Gandeng Luna Maya-Andien, The Palace Beri Bantuan untuk Korban Banjir Aceh
The Palace Jeweler menggelar aksi sosial untuk masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya. Aksi ini dilakukan melalui campaign #EveryShineMatters sekaligus menjadi bagian dari komitmen The Palace sebagai The National Jeweler setelah membuka gerai ke-86 di Plaza Aceh.
Dalam kegiatan tersebut, The Palace berkolaborasi dengan Yayasan Luna Maya Nawasena dan Andien untuk menyalurkan bantuan kebutuhan harian hingga perlengkapan sekolah. Bantuan disalurkan ke dua lokasi di Pidie Jaya, yakni Madrasah Ibtidaiyah 5 Pidie Jaya dan Desa Blang Cut.
Lokasi yang pertama adalah Madrasah Ibtidaiyah 5 Pidie Jaya, sekolah ini terdampak banjir sehingga kegiatan belajar mengajar para siswa di sini harus dilakukan di tenda darurat. Sedangkan lokasi kedua adalah Desa Blang Cut yang merupakan salah satu desa yang terdampak banjir cukup parah di wilayah Pidie Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun, Yayasan Luna Maya Nawasena dipilih The Palace untuk berkolaborasi dalam aksi sosial ini karena sudah dikenal banyak berkontribusi pada pengembangan pendidikan dan lingkungan Indonesia. Dengan semangat menciptakan masa depan yang lebih cerah, Yayasan Luna Maya Nawasena menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sedangkan Andien merupakan 'Teman Spesial' dari The Palace sehingga kehadirannya pada aksi sosial ini akan terasa lebih personal, bukan hanya sekadar kolaborasi. Sejak dulu, Andien juga dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap isu sosial dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Brand Manager The Palace Jeweler, Winny Melita mengatakan The Palace ingin menunjukkan kepedulian melalui kontribusi sosial nyata bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
"Dalam rangka pembukaan gerai ke-86 kami di Plaza Aceh, The Palace ingin menunjukkan kepedulian dan kontribusi sosial yang nyata bagi masyarakat Aceh. Karena itu, The Palace berkolaborasi dengan Yayasan Luna Maya Nawasena dan Andien untuk kembali memberikan bantuan kepada masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang, terutama di daerah Pidie Jaya yang akan kami kunjungi," ujar Melita dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).
"Di The Palace, kami percaya selain menghadirkan kebahagiaan lewat koleksi perhiasan yang kami tawarkan, tanggung jawab sosial kepada masyarakat yang membutuhkan juga tidak kalah penting. Meski bencana banjir bandang ini sudah terjadi beberapa waktu lalu, faktanya masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan. Lewat campaign #EveryShineMatters, The Palace ingin menghadirkan makna di balik setiap kilau, dengan berkontribusi langsung bagi mereka yang membutuhkan," sambungnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan Luna Maya Nawasena, Luna Maya mengatakan kolaborasi dengan The Palace dilakukan untuk membantu masyarakat Pidie Jaya, Aceh, yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk kebutuhan harian hingga perlengkapan sekolah, terutama untuk mendukung anak-anak agar kembali bersemangat melanjutkan aktivitas dan pendidikan.
"Melalui Kolaborasi Yayasan Luna Maya Nawasena dengan The Palace ini, kami ingin hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Pidie Jaya, Aceh.Kami membagikan kebutuhan harian untuk mereka seperti sembako hingga perlengkapan sekolah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Aceh yang belum pulih sepenuhnya, ungkap Luna.
"Harapannya, masyarakat yang terdampak, khususnya anak-anak bisa kembali bersemangat menjalani aktivitas dan kembali menempuh pendidikan yang sempat terhenti karena bencana. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan menjadi pengingat bahwa kita selalu bisa saling menguatkan di tengah situasi sulit," imbuhnya.
Lebih lanjut, Andien Aisyah, musisi dan Teman Spesial dari The Palace yang turut berkolaborasi dalam aksi sosial The Palace bersama Yayasan Luna Maya Nawasena mengaku bangga bisa terlibat dalam aksi sosial ini. Ia juga memiliki kepedulian yang sama dengan The Palace.
"Dari dulu, aku selalu merasa berjodoh dengan The Palace Jeweler hingga menjadi teman spesialnya. The Palace Jeweler memiliki visi, nilai-nilai yang jelas, termasuk nilai kepedulian sosial yang juga merupakan interest-ku. Kebetulan aku juga cukup aktif dalam berbagai kegiatan sosial, sehingga ketika diajak berkolaborasi dalam aksi sosial bersama The Palace dan Yayasan Luna Maya Nawasena, aku langsung setuju. Aku berharap, The Palace juga akan lebih sering lagi menghadirkan kegiatan sosial seperti ini bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh maupun daerah-daerah lainnya," kata Andien.
CMK Perkuat Governance di Bisnis Perhiasan
Central Mega Kencana (CMK), grup perhiasan terkemuka di Indonesia yang menaungi MONDIAL, Frank & co., dan The Palace Jeweler, menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip Good Governance secara konsisten dan menyeluruh di seluruh ekosistem bisnisnya, atau taat dan patuh pada peraturan pemerintah.
Bagi CMK, tata kelola perusahaan yang baik merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan, menjaga reputasi, serta memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang di industri perhiasan. Prinsip ini dijalankan secara terstruktur dan disiplin melalui tiga pilar utama, yaitu Kepatuhan Pajak dan Bea Cukai (Tax & Duty Compliance), Responsible Sourcing dengan penggunaan natural diamonds yang bebas konflik, serta Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (Anti-Money Laundering).
CMK Raih Penghargaan atas Kepatuhan dan Transparansi
Komitmen CMK terhadap kepatuhan regulasi diapresiasi melalui beberapa penghargaan dari otoritas terkait perpajakan dan kepabeanan. Di antaranya adalah Piagam Bea Cukai sebagai Importir High Valuable Goods serta Tax Payers Award dari Kantor Pelayanan Pajak, yang diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kedisiplinan dan transparansi dalam memenuhi kewajiban perpajakan dan kepabeanan.
Penghargaan-penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa CMK menjalankan praktik bisnis yang selaras dengan peraturan pemerintah, menjunjung tinggi integritas, serta berkomitmen pada tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Selain penerapan Good Governance, CMK juga secara konsisten menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan, termasuk penggunaan material sustainable gold, pengembangan sumber daya manusia, serta pemberdayaan komunitas. Inisiatif ini menjadi bagian dari nilai inti CMK dalam membangun ekosistem bisnis yang bertanggung jawab.
Dengan landasan tata kelola yang kokoh dan komitmen terhadap praktik bisnis berintegritas, CMK terus memperkuat posisinya sebagai pelaku industri perhiasan yang bertanggung jawab dan dipercaya di Indonesia.
(prf/ega)









































