Ukiran & Tenun Jadi Tren Furnitur & Desain Interior 2013
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 11 Feb 2013 11:07 WIB
Jakarta
-
Ukiran, tenun, anyaman dan segala bentuk kerajinan tangan akan banyak disukai dalam pemilihan furnitur serta desain interior tahun ini. Tren yang oleh para pakar di dunia arsitek dan tata ruang disebut sebagai 'slow design' ini, mengikuti selera masyarakat yang kini mengutamakan selebrasi dalam sebuah proses pembuatan produk.
"Bentuk-bentuk furniture dan aksesori rumah menghindari yang terlalu seolah-olah dicetak dengan mesin. Bentuk-bentuknya unik, tidak seragam, lebih natural," tutur Irvan Noe'man, desainer interior dan grafis dalam talkshow Furniture Trend and Interior Design 2013 di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Irvan menuturkan, orang kini ingin kembali menikmati kehidupan dengan lebih nyaman. Kesadaran akan lingkungan pun meningkat yang menyebabkan tren eco-living menjadi booming.
Warna-warna alam akan mendominasi. Sementara aksesori rumah, furnitur serta properti akan didominasi rotan serta tenun. Begitu juga dengan ulir dan anyaman.
"Tidak peduli material apa yang digunakan, yang terpenting adalah proses (pembuatan)nya," tambah Irvan.
Hal ini terlihat dari mulai bermunculannya properti dan ornamen rumah yang banyak terinspirasi dari kerajinan tangan manusia. Misalnya saja tenun pada wallpaper, motif tenun ikat pada sofa dan sarung bantal, dan sebagainya.
Selera estetika pun mengalami perubahan. Jika umumnya orang menyukai unsur bunga pada penataan rumah, kini hiasan dengan gambar dan bentuk tanaman pangan yang mulai difavoritkan.
(hst/hst)
"Bentuk-bentuk furniture dan aksesori rumah menghindari yang terlalu seolah-olah dicetak dengan mesin. Bentuk-bentuknya unik, tidak seragam, lebih natural," tutur Irvan Noe'man, desainer interior dan grafis dalam talkshow Furniture Trend and Interior Design 2013 di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Irvan menuturkan, orang kini ingin kembali menikmati kehidupan dengan lebih nyaman. Kesadaran akan lingkungan pun meningkat yang menyebabkan tren eco-living menjadi booming.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak peduli material apa yang digunakan, yang terpenting adalah proses (pembuatan)nya," tambah Irvan.
Hal ini terlihat dari mulai bermunculannya properti dan ornamen rumah yang banyak terinspirasi dari kerajinan tangan manusia. Misalnya saja tenun pada wallpaper, motif tenun ikat pada sofa dan sarung bantal, dan sebagainya.
Selera estetika pun mengalami perubahan. Jika umumnya orang menyukai unsur bunga pada penataan rumah, kini hiasan dengan gambar dan bentuk tanaman pangan yang mulai difavoritkan.
(hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Nggak Perlu Foundation Mahal! 3 Cushion Ini Bikin Wajah Flawless, Tahan Lama, dan Anti Cakey Seharian
Kesehatan
Anak Susah Makan Bikin Mama Pusing? Ini 2 Suplemen Andalan Biar Nafsu Makan Balik Lagi!
Kesehatan
Sakit Kepala & Nyeri Otot Datang Tiba-Tiba? Ini 2 Obat Andalan yang Wajib Ada di Rumah!
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Stylish, Inilah Rekomendasi Spatula Set Wajib Punya di Dapur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
TikTok Viral Verificator
Viral Kamar dan Tempat Tidur Penuh Sampah, Identitas Penghuninya Bikin Kaget
Kenali Manfaat Lime dan Lemon untuk Kebersihan Peralatan Dapur
Kenapa Lime dan Lemon Sering Dipakai untuk Bersih-bersih Rumah?
5 Cara Mengatasi Mesin Cuci Bocor dari Bagian Bawah
4 Keunggulan AC Inverter SANKEN, Hemat Listrik-Senyap Maksimal
Most Popular
1
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
2
Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami
3
Gaya Mahalini Liburan di Jepang, Padu Padan Rok & Celana Pendek yang Stylish
4
Foto Jennifer Bachdim & Putrinya Nyuci Baju di Amerika Disorot, Pakai Bathtub
5
Aksi Edit Foto Terbongkar, Influencer Tempel Wajah ke Tubuh Orang Lain
MOST COMMENTED











































