Tips Buat Rumah Lebih Sejuk Secara Alami
wolipop
Senin, 08 Agu 2011 09:01 WIB
Jakarta
-
Sering merasa kurang nyaman di rumah karena suhu udara yang panas? Jika rumah Anda tidak dilengkapi air conditioner (AC) atau kipas angin, berikut ini cara-cara alami yang bisa dilakukan untuk membuat ruangan lebih sejuk, seperti dikutip dari Care2.
1. Matahari pagi memang sehat untuk tubuh. Tapi di siang hari, bisa membuat suhu di dalam rumah Anda memanas. Cegah udara panas masuk dan terperangkap di dalam rumah dengan menutup jendela dan pintu rapat-rapat. Jika rumah Anda memiliki beranda, tanam beberapa pohon bambu untuk mencegah udara panas masuk ke dalam rumah. Pada malam harinya, bukalah pintu serta jendela lebar-lebar untuk membiarkan udara dingin masuk. Tutup kembali saat Anda beranjak tidur. Maka udara di rumah akan terasa lebih sejuk.
2. Warna cerah punya efek memancarkan cahaya, sementara palet gelap menyerap cahaya. Oleh karena itu, gunakanlah tirai warna putih atau terang. Hal ini akan membantu mengurangi suhu panas di dalam rumah.
3. Panasnya suhu ruangan bisa disebabkan oleh benda-benda di dalam rumah Anda. Benda yang memancarkan panas biasanya berasal dari perangkat elektronik. Matikan alat-alat elektronik yang tidak terlalu penting digunakan, terutama pada siang hari. Misalnya lampu atau radio. Cabut charger ponsel setelah dipakai dan tekan tombol 'off' pada televisi, bukan membiarkannya dalam mode 'stand by'.
4. Perhatikan pemilihan lampu bohlam. Cahaya lampu yang lebih redup belum tentu memancarkan panas yang lebih sedikit dibandingkan yang terang. Seperti lampu pijar misalnya, berkontribusi membuat suhu ruangan lebih panas daripada lampu neon. Selain hemat energi, lampu neon juga tahan lama meskipun harganya sedikit lebih mahal.
5. Kelembaban bisa membuat ruangan jadi terasa lebih panas. Jadi pastikan rumah Anda bebas dari lembab. Jangan mencuci pakaian di siang hari; apalagi jika Anda menjemurnya di teras atau balkon atas. Kain basah yang terkena sinar matahari akan membuat ruang sekitar rumah jadi lembab dan terasa lebih panas. Jadi, cucilah pakaian saat pagi hari. Pastikan lantai kamar mandi tidak ada genangan air, dan beri ventilasi yang cukup memadai pada tempat cuci piring, cuci baju dan saluran air.
6. Tumbuhan hijau merupakan elemen yang cukup efektif mengurangi hawa panas di dalam rumah; mengeluarkan oksigen dan menghisap karbondioksida. Hal ini membuat udara di ruangan jadi lebih segar. Jika Anda tidak punya halaman luas untuk menanam pepohonan, tanamlah di dalam pot-pot besar. Tempatkan di beranda, teras belakang dan sudut-sudut ruangan dalam rumah.
(hst/hst)
1. Matahari pagi memang sehat untuk tubuh. Tapi di siang hari, bisa membuat suhu di dalam rumah Anda memanas. Cegah udara panas masuk dan terperangkap di dalam rumah dengan menutup jendela dan pintu rapat-rapat. Jika rumah Anda memiliki beranda, tanam beberapa pohon bambu untuk mencegah udara panas masuk ke dalam rumah. Pada malam harinya, bukalah pintu serta jendela lebar-lebar untuk membiarkan udara dingin masuk. Tutup kembali saat Anda beranjak tidur. Maka udara di rumah akan terasa lebih sejuk.
2. Warna cerah punya efek memancarkan cahaya, sementara palet gelap menyerap cahaya. Oleh karena itu, gunakanlah tirai warna putih atau terang. Hal ini akan membantu mengurangi suhu panas di dalam rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
4. Perhatikan pemilihan lampu bohlam. Cahaya lampu yang lebih redup belum tentu memancarkan panas yang lebih sedikit dibandingkan yang terang. Seperti lampu pijar misalnya, berkontribusi membuat suhu ruangan lebih panas daripada lampu neon. Selain hemat energi, lampu neon juga tahan lama meskipun harganya sedikit lebih mahal.
5. Kelembaban bisa membuat ruangan jadi terasa lebih panas. Jadi pastikan rumah Anda bebas dari lembab. Jangan mencuci pakaian di siang hari; apalagi jika Anda menjemurnya di teras atau balkon atas. Kain basah yang terkena sinar matahari akan membuat ruang sekitar rumah jadi lembab dan terasa lebih panas. Jadi, cucilah pakaian saat pagi hari. Pastikan lantai kamar mandi tidak ada genangan air, dan beri ventilasi yang cukup memadai pada tempat cuci piring, cuci baju dan saluran air.
6. Tumbuhan hijau merupakan elemen yang cukup efektif mengurangi hawa panas di dalam rumah; mengeluarkan oksigen dan menghisap karbondioksida. Hal ini membuat udara di ruangan jadi lebih segar. Jika Anda tidak punya halaman luas untuk menanam pepohonan, tanamlah di dalam pot-pot besar. Tempatkan di beranda, teras belakang dan sudut-sudut ruangan dalam rumah.
(hst/hst)
Kesehatan
Detoks Alami dari Mikroalga! Tablet Chlorella Ini Disebut Kaya Klorofil dan Bantu Bersihkan Racun Tubuh
Kesehatan
Kolesterol Naik Setelah Makan Berat? Coba Rutin Minum Teh Hitam Herbal Ini
Kesehatan
Pantau Suhu Tubuh Saat Campak Merebak! 2 Termometer Ini Bikin Cek Demam Lebih Praktis di Rumah
Olahraga
Jangan Ngaku Runner Kalau Belum Punya 3 Perlengkapan Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rekomendasi Kegiatan Seru di Jakarta! Belajar Bordir ala Jepang Bareng Expert
Hadir Kembali! Workshop Seni Bordir Jepang yang Cocok untuk Pemula
AZKO Kembangkan Smart Home SYNC untuk Keamanan Rumah Saat Mudik Lebaran
Lagi Hits! Workshop Korean Flower Arrangement, Bikin Buket Estetik ala Korea
Rangkai Buket Cantik ala Korea di Workshop Korean Flower Arrangement
Most Popular
1
Momen Langka Eva Mendes dan Ryan Gosling Muncul Bersama, Berujung Ciuman Manis
2
Gaya Angel Karamoy di Ultah Putrinya, Kompak Bareng Eks Suami & Pacar
3
Ramalan Zodiak 8 Maret: Taurus Lebih Berani, Gemini Jangan Egois
4
Sejarah Hari Perempuan Internasional 8 Maret & Alasan Diperingati Tiap Tahun
5
50 Ide Caption Hari Perempuan Internasional untuk Media Sosial, Penuh Makna
MOST COMMENTED











































