5 Faktor yang Harus Diutamakan Saat Membeli Rumah
wolipop
Senin, 02 Apr 2012 09:05 WIB
Jakarta
-
Membeli rumah merupakan keputusan yang cukup penting dan besar dalam hidup. Di dalamnya, kita akan tinggal bersama orang-orang tercinta dan menghabiskan sebagian besar waktu dalam hidup. Untuk itu, memilih rumah tidak bisa sembarangan, harus dilakukan pemikiran yang matang dan investigasi yang mendalam.
Dari sekian banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, ini empat faktor terpenting yang wajib Anda utamakan saat membeli rumah, seperti dilansir Helium dan About.
1. Lokasi, Lokasi, Lokasi
Tiga hal pertama yang harus diperhatikan saat akan membeli rumah adalah lokasi, lokasi dan lokasi. Anda bisa tinggal di rumah yang bukan merupakan rumah idaman sekalipun jika Anda dan keluarga menyukai lingkungannya dan cocok dengan para tetangga. Untuk urusan rumah yang kurang sempurna, Anda bisa merenovasinya tapi jika sudah menyangkut lingkungan, Anda tentu tak bisa mengubahnya. Saat mencari rumah, pertimbangkan kemudahan akses ke tempat kerja dan sekolah anak-anak, keramah tamahan tetangga, bagaimana posisi rumah, kegiatan di lingkungan, lalu lintas, akses ke taman, tempat belanja juga transportasi publik.
2. Harga
Tidak hanya harga rumah, tapi juga biaya yang dikeluarkan selama proses jual beli rumah dan setelah Anda menempatinya. Mulai dari biaya pengurusan akta jual beli, sertifikat hak milik, biaya notaris, biaya balik nama (misalnya membeli rumah dari orang lain), pajak bumi dan bangunan, hipotek (jika ada) dan lain sebagainya. Pastikan bujet Anda cukup untuk semua biaya tersebut. Jadi saat membeli rumah, jangan hanya memperhatikan harga fisik yang terpampang tapi juga biaya-biaya yang berkaitan dengan pengurusan hukum.
3. Nilai Properti di Masa Sekarang dan Mendatang
Perhatikan apakah ada prospek harga rumah akan melambung tinggi di masa mendatang? Atau stagnan dan bahkan menurun? Apakah lokasi rumah tersebut berpotensi terkena penggusuran dari proyek pemerintah? Jika ya, berapa kira-kira besar ganti rugi yang akan diberikan (jika rumah harus digusur karena pembangunan jalan tol, dan sebagainya). Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang hal tersebut agar Anda tidak merugi. Bila kira-kira ke depannya akan lebih banyak dampak negatif daripada positif, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk membeli rumah tersebut dan cari yang lebih prospektif dijadikan investasi jangka panjang.
4. Kondisi Tanah Tempat Rumah Dibangun
Perhatikan struktur bangunan, apakah dikerjakan oleh perusahaan konstruksi yang bereputasi tinggi? Fokuskan juga perhatian pada medan bangunan, apakah tanahnya cukup stabil dan tidak mengandung lumpur atau faktor-faktor lingkungan lain yang bisa berdampak buruk pada ketahanan bangunan rumah di masa-masa mendatang? Tanah seperti apa yang berada di bawah bangunan? Anda mungkin juga perlu mengecek kondisi tanah jika berencana membuat kebun di dalam pekarangan rumah. Periksa apakah ada racun atau zat kimia berbahaya yang mungkin terkandung di dalam tanah. Hal ini cukup penting, terutama jika ada anggota keluarga yang mudah alergi atau punya masalah kesehatan.
5. Fasilitas Umum di Sekitar Rumah
Bila Anda pasangan yang baru menikah dan berencana punya anak, pertimbangkan lokasi taman bermain dan sekolah. Apakah rumah Anda cukup dekat dan terjangkau dengan lembaga pendidikan? Hal ini penting dipikirkan untuk kemudahan dan keamanan balita atau anak usia TK dan SD agar tidak terlalu jauh saat bersekolah. Pertimbangkan juga kemudahan transportasi, sebaiknya rumah berada di lokasi yang dilewati atau dekat dengan transportasi publik, atau minimal aksesnya mudah dicapai.
(hst/kik)
Dari sekian banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, ini empat faktor terpenting yang wajib Anda utamakan saat membeli rumah, seperti dilansir Helium dan About.
1. Lokasi, Lokasi, Lokasi
Tiga hal pertama yang harus diperhatikan saat akan membeli rumah adalah lokasi, lokasi dan lokasi. Anda bisa tinggal di rumah yang bukan merupakan rumah idaman sekalipun jika Anda dan keluarga menyukai lingkungannya dan cocok dengan para tetangga. Untuk urusan rumah yang kurang sempurna, Anda bisa merenovasinya tapi jika sudah menyangkut lingkungan, Anda tentu tak bisa mengubahnya. Saat mencari rumah, pertimbangkan kemudahan akses ke tempat kerja dan sekolah anak-anak, keramah tamahan tetangga, bagaimana posisi rumah, kegiatan di lingkungan, lalu lintas, akses ke taman, tempat belanja juga transportasi publik.
2. Harga
Tidak hanya harga rumah, tapi juga biaya yang dikeluarkan selama proses jual beli rumah dan setelah Anda menempatinya. Mulai dari biaya pengurusan akta jual beli, sertifikat hak milik, biaya notaris, biaya balik nama (misalnya membeli rumah dari orang lain), pajak bumi dan bangunan, hipotek (jika ada) dan lain sebagainya. Pastikan bujet Anda cukup untuk semua biaya tersebut. Jadi saat membeli rumah, jangan hanya memperhatikan harga fisik yang terpampang tapi juga biaya-biaya yang berkaitan dengan pengurusan hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perhatikan apakah ada prospek harga rumah akan melambung tinggi di masa mendatang? Atau stagnan dan bahkan menurun? Apakah lokasi rumah tersebut berpotensi terkena penggusuran dari proyek pemerintah? Jika ya, berapa kira-kira besar ganti rugi yang akan diberikan (jika rumah harus digusur karena pembangunan jalan tol, dan sebagainya). Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang hal tersebut agar Anda tidak merugi. Bila kira-kira ke depannya akan lebih banyak dampak negatif daripada positif, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk membeli rumah tersebut dan cari yang lebih prospektif dijadikan investasi jangka panjang.
4. Kondisi Tanah Tempat Rumah Dibangun
Perhatikan struktur bangunan, apakah dikerjakan oleh perusahaan konstruksi yang bereputasi tinggi? Fokuskan juga perhatian pada medan bangunan, apakah tanahnya cukup stabil dan tidak mengandung lumpur atau faktor-faktor lingkungan lain yang bisa berdampak buruk pada ketahanan bangunan rumah di masa-masa mendatang? Tanah seperti apa yang berada di bawah bangunan? Anda mungkin juga perlu mengecek kondisi tanah jika berencana membuat kebun di dalam pekarangan rumah. Periksa apakah ada racun atau zat kimia berbahaya yang mungkin terkandung di dalam tanah. Hal ini cukup penting, terutama jika ada anggota keluarga yang mudah alergi atau punya masalah kesehatan.
5. Fasilitas Umum di Sekitar Rumah
Bila Anda pasangan yang baru menikah dan berencana punya anak, pertimbangkan lokasi taman bermain dan sekolah. Apakah rumah Anda cukup dekat dan terjangkau dengan lembaga pendidikan? Hal ini penting dipikirkan untuk kemudahan dan keamanan balita atau anak usia TK dan SD agar tidak terlalu jauh saat bersekolah. Pertimbangkan juga kemudahan transportasi, sebaiknya rumah berada di lokasi yang dilewati atau dekat dengan transportasi publik, atau minimal aksesnya mudah dicapai.
(hst/kik)
Makanan & Minuman
Ide Minuman Segar untuk Buka Puasa, Praktis Dibuat di Rumah
Pakaian Wanita
Tren Gamis Bini Orang Viral! 3 Rekomendasi Cantik yang Banyak Dilirik untuk Lebaran 2026
Home & Living
Rekomendasi Pisau Dapur Multifungsi! Tajam dan Praktis untuk Masak Menu Sehari-hari
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Lembab dan Terlindungi dengan 3 Lip Balm SPF yang Wajib Ada di Tas Kamu!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rekomendasi Kegiatan Seru di Jakarta! Belajar Bordir ala Jepang Bareng Expert
Hadir Kembali! Workshop Seni Bordir Jepang yang Cocok untuk Pemula
AZKO Kembangkan Smart Home SYNC untuk Keamanan Rumah Saat Mudik Lebaran
Lagi Hits! Workshop Korean Flower Arrangement, Bikin Buket Estetik ala Korea
Rangkai Buket Cantik ala Korea di Workshop Korean Flower Arrangement
Most Popular
1
Potret Cantik Ayu Kynbraten, Semifinalis Miss Norwegia Keturunan Indonesia
2
Wanita Ini Kaget, Ibunya yang Sudah Wafat Tercatat Menikah dengan Pamannya
3
Kisah Mualaf Samanta Elsener, Adik Darius Sinathrya Temukan Damai Lewat Islam
4
Ramalan Zodiak 12 Maret: Taurus Jangan Putus Asa, Gemini Pertahankan Kinerja
5
Jenna Kaia & Bath & Body Works Kolaborasi Hadirkan Modest Wear dan Aroma Mewah
MOST COMMENTED











































