7 Benda Yang Membuat Rumah Penuh Sesak
wolipop
Minggu, 31 Okt 2010 11:14 WIB
Jakarta
-
Setiap hari Anda pasti tak lepas dari kegiatan beli membeli. Mulai dari makanan sampai sepatu baru. Lemari yang tadinya kosong, kini sulit ditutup rapat. Berikut tujuh benda yang harus Anda buang secara reguler agar rumah tidak terlihat penuh sesak. Pastikan tiga sampai enam bulan sekali Anda menginspeksi barang-barang ini.
1. Pakaian dan sepatu
Akui saja, belanja pakaian dan sepatu memang menyenangkan. Karena itu bisa dibilang, pakaian merupakan benda nomor satu yang cepat membuat rumah penuh sesak. Apalagi jika Anda ibu rumah tangga yang punya beberapa anak. Buat Anda yang punya anak balita, cek lemari buah hati Anda tiga bulan sekali. Keluarkan baju-baju serta sepatu yang sudah tidak muat lagi.
Sedangkan untuk lemari Anda, pastikan untuk membuang baju-baju yang dalam tiga bulan ini tidak Anda pakai sama sekali. Yang pasti, keluarkan baju yang sudah tidak muat, jangan tetap menyimpannya dengan harapan suatu saat akan muat kembali.
2. DVD, CD, VCD
Berapa banyak rak CD yang ingin Anda letakkan di rumah? Tentukan batasan. Cukup letakkan dua rak CD di dekat televisi atau stereo set Anda. Jika CD,DVD, atau VCD Anda sudah melebihi kapasitas rak. Buanglah beberapa. Jangan berpikir Anda akan kembali menonton film yang sudah Anda tonton. Bisa dipastikan kejadian tersebut sangat jarang atau hampir tidak mungkin terjadi.
3. Buku, Majalah, Koran
Semua orang rata-rata membaca novel hanya sekali. Koran, jelas sekali hanya berlaku untuk dibaca pada hari tersebut. Majalah, tidak akan dibaca kembali jika sudah lebih dari satu bulan. Gunting saja dan kliping bagian-bagian yang Anda rasa perlu dibaca kembali seperti resep atau tips, tapi tidak perlu menyimpan seluruh bagian dari koran atau majalahnya di rumah Anda.
4. Makanan
Iseng di supermarket, beli saus teriyaki. Berharap suatu saat akan menggunakannya untuk masak. Namun, pada akhirnya berbulan-bulan sampai kadaluarsa tidak juga terpakai. Khusus untuk kulkas, cek kulkas Anda setiap pekan. Pastikan tidak ada makanan atau benda yang sudah expired atau busuk. Untuk lemari dapur, inspeksi lemari Anda paling tidak tiga bulan sekali.
5. Obat dan Kosmetik
Obat mata harus dibuang dua minggu setelah pertamakali dibuka. Sedangkan untuk kotak obat, sebaiknya dicek setiap bulan untuk melihat tanggal kadaluarsa. Untuk produk kosmetik, rata-rata pembelian kosmetik banyak yang hanya berakhir tidak terpakai di lemari. Coba cek berapa banyak bodylotion yang Anda beli dan berujung tak terpakai. Maskara atau eyeshadow paling lama harus dibuang setelah enam bulan.
6. Mainan Anak
Bongkar boks mainan anak setiap tahun dan keluarkan benda-benda yang sudah tidak menarik bagi anak Anda. Tanamkan pada anak Anda bahwa mainan yang tidak ia mainkan secara reguler akan dibuang. Hal ini untuk menghindari keributan dengan anak Anda saat membersihkan box mainannya.
7. Pemberian yang Tidak Disukai
Jangan memaksakan diri. Jika Anda tidak suka dress berenda dengan motif bunga-bunga pemberian teman Anda, jangan simpan benda tersebut. Begitu juga
dengan aksesori mobil bentuk boneka dari atasan yang tak akan Anda gunakan sampai kapanpun. Apa gunanya disimpan?
Mengeluarkan barang dari rumah atau lemari Anda bukan berarti menyia-nyiakan atau membuang. Benda-benda tersebut bisa lebih berguna jika Anda memberikan kepada orang yang lebih membutuhkan, menyukai atau memberikannya untuk amal. Untuk apa menumpuk sarang debu debu di rumah Anda jika benda tersebut bisa berguna untuk orang lain bahkan bisa membuat orang tersebut bahagia?
(eya/fta)
1. Pakaian dan sepatu
Akui saja, belanja pakaian dan sepatu memang menyenangkan. Karena itu bisa dibilang, pakaian merupakan benda nomor satu yang cepat membuat rumah penuh sesak. Apalagi jika Anda ibu rumah tangga yang punya beberapa anak. Buat Anda yang punya anak balita, cek lemari buah hati Anda tiga bulan sekali. Keluarkan baju-baju serta sepatu yang sudah tidak muat lagi.
Sedangkan untuk lemari Anda, pastikan untuk membuang baju-baju yang dalam tiga bulan ini tidak Anda pakai sama sekali. Yang pasti, keluarkan baju yang sudah tidak muat, jangan tetap menyimpannya dengan harapan suatu saat akan muat kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berapa banyak rak CD yang ingin Anda letakkan di rumah? Tentukan batasan. Cukup letakkan dua rak CD di dekat televisi atau stereo set Anda. Jika CD,DVD, atau VCD Anda sudah melebihi kapasitas rak. Buanglah beberapa. Jangan berpikir Anda akan kembali menonton film yang sudah Anda tonton. Bisa dipastikan kejadian tersebut sangat jarang atau hampir tidak mungkin terjadi.
3. Buku, Majalah, Koran
Semua orang rata-rata membaca novel hanya sekali. Koran, jelas sekali hanya berlaku untuk dibaca pada hari tersebut. Majalah, tidak akan dibaca kembali jika sudah lebih dari satu bulan. Gunting saja dan kliping bagian-bagian yang Anda rasa perlu dibaca kembali seperti resep atau tips, tapi tidak perlu menyimpan seluruh bagian dari koran atau majalahnya di rumah Anda.
4. Makanan
Iseng di supermarket, beli saus teriyaki. Berharap suatu saat akan menggunakannya untuk masak. Namun, pada akhirnya berbulan-bulan sampai kadaluarsa tidak juga terpakai. Khusus untuk kulkas, cek kulkas Anda setiap pekan. Pastikan tidak ada makanan atau benda yang sudah expired atau busuk. Untuk lemari dapur, inspeksi lemari Anda paling tidak tiga bulan sekali.
5. Obat dan Kosmetik
Obat mata harus dibuang dua minggu setelah pertamakali dibuka. Sedangkan untuk kotak obat, sebaiknya dicek setiap bulan untuk melihat tanggal kadaluarsa. Untuk produk kosmetik, rata-rata pembelian kosmetik banyak yang hanya berakhir tidak terpakai di lemari. Coba cek berapa banyak bodylotion yang Anda beli dan berujung tak terpakai. Maskara atau eyeshadow paling lama harus dibuang setelah enam bulan.
6. Mainan Anak
Bongkar boks mainan anak setiap tahun dan keluarkan benda-benda yang sudah tidak menarik bagi anak Anda. Tanamkan pada anak Anda bahwa mainan yang tidak ia mainkan secara reguler akan dibuang. Hal ini untuk menghindari keributan dengan anak Anda saat membersihkan box mainannya.
7. Pemberian yang Tidak Disukai
Jangan memaksakan diri. Jika Anda tidak suka dress berenda dengan motif bunga-bunga pemberian teman Anda, jangan simpan benda tersebut. Begitu juga
dengan aksesori mobil bentuk boneka dari atasan yang tak akan Anda gunakan sampai kapanpun. Apa gunanya disimpan?
Mengeluarkan barang dari rumah atau lemari Anda bukan berarti menyia-nyiakan atau membuang. Benda-benda tersebut bisa lebih berguna jika Anda memberikan kepada orang yang lebih membutuhkan, menyukai atau memberikannya untuk amal. Untuk apa menumpuk sarang debu debu di rumah Anda jika benda tersebut bisa berguna untuk orang lain bahkan bisa membuat orang tersebut bahagia?
(eya/fta)
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Kesehatan
Pegal Hilang Hitungan Menit! Alat Pijat Elektrik 5 in 1 Ini Jadi Solusi Relaksasi Praktis di Rumah
Makanan & Minuman
Cuma Ubi Cilembu dan Yoghurt, Dessert Viral Ini Bikin Penasaran!
Pakaian Wanita
Bingung Cari Kado? Hampers Dompet Wanita Elegan Ini Bisa Jadi Pilihan Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Cara Mencuci Hijab di Mesin Cuci agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Rusak
Rekomendasi Kegiatan Seru di Jakarta! Belajar Bordir ala Jepang Bareng Expert
Hadir Kembali! Workshop Seni Bordir Jepang yang Cocok untuk Pemula
AZKO Kembangkan Smart Home SYNC untuk Keamanan Rumah Saat Mudik Lebaran
Lagi Hits! Workshop Korean Flower Arrangement, Bikin Buket Estetik ala Korea
Most Popular
1
Potret Shaloom Razade Setelah Oplas, Wajah Masih Bengkak & Hidung Diperban
2
Terungkap Isi Goodie Bag Oscar 2026 Senilai Rp 5 M: Ada Skincare Korea Viral
3
Estee Lauder Gugat Jo Malone karena Pakai Namanya Sendiri untuk Produk Parfum
4
Baju Lebaran 2026
Baju Lebaran Diskon 50% di GlamLocal Ramadan Grand Metropolitan Mall Bekasi
5
Gaya Mayangsari Bukber Bareng Geng Kepompong, Kompak Pakai Kaftan
MOST COMMENTED











































