Sukses Bisnis dari Rumah

Ini Strategi Desainer Jual Baju Lebaran Saat Corona

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 09 Mei 2020 16:14 WIB
Ayu Dyah Andari koleksi BasicA Foto: Silmia Putri/Wolipop
Jakarta -

Pandemi virus Corona berdampak pada beberapa sektor termasuk industri fashion. Momen Lebaran yang biasanya jadi ajang para pebisnis fashion mendapat untung kini harus berhadapan dengan virus Corona. Apalagi Lebaran ini akan dihabiskan masyarakat Indonesia dengan di rumah saja, tanpa silaturahmi ke sanak saudara ataupun tetangga. Sehingga baju Lebaran yang biasanya jadi benda wajib untuk Hari Raya, kini bagi sebagian orang tak lagi menjadi kebutuhan.

Lalu bagaimana strategi para desainer dan pebisnis fashion agar koleksi baju Lebaran yang sudah disiapkan tetap dilirik konsumen di tengah kondisi pandemi saat ini?

Brand hijab favorit selebgram dan hijabers, Zyta Delia Official yang dipelopori oleh Zyta Delia Rahma dan kakak kandungnya Achmad Ziki R.H mengatakan strategi mereka adalah lebih mengoptimalkan penjualan dan promosi melalui online.

Zyta Delia Rahma dan Achmad Ziki R.HZyta Delia Rahma dan Achmad Ziki R.H Foto: Instagram @zytadeliarahma

"Kami sekarang lebih selektif dan coba lebih kreatif dalam hal yang berkaitan dengan strategi dan promosi penjualan, serta lebih fokus untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan. Dan brand kami Zyta Delia Official lebih sering berkomunikasi dengan pelanggan di medsos. Contoh kecil membuat akustikan musik santai di Live IG sambil promosi produk," ujar Achmad Ziki R.H.

Fokus pada strategi promosi dan penjualan online juga dilakukan desainer Ayu Dyah Andari yang dikenal sejak 2013 lewat karyanya 'By Ayu Dyah Andari'. Selain itu Ayu juga menghadirkan baju Lebaran 2020 sesuai kebutuhan konsumen saat ini di mana mereka akan Lebaran di rumah saja.

"Strategi jualan kita coba untuk mengikuti kebutuhan customer, jadi memang komposisi baju-baju ready to wear lebih diperbanyak dibanding Lebaran tahun lalu, baju-baju lebih simpel diperbanyak," kata Ayu saat dihubungi oleh Wolipop, Jumat (8/5/2020).

koleksi Ayu Dyah Andari di MUFFEST 2020koleksi Ayu Dyah Andari di MUFFEST 2020 Foto: Mohammad Abduh/Wolipop

Brand busana muslim berikutnya yang memaksimalkan promosi lewat online di tengah pandemi Corona adalah Kami. "Promosi dan komunikasi lebih difokuskan secara online, melalui platform-platform online dan digital assets yang Kami miliki. Di antaranya, menggunakan fitur-fitur di sosial media (khususnya Instagram) untuk komunikasi dan promosi, juga di digital assets Kami lainnya seperti Newsletter & blog. Untuk penjualan Kami mengarahkan secara online seperti melalui website Kami, dan juga online Whastapp untuk cabang-cabang Kami," ucap Founder & Creative Director of Kami, Nadya Karina kepada Wolipop.

Seperti Zyta Delia Official dan Kami, brand busana muslim syari Jawhara Syari juga melakukan strategi penjualan lewat online." "Kali ini Jawhara Syari melakukan promosi secara online melalui social media untuk mempromosikan koleksi Lebaran," kata Cyntia Mahendra saat dihubungi oleh Wolipop baru-baru ini.

Jawhara syariJawhara syari Foto: instagram @jawhara_syari

Begitu pula dengan desainer Ivan Gunawan yang baru saja merilis koleksi busana muslim premium menjelang Idul Fitri 2020. Igun demikian dia biasa disapa, mengandalkan penjualan melalui online.


"Strategi baru dengan menggenjot penjualan secara online. Dengan WhatsApp, Instagram dan web. Hal ini sudah terbukti ampuh untuk menggenjot penjualan brand-brand kami sebelumnya seperti Mandjha Hijab, Khalif dan Minime. Dan dengan strategi pemasaran dan tim yg mumpuni tentunya. Kita buat, meski belanja secara online, konsumen tetap merasakan personal treatment seperti belanja langsung," kata desainer yang juga pembawa acara itu saat diwawancara Wolipop via WhatsApp.





Simak Video "Tips Memadu Padankan Batik untuk Hari Raya"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)