Ini Atlet Voli Pantai Berhijab, Gayanya Tak Berbikini Pernah Disorot

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 05 Agu 2021 06:00 WIB
Doaa Elghobashy, atlet voli pantai Mesir Foto: Ezra Shaw/Getty Images
Jakarta -

Viral kritikan seorang warga Indonesia pada tayangan Olimpiade Tokyo karena menampilkan atlet voli pantai yang berbikini. Menurut warga itu, tayangan pertandingan voli pantai tersebut tidak baik untuk disiarkan.

Penonton yang bernama Siti Musabikha itu telah melayangkan pengaduan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). "Penayangan Olympic di TV memang baik, namun untuk kategori olahraga volleyball wanita, para pemainnya menggunakan bikini dan hal ini tidak baik untuk disiarkan," tulisnya di pengaduan yang viral di media sosial tersebut.

Pada Olimpiade 2016, gaya busana pemain voli pantai juga pernah jadi sorotan. Adalah pemain voli pantai Mesir yang menjadi atensi bukan karena memakai bikini, melainkan menggunakan hijab.

Adalah Doaa Elghobashy, hijabers asal Mesir yang bertanding di cabang olahraga voli pantai. Doaa menjadi sorotan karena merupakan hijabers pertama yang menjadi atlet voli pantai berhijab dalam kompetisi olahraga dunia yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brazil itu pada Agustus 2016.

Egypt's Doaa Elghobashy (L) dives for the ball during the women's beach volleyball qualifying match between Canada and Egypt at the Beach Volley Arena in Rio de Janeiro on August 11, 2016, for the Rio 2016 Olympic Games. / AFP PHOTO / Yasuyoshi ChibaDoaa Elghobashy, atlet voli pantai Mesir. Foto: AFP PHOTO / Yasuyoshi Chiba

Penampilan wanita 19 tahun itu tampak kontras dengan tim voli pantai dari negara lainnya yang bertanding mengenakan bikini. Bikini memang menjadi seragam yang umumnya dipakai para atlet voli pantai. Sedangkan Doaa menggunakan celana panjang, baju lengan panjang, ditambah jilbab.

Penampilan Doaa menarik perhatian banyak orang. Haters pun mulai berdatangan. Banyak pihak yang mengkritik aksinya di Olimpiade 2016. Menuai banyak kritikan tidak membuat Doaa sedih. Dia malah berterima kasih akan hal tersebut karena membuat dirinya menjadi populer.

"Untuk orang-orang yang tidak setuju dengan apa yang aku lakukan, aku menghormati pendapat Anda. Tapi coba katakan padaku sebelum menilaiku, apa yang sudah Anda capai dalam hidup? Khususnya bagi Anda yang mencaci aku? Terima kasih karena Anda telah membuatku terkenal tapi aku lebih berterima kasih kepada Tuhan bahwa banyak orang yang membelaku," ujar Doaa melalui akun Facebook pribadinya.

RIO DE JANEIRO, BRAZIL - AUGUST 02:  Doaa El-Ghobashy and Nada Meawad of Egypt in action during practice at the Arena de Vlei de Praia Beach Volleyball Venue on August 2, 2016 in Rio de Janeiro, Brazil.  (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)Doaa Elghobashy, atlet voli pantai berhijab dari Mesir. Foto: dok. Shaun Botterill / Getty Images

Selain 'berterima kasih' dengan para haters, Doaa juga mengucapkan banyak terima kasih pada keluarga serta teman-temannya. "Aku ingin berterima kasih kepada semua orang yang sudah mendukungku dan mengetahui seberapa keras kerja timku untuk mengejar mimpi terbesar kami," tambah wanita kelahiran 8 November 1996 itu.

Doaa bertanding voli pantai bersama rekannya Nada Moawad yang tidak mengenakan jilbab. Mereka kalah melawan Jerman, Italia, dan Kanada. Meski demikian, Doaa merupakan wanita pertama yang lolos ke Olimpiade dari negaranya setelah memenangkan African Volleyball Confederation's Continental Cup di Abuja pada April 2016.



Simak Video "Gaya Atlet Olimpiade Tokyo 2020 Beri Penghormatan pada One Piece"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)