ADVERTISEMENT

Brand Skincare Lokal Viral Dituding Hina Wanita Muslim Saat Acara Bukber

Gresnia Arela Febriani - wolipop Selasa, 12 Apr 2022 12:45 WIB
Brand skincare lokal yang menghina wanita Muslim. Acara bukber yang viral di media sosial. Foto: Dok. Twitter @oenniebeauty.
Tangerang -

Beredar viral unggahan acara buka puasa bersama atau bukber di Twitter, yang diadakan oleh salah satu brand skincare lokal. Dalam acara tersebut, terlihat seorang pria memakai cadar namun memperlihatkan bagian paha.

Unggahan tersebut awalnya diunggah oleh akun Twitter @oenniebeauty. Ia membuat thread membahas tentang acara bukber salah satu skincare lokal yang membuat hatinya sedih dan prihatin. Dalam unggahannya terlihat ada pria yang mengenakan cadar hitam, pakaian khas wanita Muslim.

Pria tersebut tampak dengan santai memperlihatkan bagian pahanya. Akun Twitter @oenniebeauty menuliskan acara bukber tersebut sudah merendahkan wanita dan agama.

"Btw gaes, masalah brand lokal yang merendahkan wanita muslim, emang bukan si owner yang pake tapi temennya. Tapi dia yang bikin story ini dan sekitarnya ketawa ramai-ramai. Tolong jangan bilang "gitu doang baper". Bukan masalah baper yaa, ini jatuhnya udah merendahkan wanita dan agama," tulis akun Twitter @oenniebeauty.

Ia lalu mengunggah tangkapan layar Instagram Story yang memperlihatkan seorang pria menghadap kamera sambil mengatakan Syukron yang artinya terima kasih dalam bahasa Arab. Akun Twitter @oenniebeauty menyebutkan pria tersebut memakai gamis.

"Udah lihat fotonya? Yak seperti itu suasananya. Seorang pria non muslim, mengenakan pakaian khas wanita muslim dengan cadar, lalu mengangkat gamisnya sampai nampak bagian paha. Lalu dengan pede dia menghadap kamera bilang "syukron" dan berlenggok-lenggok," lanjut akun Twitter @oenniebeauty.

"Lalu disambut tawa riang orang di sana yang menontonnya. Mirisnya yang ikut tertawa juga bukan non Islam aja, tapi wanita muslim pun ikut tertawa. Padahal agamanya sedang diolok-olok. Inget yaa pakaian ini bukan budaya Arab, tapi juga salah satu pakaian wanita muslim," tegasnya.

Akun Twitter @oenniebeauty bertanya kepada warganet di Twitter, apakah pantas seorang pria melakukan hal tersebut. "Kalau menurut kalian apa pantas begini? Bulan Ramadhan juga lho ini. Masih mau dibilang baper? Apa yang mau BLACKLIST brand dibilang berlebihan juga? πŸ₯²," lanjutnya lagi.

Akun Twitter @oenniebeauty kemudian mendapatkan tanggapan dari pemilik brand skincare lokal yang viral dituding hina wanita muslim. Yang bersangkutan meminta maaf dan mengaku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

"Btw dari yang bersangkutan sudah minta maaf yaa. Kalau aku pribadi sudah cukup gak beli produknya aja πŸ™‚πŸ™πŸ». Sayang banget yaa harus begini, padahal yang ikut memperkenalkan produknya ke khalayak ramai juga ada wanita bercadar, salah satunya mba kinans review 😭," ucapnya.

Unggahan tentang brand skincare lokal yang dituding merendahkan wanita muslim tersebut sudah mendapatkan 15,4 ribu Likes dan 4.812 Retweets. Warganet ada yang penasaran dengan brand skincare tersebut dan menanggapi aksi pria bercadar.

"Ini brand apa kak? tanya akun Twitter @ArchSui.

"Males banget nanti kalau bawa-bawa toleransi. Ini bukan toleransi ya please ini melecehkan," ucap akun @dioradore_.

"Ini sih sakit hati banget," kesal akun @ceramiaa.

"Brand apa itu kak?" penasaran akun @tearlambat.

"Ya Allah, sedih dan marah banget liat orang kayak gitu😭," ujar @bookglases.

"Dikira ajang lucu lucuan kali ya bagi mereka? Dadeehh ga ada adabnya," timpal @askarasun_.

Konfirmasi Wolipop

Wolipop sudah menghubungi Rizka Suci Ultari atau dikenal dengan Uni Rizka, sebagai pemilik akun Twitter @oenniebeauty. Ia mengetahui kabar tentang brand lokal yang merendahkan wanita muslim itu awalnya dari seorang teman.

"Pertama kali tahu itu karena dikirimin video screen record sama teman. Jujur pas pertama kali nonton aku sakit hati sih, apalagi di sana ramai banget suara ketawa-ketiwi liat si pria niqab itu lenggak lenggok," ungkap Rizka kepada Wolipop lewat WhatsApp, Selasa (12/4/2022).

Wanita yang tinggal di Tangerang itu memberikan pesan di balik unggahannya di Twitter. "Mungkin masih banyak yang bilang cadar itu budaya Arab, tapi di sini, di Indonesia kebanyakan yang memakai cadar tentu wanita muslim, bukan orang Arab. Secara tidak langsung, ini sudah menjadi bagian pakaian wanita muslim. Apalagi aku tau brand tersebut dari 2 orang yang bercadar, mba Kinan (@kinans.review) dan mba Mika (@keranjangmika) πŸ₯²," pungkasnya.

Ibu rumah tangga sekaligus skincare reviewer ini mengungkapkan semoga tidak ada lagi yang bercanda dengan hal sensitif seperti ini.

(gaf/eny)