Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tips Agar Tidak Repot Urus Rumah Saat Ditinggal Pembantu Mudik

wolipop
Kamis, 16 Agu 2012 08:59 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Idul Fitri sebentar lagi tiba. Semua umat Muslim pun bersuka cita menyambut datangnya hari istimewa ini, tak terkecuali para asisten rumah tangga atau pembantu.

Momen Lebaran biasanya dijadikan kesempatan bagi mereka untuk mudik demi bertemu dengan sanak saudara di kampung halaman. Kendala saat pembantu mudik, adalah kita harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri. Repot? Tentu saja, tapi bagaimanapun jika kita harus memberi kesempatan mereka untuk ikut merasakan indahnya kebersamaan di Hari Raya.

Pembantu mudik, tak perlu panik. Ini beberapa solusi yang bisa Anda lakukan agar pekerjaan rumah tangga lebih ringan saat rumah 'ditinggal' pengurusnya. Semoga bermanfaat!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Berbagi Tugas Rumah Tangga dengan Anak & Suami
Mulailah mendelegasikan tugas membersihkan dan membereskan rumah dengan suami dan anak sebelum asisten rumah tangga mudik. Tujuannya agar mereka lebih terbiasa bekerja begitu ditinggal pembantu pulang kampung untuk berlebaran. Serahkan tugas-tugas ringan seperti mengelap kaca dan membereskan ruang tamu kepada anak-anak (jika sudah berumur cukup dewasa antara 6-10 tahun). Bisa juga meminta mereka membantu Anda memasak sesekali.

Suami sebaiknya diberikan tugas yang sifatnya mekanis atau membutuhkan tenaga ekstra. Misalnya membersihkan kamar mandi, bak cuci piring, membuang sampah, mencuci mobil dan menyiram tanaman. Sementara Anda sebagai ibu rumah tangga, bisa mencuci pakaian, menyetrika, memasak dan mencuci piring.

2. Laundry Kiloan
Karena sudah terlalu repot mengurus keperluan Lebaran, belum lagi harus bersilaturahmi ke rumah tetangga, kerabat atau teman, cucian pakaian seringkali terabaikan. Akibatnya, pakaian kotor menumpuk dan membuat rumah terlihat berantakan Untuk lebih meringankan pekerjaan rumah tangga, Anda bisa menggunakan jasa laundry kiloan. Sebaiknya mengambil layanan paket laundry sekaligus setrika. Kumpulkan baju-baju kotor maksimal satu minggu, lalu antarkan ke tempat laundry. Pakaian bersih, harum, dan siap untuk dipakai tanpa harus repot.

3. Makan di Restoran atau Pakai Jasa Antar Makanan
Jatah liburan kantor di Hari Raya umumnya satu-dua hari, atau paling lama satu minggu. Saat Anda dan suami sudah harus masuk kerja, sementara pembantu kembali dari mudik, biasanya tak punya banyak waktu untuk memasak. Dengan memasak, cucian piring juga bertambah banyak dan tugas rumah tangga pun jadi terasa makin berat.

Tak ada salahnya jika sementara waktu Anda dan keluarga makan di luar. Selain lebih praktis, seluruh anggota keluarga juga jadi lebih akrab. Solusi lainnya adalah menggunakan jasa antar makanan, baik itu berupa katering atau dari resto yang menyediakan layanan pesan antar. Agar lebih hemat, sebaiknya langganan katering sekaligus untuk satu atau dua minggu karena biasanya lebih murah.

4. Menyewa Pembantu Infal
Masih terlalu sulit untuk melakukan pekerjaan rumah tangga sendirian? Solusi terakhirnya adalah menyewa jasa pembantu dadakan, atau lebih populernya pembantu infal. Jenis pembantu ini biasanya dibayar harian, mulai dari Rp 80ribu hingga Rp 100ribu, tergantung banyaknya tugas yang harus dikerjakan.

Umumnya, pembantu infal disalurkan oleh yayasan. Menjelang Lebaran, biasanya permintaan akan pembantu infal membludak. Untuk itu, sebaiknya Anda sudah memesan jasa pembantu infal pada penyalur minimal satu bulan sebelum Hari Raya. Sehingga dia bisa membantu Anda di saat yang benar-benar dibutuhkan; biasanya seminggu sebelum dan setelah Lebaran.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads