Keramik Jenggala Asal Bali Buka Gerai di Jakarta
wolipop
Jumat, 21 Jan 2011 13:23 WIB
Jakarta
-
Di dunia kerajinan keramik, nama Jenggala sudah tak asing lagi. Berdiri pada 1976 di Sanur, Bali, Jenggala cukup dikenal sebagai produsen keramik berkualitas dengan desain unik dan inovatif.
Selama lebih kurang 35 tahun, Jenggala hanya memusatkan penjualannya di Bali dengan membuka gerai di daerah Jimbaran. Melihat anemo konsumen --baik domestik maupun mancanegara-- yang cukup besar terhadap produk-produknya, Jenggala akhirnya memutuskan membuka gerai keduanya di Jakarta.
"Dulu sempat buka di Gourmet Garage, Kemang, tapi tutup pada 2009. Setelah tutup, ternyata banyak klien kami yang jauh-jauh datang ke Bali khusus untuk mencari produk-produk kami. Melihat tanggapan yang luar biasa dari konsumen di Jakarta, akhirnya kami putuskan buka gerai di sini," jelas Hindun S Thomas, Sales & Marketing Manager Jenggala saat Soft Opening Jenggala di Kemang, Jakarta, Rabu (19/02).
Gerai yang berlokasi di Jalan Benda Raya No.2A, Kemang, Jakarta Selatan ini memiliki ruang sebesar 4 x 15 m dengan konsep interior sederhana. Pertama kali menjejakkan kaki, pengunjung akan disuguhi pemandangan ruangan bertembok putih dan berlantaikan semen.
Hanya satu vas besar merah berdetail gelombang dan meja-meja kayu yang menghiasi gedung beringkat dua ini. Ruangan lebih banyak diisi deretan barang pecah belah seperti mangkuk, gelas, teko, vas, piring, tatakan gelas dan hiasan-hiasan rumah yang tersusun rapi di antara rak kayu dengan lampu sebagai penerangan di bawahnya.
Konsep sederhana memang sengaja dipilih Samara Naomi, visual merchandiser dan interior conceptor, untuk lebih menonjolkan produk-produk Jenggala sendiri.
"Saya lebih suka menyebut konsep interior ini 'clean look' daripada minimalis agar fokus ada pada produk, bukan ruangannya. Biarkan produk itu sendiri yang bicara," jelas Naomi, saat Soft Opening Gerai Jenggala di Kemang, Jakarta, Rabu (19/01).
Konsistensi dalam desain, kedekatan desain-desain Jenggala dengan nilai historis Indonesia, fleksibilitas dan multifungsi diakui Naomi menjadi kekuatan dari produk-produk Jenggala.
"Desain produk kami modern tapi tidak kehilangan unsur budaya Indonesia. Tim desainer produk kami juga seratus persen orang Indonesia," terang Naomi.
Bersamaan dengan pembukaan toko pertamanya di Jakarta, keramik yang awalnya didistribusikan untuk hotel-hotel di Bali ini juga meluncurkan koleksi terbarunya. Koleksi terdiri dari tiga tema yaitu Moonlight (kombinasi hitam abu-abu), Enchanting Wine (nuansa merah elegan) dan Barefoot (kombinasi hitam, putih dan hijau dengan detail bergelombang di bagian atasnya).
(hst/hst)
Selama lebih kurang 35 tahun, Jenggala hanya memusatkan penjualannya di Bali dengan membuka gerai di daerah Jimbaran. Melihat anemo konsumen --baik domestik maupun mancanegara-- yang cukup besar terhadap produk-produknya, Jenggala akhirnya memutuskan membuka gerai keduanya di Jakarta.
"Dulu sempat buka di Gourmet Garage, Kemang, tapi tutup pada 2009. Setelah tutup, ternyata banyak klien kami yang jauh-jauh datang ke Bali khusus untuk mencari produk-produk kami. Melihat tanggapan yang luar biasa dari konsumen di Jakarta, akhirnya kami putuskan buka gerai di sini," jelas Hindun S Thomas, Sales & Marketing Manager Jenggala saat Soft Opening Jenggala di Kemang, Jakarta, Rabu (19/02).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya satu vas besar merah berdetail gelombang dan meja-meja kayu yang menghiasi gedung beringkat dua ini. Ruangan lebih banyak diisi deretan barang pecah belah seperti mangkuk, gelas, teko, vas, piring, tatakan gelas dan hiasan-hiasan rumah yang tersusun rapi di antara rak kayu dengan lampu sebagai penerangan di bawahnya.
Konsep sederhana memang sengaja dipilih Samara Naomi, visual merchandiser dan interior conceptor, untuk lebih menonjolkan produk-produk Jenggala sendiri.
"Saya lebih suka menyebut konsep interior ini 'clean look' daripada minimalis agar fokus ada pada produk, bukan ruangannya. Biarkan produk itu sendiri yang bicara," jelas Naomi, saat Soft Opening Gerai Jenggala di Kemang, Jakarta, Rabu (19/01).
Konsistensi dalam desain, kedekatan desain-desain Jenggala dengan nilai historis Indonesia, fleksibilitas dan multifungsi diakui Naomi menjadi kekuatan dari produk-produk Jenggala.
"Desain produk kami modern tapi tidak kehilangan unsur budaya Indonesia. Tim desainer produk kami juga seratus persen orang Indonesia," terang Naomi.
Bersamaan dengan pembukaan toko pertamanya di Jakarta, keramik yang awalnya didistribusikan untuk hotel-hotel di Bali ini juga meluncurkan koleksi terbarunya. Koleksi terdiri dari tiga tema yaitu Moonlight (kombinasi hitam abu-abu), Enchanting Wine (nuansa merah elegan) dan Barefoot (kombinasi hitam, putih dan hijau dengan detail bergelombang di bagian atasnya).
(hst/hst)
Olahraga
Asics Solution Swift, Sepatu Tenis Ringan untuk Gerak Cepat
Makanan & Minuman
Cari Minyak Goreng Bening dan Tidak Cepat Hitam? Ini Keunggulan SunCo 2L
Pakaian Pria
Cari Sepatu Basket Nyaman & Grip Kuat? Coba Nike Jordan Luka 77 PF
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Cara Mencuci Hijab di Mesin Cuci agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Rusak
Rekomendasi Kegiatan Seru di Jakarta! Belajar Bordir ala Jepang Bareng Expert
Hadir Kembali! Workshop Seni Bordir Jepang yang Cocok untuk Pemula
AZKO Kembangkan Smart Home SYNC untuk Keamanan Rumah Saat Mudik Lebaran
Lagi Hits! Workshop Korean Flower Arrangement, Bikin Buket Estetik ala Korea
Most Popular
1
Gaya Dramatis Barbie Ferreira Setelah Turun Berat Badan, Diduga karena Ozempic
2
Georgina Rodriguez Tinggalkan Arab dengan Jet Pribadi di Tengah Konflik Timteng
3
Pengakuan Kate Middleton Berhenti Minum Alkohol Setelah Didiagnosis Kanker
4
Masuk Usia 40? Ini Skincare dan Makeup Wajib agar Kulit Tetap Kencang
5
Ramalan Zodiak Cinta 13 Maret: Gemini Lebih Perhatian, Taurus Jangan Percaya
MOST COMMENTED











































