Marc Jacobs Tampilkan Model Pakai 'Hijab' di Iklan Terbarunya
Silmia Putri - wolipop
Jumat, 12 Okt 2018 16:05 WIB
Jakarta
-
Pada New York Fashion Week 2018, Marc Jacobs memberi kejutan dengan memakaikan scarf di kepala para modelnya. Koleksi Fall/Winter 2018 itu mengangkat gaya glamor era 1980-an.
Scarf yang dipakai di kepala memang jadi pelengkap busana di era tersebut. Tak heran, jika Marc Jacob menyempurnakan tampilan koleksi tersebut dengan scarf yang disebut-sebut sebagai hijab era ini.
Setelah menggebrak panggung runaway, Marc Jacobs kembali memasangkan 'hijab' di kepala para model untuk iklan terbarunya. Mengenakan koleksi Fall/Winter 2018, para model dipotret oleh fotografer Steven Meisel.
Baca juga: Marc Jacobs Tampilkan Model Berhijab di New York Fashion Week
Gaya modest para model itu diarahkan oleh stylist Katie Grand. Tak ada konfirmasi bahwa scarf yang dikenakan oleh para model adalah 'hijab', atau memang dikhususkan untuk menggaet pasar muslim. Ditambah pose para model yang sedang memegang anjing yang tidak sesuai dengan kehidupan muslim.
Namun, penampilan modest, hijab, atau penutup kepala memang kerap ditemukan pada pagelaran fashion dunia beberapa waktu terakhir. Contohnya saja, brand sebesar Gucci juga memasangkan scarf seperti hijab di kepala pada peragaan koleksi Fall/Winter 2018.
Ritel GAP Kids bahkan memakai model berhijab di salah satu campaign 'GAP to School'. GAP sengaja mengangkat tema keberagaman dalam iklannya itu. Sang model cilik terlihat unik memakai hijab instan di antara anak-anak lainnya.
Baca juga: GAP Tampilkan Model Cilik Berhijab di Iklan Terbarunya
Meski Marc Jacobs tidak menyebut hijab untuk tampilan terbarunya itu, tapi melirik pasar muslim tampaknya boleh jadi perhatian. Menurut Pew Research kenaikan jumlah umat muslim di dunia pada tahun 2010-20150 menjadi yang terbesar dibandingkan agama lain.
Menurut riset tersebut, beberapa negara tidak lagi akan didominasi umat Kristen pada tahun 2050. Negara yang diperkirakan akan didominasi umat muslim di tahun 2050 adalah Bosnia dan Republic of Macedonia.
Melihat hasil riset tersebut, tak heran jika beberapa brand fashion besar dunia seperti Nike dan GAP mulai melirik pasar hijabers. Begitupun dengan brand kecantikan seperti L'Oreal yang mulai mengangkat tema keberagaman dan memakai model berhijab. (sil/sil)
Scarf yang dipakai di kepala memang jadi pelengkap busana di era tersebut. Tak heran, jika Marc Jacob menyempurnakan tampilan koleksi tersebut dengan scarf yang disebut-sebut sebagai hijab era ini.
Setelah menggebrak panggung runaway, Marc Jacobs kembali memasangkan 'hijab' di kepala para model untuk iklan terbarunya. Mengenakan koleksi Fall/Winter 2018, para model dipotret oleh fotografer Steven Meisel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Steven Meisel |
Gaya modest para model itu diarahkan oleh stylist Katie Grand. Tak ada konfirmasi bahwa scarf yang dikenakan oleh para model adalah 'hijab', atau memang dikhususkan untuk menggaet pasar muslim. Ditambah pose para model yang sedang memegang anjing yang tidak sesuai dengan kehidupan muslim.
Namun, penampilan modest, hijab, atau penutup kepala memang kerap ditemukan pada pagelaran fashion dunia beberapa waktu terakhir. Contohnya saja, brand sebesar Gucci juga memasangkan scarf seperti hijab di kepala pada peragaan koleksi Fall/Winter 2018.
Ritel GAP Kids bahkan memakai model berhijab di salah satu campaign 'GAP to School'. GAP sengaja mengangkat tema keberagaman dalam iklannya itu. Sang model cilik terlihat unik memakai hijab instan di antara anak-anak lainnya.
Baca juga: GAP Tampilkan Model Cilik Berhijab di Iklan Terbarunya
Koleksi Gucci FW 2018. Foto: REUTERS/Tony Gentile |
Meski Marc Jacobs tidak menyebut hijab untuk tampilan terbarunya itu, tapi melirik pasar muslim tampaknya boleh jadi perhatian. Menurut Pew Research kenaikan jumlah umat muslim di dunia pada tahun 2010-20150 menjadi yang terbesar dibandingkan agama lain.
Menurut riset tersebut, beberapa negara tidak lagi akan didominasi umat Kristen pada tahun 2050. Negara yang diperkirakan akan didominasi umat muslim di tahun 2050 adalah Bosnia dan Republic of Macedonia.
Melihat hasil riset tersebut, tak heran jika beberapa brand fashion besar dunia seperti Nike dan GAP mulai melirik pasar hijabers. Begitupun dengan brand kecantikan seperti L'Oreal yang mulai mengangkat tema keberagaman dan memakai model berhijab. (sil/sil)
Home & Living
Paket Oven + Hand Mixer Ini Bikin Baking Ramadan Lebih Praktis, Cocok Buat Kue Lebaran Rumahan
Home & Living
Tasbih Swarovski Cantik dan Estetik Bikin Lebih Semangat Zikir di Bulan Ramadan
Perawatan dan Kecantikan
Glowing Maksimal Sebelum Lebaran! Rahasia Eksfoliasi Biar Kulit Cerah dan Mulus dalam Hitungan Minggu
Perawatan dan Kecantikan
Review Parfum SAFF & Co, Irai Leima atau Ostara, Mana yang Lebih Cocok untuk Karakter Kamu?
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Istri Pengusaha Malaysia Ini Viral Usai Mendadak Tampil Tanpa Hijab
Ria Miranda Adaptasi Seni Kufi dan Al-Qur'an untuk Koleksi Busana Raya 2026
Emeron Hijab Hunt 2024
H-2 Audisi Emeron Hijab Hunt di Jabodetabek, yang Jago Nyanyi Wajib Daftar!
Emeron Hijab Hunt 2024
Saksikan Audisi Emeron Hijab Hunt Tahap 2 di Bandung, Ada Salma Salsabil
Hijab Hunt 2023
Hari Ini! Yuk Datang ke Emeron Hijab Hunt 2023 di Trans Studio Mall Bandung
Most Popular
1
Saat Gubernur Terkaya di Indonesia Pesan Kebaya, Ini Permintaan Khususnya
2
Kisah Terapis Pijat Andrew di Istana Buckingham, Ungkap Pengalaman 'Creepy'
3
Yoona SNSD Tampil Beda di London Fashion Week, Poni Barunya Curi Perhatian
4
Gaya Vera Wang Debut Rambut Pirang Platinum di Usia 76, Bikin Pangling
5
Ramalan Zodiak 25 Februari: Cancer Manfaatkan Peluang, Leo Jangan Egois
MOST COMMENTED












































Foto: Steven Meisel
Koleksi Gucci FW 2018. Foto: REUTERS/Tony Gentile