan terkena alergi atau asthma, pastikan menggunakan bantal tidur yang terbuat dari bahan sintetis. Bukan dari bulu atau serat tanaman yang berpotensi menimbulkan alergi. Gunakan juga sarung bantal dan selimut dengan keterangan pada labelnya bertuliskan anti-allergen atau hypoallergenic. Umumnya terbuat dari serat katun organik atau rayon.
Cuci sarung bantal minimal satu kali seminggu dan bantal dua kali setahun. Gantilah bantal setiap tiga tahun sekali untuk mencegah bakteri menumpuk dan menimbulkan gatal-gatal hingga iritasi pada anak. Tanpa bantal yang bersih, anak Anda akan tidur dengan debu, kotoran dan kuman setiap hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hindari penggunaan tirai mandi yang terbuat dari bahan vinyl karena cenderung mudah terkena jamur. Sebaiknya pakai tirai dari bahan nilon. Selain lebih aman, harga juga umumnya lebih terjangkau dibandingkan vinyl.
3. Sarung Sofa
Produk furnitur sekarang ini umumnya didesain menggunakan sarung sofa atau kursi, sehingga bisa dilepas untuk dicuci dan kemudian dipasang kembali. Pilihlah furnitur dengan sarung agar Anda bisa mencucinya secara berkala. Cuci sarung sofa/kursi minimal enam bulan sekali.
4. Cat
Kebanyakan orangtua ingin membuat kamar anak-anaknya terlihat menarik dengan menggunakan cat dinding warna-warni. Perhatikan cat yang Anda gunakan karena beberapa bahan kimia yang terkandung di dalamnya bisa membuat anak mudah sakit, bahkan bertahun-tahun setelah pengecatan. Pakai cat non-VOC untuk mencegah anak menghirup bau cat yang menyengat, asthma serta alergi.
5. Lantai
Ubin dari keramik atau kayu adalah pilihan ideal untuk melapisi lantai. Tapi harus di-vacuum dan dibersihkan setiap hari untuk menghilangkan kotoran dan debu. Jika ingin menggunakan karpet, pilih jenis permadani dari suede atau wool yang tidak mudah menyimpan kotoran. Jangan lupa menyedot debunya minimal satu minggu sekali.
6. Perhatikan Tempat Lembab
Benda yang terkena air terlalu lama akan menjadi lembab dan tempat bersarangnya jamur. Beri perhatian lebih pada mesin pencuci piring, wastafel dan kulkas yang cenderung mudah jadi tempat berkembangnya jamur. Periksa juga toilet dan shower di kamar mandi anak untuk memastikan dibersihkan secara teratur.
7. Hewan Peliharaan
Jika punya hewan peliharaan seperti anjing, kucing atau binatang berbulu lainnya, jangan pernah izinkan mereka naik tempat tidur terutama jika ada anak. Beri pengertian pada anak kalau membawa hewan peliharaan ke tempat tidur bisa membuat sakit. Agar kebersihannya terjaga dan tidak menyebarkan penyakit atau kuman, hewan peliharaan harus dimandikan secara berkala, minimal dua kali seminggu.
(hst/eny)
Pakaian Wanita
Anti Gerah! Rapika Biang Hijab Cool Bikin Adem & Wangi Awet hingga 7 Hari
Olahraga
Dunlop Pro Padel Balls: Bola Padel Berkualitas dengan Pantulan Stabil
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Pembersih Kewanitaan untuk Atasi Gatal dan Keputihan
Elektronik & Gadget
Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak, Ini Rekomendasi Air Cooler Terbaik
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Belajar Crochet dari Nol di Jakarta! Seru Membuat Chunky Bag di Workshop Ini
Penyebab Mesin Cuci Bergetar Kencang Saat Mengeringkan Baju
Workshop Crochet Sambil Healing di Jakarta Lewat Workshop One Stitch at the Time
4 Tips Pilih Alat Elektronik Supaya Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak
Tips Mencuci Bedcover dan Gorden Besar di Mesin Cuci Jelang Lebaran
Most Popular
1
Kisah Yao Anna Putri CEO Huawei Tinggalkan Hidup 'Princess' Demi Jadi Aktris
2
10 Potret Seragam Lebaran Keluarga Artis, Mahalini Setia dengan Nuansa Entik
3
Eks Ratu Tenis Anna Kournikova Unggah Foto Keluarga Pasca Lahiran di Usia 44
4
Sinopsis Backtrace, Film Sylvester Stallone di Bioskop Trans TV Hari Ini
5
Lebaran Jadi Momen Maaf-Maafan, Ini Cara Minta Maaf Sesuai Zodiak (Part 2)
MOST COMMENTED











































