Bisnis Baju Lebaran
Tantangan Jual Baju Lebaran Saat Corona
Salah satu sektor usaha yang terkena imbas pandemi Corona adalah industri fashion. Desainer dan pelaku bisnis fashion mau tak mau harus menutup toko atau butik mereka yang berada di mall. Mereka pun harus memutar otak agar bisa tetap bertahan. Apalagi saat ini menjelang Idul Fitri di mana pada tahun sebelumnya pesanan busana melimpah. Namun karena adanya pandemi Corona yang membuat Lebaran ini beda dari tahun-tahun sebelumnya, binis baju Lebaran pun tak seramai dulu. Meski demikian para desainer dan pebisnis fashion tak pantang menyerah, mereka tetap merilis koleksi baju Lebaran 2020 dalam berbagai model.
Lantas apa saja tantangan para desainer dan pebisnis fashion dalam menjual baju Lebaran di tengah Corona? Wolipop mencari tahu jawabannya dengan berbincang bersama sejumlah desainer dan pelaku bisnis fashion tanah air.
Menurut Istafiana Candarini, Director & Founder of Kami tantangan bisnis baju Lebaran kali ini lebih ke teknis untuk bagian produksi. "Tantangannya lebih ke segi teknis untuk produksi, seperti pengiriman bahan dari pabrik karena ada aturan PSBB jd sedikit terhambat. Kemudian aturan di masing-masing daerah berbeda, jadi beberapa cabang Kami ada yang masih bisa dan diperbolehkan untuk buka toko, tapi ada juga daerah yang harus dibatasi dulu kontak fisik jadi hanya bisa melalui online. Ini menjadi tantangan buat Kami dan partner Kami di daerah untuk bisa memaksimalkan platform penjualan online," kata Istafiana Candarini baru-baru ini.
Hal berbeda disampaikan Zyta Delia Rahma dan kakak kandungnya Achmad Ziki R.H selaku pendiri brand Zyta Delia Official. Merilis koleksi baju Lebaran 2020 di tengah Corona, membuat mereka memaksimalkan budget yang ada dan gencar melakukan promosi.
Cynthia Mahendra Foto: dok. pribadi Cynthia Mahendra |
"Seperti kita tahu di masa pandemi ini mau melakukan promosi seperti apapun pasti ada ketidakpastian mengenai bagaimana menarik customer, jadi akhirnya kami sangat melakukan mitigasi risiko akan setiap langkah yang akan diambil, baik mengenai produksi hingga promosinya kepada customer," jelas Achmad Ziki R.H atau biasa akrab disapa Iki itu.
Sementara itu menurut pemilik brand busana muslim syari, Jawhara Syari, Cynthia Mahendra, meskipun pandemi Corona ini menjadi tantangan tersendiri, dia tetap optimistis busana karyanya akan tetap dicari konsumen untuk Lebaran. "Aku tetap berkarya dan berkreativitas. Jangan patah semangat. Jangan khawatir kehilangan konsumen, Insya Allah pandemi ini akan segera berakhir," kata Cynthia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama seperti Cynthia, perancang busana dan pembawa acara, Ivan Gunawan juga tak mau berputus asa meski bisnis fashion khususnya baju Lebaran terhadang Corona. Ivan pun berbagi tips bagaimana menghadapi tantangan bisnis fashion di tengah Corona.
"Tipsnya ada dua, pertama kita masih diberi usia untuk tidak pernah putus asa jadi harus bersyukur. Kedua kita harus kreatif menjadikan situasi ini bukan sebagai kendala namun menjadi oportunity bagi kita untuk belajar strategi baru dalam berbisnis," ungkap Ivan kepada Wolipop.
Perawatan dan Kecantikan
Solusi Rambut Rusak Akibat Styling? Andalkan Duo Haircare Jepang Ini!
Home & Living
Ibadah di Tengah Hari yang Sibuk? Mukena & Sajadah Nyaman Itu Penting
Pakaian Wanita
Datang Ke Kondangan Jadi Pusat Perhatian! Cukup Kebaya Mewah & Tas Kecil Ini
Elektronik & Gadget
Basesus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade 2025, Headphone Serba Bisa dengan Bass Nendang & Baterai Tahan Lama!
Setelah Rompi Lepas, Kini Viral Baju Lebaran 2026 Model Hanbok ala Korea
Amarestola Rilis Koleksi Vest Cantik Kolaborasi dengan Psikolog Ayank Irma
Rompi Lepas Viral untuk Lebaran 2026, Ini Deretan Modelnya
Sudah Bisa Pre-Order! 10 Brand Lokal Rilis Koleksi Baju Lebaran 2026
Viral Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran, Ini Harganya di Tanah Abang
Gaya Aghniny Haque Liburan ke Semarang, Pamer Punggung Pakai Dress Kuning
Gaya Couple Irish Bella & Haldy Sabri di Lamaran Adik, Kompak Bareng 4 Anak
7 Potret Lamaran El Rumi dan Syifa Hadju, Kental Nuansa Romantis dan Hangat
Hadiri Lamaran Syifa Hadju & El Rumi, Geng Mamayu Kompak Berbusana Senada












































