ADVERTISEMENT

4 Macam Sujud yang Perlu Diketahui Muslimah

Anggi Mayasari - wolipop Kamis, 07 Jul 2022 05:15 WIB
Macam-macam sujud. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawpixel Macam-macam sujud. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawpixel
Jakarta -

Sujud adalah salah satu bagian wajib dalam salat. Selain salat, ada macam-macam sujud yang perlu diketahui muslimah.

Sujud membentuk puncak status seorang muslim sebagai hambah Allah. Ini menunjukkan kerendahan hati, penyerahan diri dan pengabdian seorang hamba kepada Tuhannya.

Ada tiga hal yang penting dilakukan saat melakukan sujud, yakni menutup aurat, wudhu dan menjaga kebersihan, serta menghadap kiblat. Menurut Hadis Muttafaqun Alaih sujud di atas tujuh anggota, di atas dahi dan diisyarat dengan tangannya di atas hidungnya, dan dua tangan dan dua lutut dan perut-perut anak jari dua kaki.

Walaupun umumnya sujud merupakan bagian gerakan salat, namun sujud juga bisa dilakukan dalam berbagai kondisi tertentu. Doa sujudnya pun berbeda tergantung jenis sujud apa yang dilakukan.

Berikut ini macam-macam sujud yang perlu diketahui muslimah:

1. Sujud Salat

Sujud merupakan salah satu rukun salat. Apabila dalam rangkaian salat, sujud tak dilakukan maka salatnya batal atau tidak sah.

Berikut adalah doa sujud dalam salat

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal a'laa wa bihamdih (3x)

Artinya: "Maha Suci Rabb-ku yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya."

2. Sujud Syukur

Diriwayatkan oleh Hadrat Abu Bakr RadhiAllahu Anhu bahwa setiap kali Rasulullah (sallAllahu 'alayhi wa sallam) memiliki kesepakatan yang baik atau menerima kabar gembira, dia bersujud bersyukur kepada Allah (Abu Dawud, Tirmizi, Ibn Maja). Sujud syukur ini adalah sunnah.

Sujud syukur dapat dilakukan pada setiap kesempatan keberhasilan atau pembebasan dari beberapa kejahatan yang terjadi. Hal ini dapat dilakukan kapan saja dan tidak memiliki syarat apapun kecuali beberapa ahli agama memerintahkan kebersihan, dan arah kiblat.

Begitu seseorang mendengar nikmat tertentu, dianjurkan baginya untuk segera bersujud kepada Allah. Ini adalah sujud seperti sujud lainnya dan mengatakan:

سبحان ربي الأعلى

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi

Seseorang kemudian juga harus berterima kasih kepada Allah atas berkahnya. Namun tidak ada dalil, bagi seseorang untuk mengucapkan takbir pada awal sujud, atau taslim setelahnya.


3. Sujud Sahwi

Sujud Sahwi merupakan sujud kelalaian. Seorang pelaku salat diperintahkan untuk sujud dua kali jika dia melupakan sesuatu selama salatnya, ia harus melakukan sujud sahwi.

Menurut Hanafi dan Hanbali sujud sahwi adalah wajib. Tetapi mazhab lain menganggapnya sebagai Sunnah.

Sujud sahwi ini dilakukan dalam kondisi berikut:

1. Jika ada kelalaian dalam salat, misalnya, jika seseorang hanya melakukan tiga rakaat ketika salat dhuhur. Saat diingat dia akan melakukan rakaat keempat dan melakukan dua sujud untuk kelalaian ini.

2. Jika seseorang menambah rakaat karena kekhilafan, misalnya, dia shalat lima rakaat untuk Zuhur. Dia harus sujud sahwi dua kali.

3. Ketika seorang jamaah melupakan beberapa Sunnah muakkadah atau wajib.

4. Ketika dia salah membaca beberapa bacaan dalam salat misalnya, dia membaca surah Fatihah setelah tashahhud atau membacanya setelah bangun dari ruku'.

Kapan Sujud Sahwi Dilakukan? KLIK HALAMAN SELANJUTNYA

Selanjutnya
Halaman
1 2