Kisah Haru Wanita India Jadi Mualaf dan Berhijab Usai Mimpi Pakai Mukena

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 22 Jun 2022 18:30 WIB
Kisah Nursarah, wanita asal India mantap jadi mualaf karena mendapatkan hidayah melalui mimpi memakai mukena. Foto Nursarah dan keluarganya. Foto: Dok. Mstar.
Jakarta -

Sosok wanita asal India ini mencuri perhatian warganet. Pasalnya, kisah hidupnya sebagai ibu dari empat orang anak dan bertanggung jawab mengurus kedua orang tuanya sendiri bisa memberikan inspirasi untuk muslimah.

Wanita bernama Nursarah Letchumananyang kisahnya menjadi mualaf viral ini mengaku mendapatkan mimpi yang sama berkali-kali saat masih memeluk agama non Islam, yaitu mimpi memakai mukena. Saat itu dia pun langsung meminta petunjuk kepada kedua orangtuanya.

Seperti dikutip mStar, Nursarah sehari-hari mengurus kedua orang tuanya Tunikody M Karuppiah (66 tahun) dan Letchumanan Ponnusamy (84 tahun). Ayah dan ibunya mengidap penyakit kronik seperti sakit jantung, batu di empedu, asma, darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Nursarah, kedua orang tuanya, dan empat anaknya yaitu Yuganesshwary (15 tahun), Kuhan Raj (13 tahun), Yogaletchumy (5 tahun), dan Vithya Sri (4 tahun) menetap di proyek perumahan rakyat (PPR) di Seri Semarak, Setapak, Kuala Lumpur. Dia merupakan single parent.

Wanita 39 tahun ini menghidupi keluarganya dengan bekerja sebagai petugas keamanan. Dia mempunyai gaji RM 2,300 atau sekitar RP 7,7 juta. Nursarah juga mendapat bantuan dari dari Yayasan Kebajikan Muslim (MyFundAction). Nursarah menerima bantuan makanan sehari-hari dan keperluan dengan jumlah RM310 atau sekitar Rp 1 juta selama enam bulan.

Kisah Nursarah, wanita asal India mantap jadi mualaf karena mendapatkan hidayah melalui mimpi memakai mukena.Kisah Nursarah, wanita asal India mantap jadi mualaf karena mendapatkan hidayah melalui mimpi memakai mukena. Foto: Dok. Mstar.

Selain menjadi petugas keamanan, Nursarah menjual makanan khas Melayu, agar mendapatkan penghasilan tambahan. Menurut salah satu sukarelawan di Yayasan Kebajikan Muslim (MyFundAction)., Muhammad Alief Hakimie Ramli (24 tahun), sosok Nursarah dikagumi karena memikul tanggung jawab keluarga seorang diri.

"Sebelum ini dia (Nursarah) masih mampu untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tapi sejak ayahnya sakit dan berada di rumah sakit. Banyak uang yang diperlukan untuk membeli susu dan diapers pakai buang untuk ayah," tutur Alief.

"Biaya untuk membeli susu dan diapers saja sudah sekitar RM600 atau sekitar Rp 2 juta untuk satu bulan. Anak-anaknya pun semua masih sekolah," ucap Alief.

Kisah Nursarah, wanita asal India mantap jadi mualaf karena mendapatkan hidayah melalui mimpi memakai mukena.Kisah Nursarah, wanita asal India mantap jadi mualaf karena mendapatkan hidayah melalui mimpi memakai mukena. Foto: Dok. Mstar.

Nursarah Hijrah Mimpi Pakai Mukena

Nursarah mantap memeluk agama Islam sejak satu tahun yang lalu. Khawatir jika ada warga yang menganggap bahwa dirinya memeluk Islam hanya untuk mendapatkan bantuan, Nursarah memberikan penjelasannya.

"Saya masuk Islam bukan karena untuk mengambil kesempatan menerima bantuan. Bantuan kali ini saya tidak tahu bagaimana cara mendapatkannya, mungkin orang terdekat saya yang mendaftarkan saya," kata Nursarah bingung.

Ibu empat anak itu mengatakan keinginannya menjadi mualaf muncul setelah dia berkali-kali bermimpi memakai mukena. "Sebenarnya saya mendapatkan hidayah usai mimpi memakai mukena. Jadi, saya langsung bertanya kepada ibu dan bapak saya untuk masuk Islam," ungkap Nursarah.

"Ibu dan bapak saya memberikan lampu hijau kepada saya untuk memeluk agama Islam. Tapi mereka berpesan saya masuk Islam bukan karena seorang pria atau niat lain. Kalau saya cinta kepada Allah, mereka menjawab tidak apa-apa," jelasnya lagi.

Kisah Nursarah, wanita asal India mantap jadi mualaf karena mendapatkan hidayah melalui mimpi memakai mukena.Kisah Nursarah, wanita asal India mantap jadi mualaf karena mendapatkan hidayah melalui mimpi memakai mukena. Foto: Dok. Mstar.

Sebelum menjadi mualaf, ia memiliki nama lahir Sarah Letchumanan. Nursarah mengaku kerap mendapatkan mimpi yang sama ketika sedang tidur. Ia mimpi sedang memakai mukena.

"Jadi saya memberikan waktu selama enam bulan sebelum memutuskan mualaf. Kalau mimpi itu bukan mimpi biasa. Lewat dari enam bulan itu, saya mimpi yang sama (pakai mukena). Saya kemudian pergi ke Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan (JAWI) tahun lalu," kenang Nursarah.

Nursarah merupakan alumnus diploma di Institut Usahawan Bumiputera (IUB) di bidang Teknologi Digital (IT). Walaupun berbeda keyakinan di dalam keluarga yang lain, Nursarah tidak mengalami kesulitan. Semua anggota keluarga beribadah menurut agama keyakinan masing-masing. Dan setelah menjadi mualaf, Nursarah mantap berhijab.

Kisah Nursarah, wanita asal India mantap jadi mualaf karena mendapatkan hidayah melalui mimpi memakai mukena.Kisah Nursarah, wanita asal India mantap jadi mualaf karena mendapatkan hidayah melalui mimpi memakai mukena. Foto: Dok. Mstar.
(gaf/eny)