Kisah Wanita Prancis Menemukan Indahnya Islam Setelah Ortu Jadi Ateis

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 30 Apr 2020 04:07 WIB
maria mualaf Maria menjadi mualaf setelah orangtuanya ateis. Foto: instagram @muslimaria1
Jakarta -

Indahnya Islam ditemukan wanita Prancis ini sejak usianya masih remaja. Memiliki orangtua ateis, dia melakukan pencarian hingga jatuh hati pada agama Islam. Ini kisahnya.

Wanita asal Prancis bernama Maria ini menjadi mualaf ketika usianya hampir 15 tahun. Kini tinggal di Bandung, Maria yang lahir di Dijon, Prancis mengaku memiliki orangtua yang awalnya beragama Katolik namun kemudian menjadi atheis.

"Ketika masih kecil, orangtuaku beragama Katolik sehingga mereka mendidik aku sebagai seorang Katolik sampai aku berusia 12 tahun. Ketika mereka meninggalkan agama Katolik dan menjadi ateis, adik-adikku mengikuti kepercayaan kedua orangtua, akan tetapi aku masih bingung. Beberapa bulan kemudian aku menemukan tetanggaku yang baru memeluk agama Islam," ungkap Maria dalam wawancara dengan Wolipop via WhatsApp pada Senin (27/4/2020).

Maria pun lebih lanjut menjelaskan prosesnya untuk menjadi mualaf. Dia juga menceritakan apa yang mendorongnya untuk menjadi mualaf.

"Ketika aku menemukan agama Islam, sekitar usia 12 atau 13 tahun, dua hal yang menarik bagiku tentang agama Islam adalah perspektif Islam tentang rasa hormat dan (keluarga) cinta, dan pertimbangan perempuan dalam Islam terutama melalui sosok Maria, ibu Yesus (aku kemudian menemukan banyak perempuan penting lainnya dalam Islam). Lalu aku belajar tentang dasar-dasar Islam sehari-hari (salam, wudhu, makanan, dan lainnya). Dan saat aku mulai membaca Al Quran, aku menemukan bahwa Islam menyangkut di semua bidang kehidupan (sejarah, filsafat, linguistik, ilmu pengetahuan, kedokteran, dan lain-lain)," jelas wanita 24 tahun itu.

Maria, wanita Prancis yang menjadi mualaf.Maria, wanita Prancis yang menjadi mualaf. Foto: instagram @muslimaria1

Maria merasa semakin dia belajar tentang Islam, keingintahuannya pun semakin besar. Dan dia takjun karena Islam selalu memberikan solusi untuk pertanyaannya.

"Yang membuat aku selalu terkesan itu Islam adalah solusinya. Terutama karena solusi itu tidak terlalu jauh, tapi rasional. Akhirnya, aku memutuskan untuk mengucapkan syahadat dan mengikuti salat untuk pertama kalinya beberapa minggu sebelum aku berusia 15 tahun," kisah Maria yang kuliah di University of Burgundy, Dijon, Prancis.

Maria bersyukur, kedua orangtuanya mendukung keputusannya untuk memeluk agama Islam. Meski awalnya mereka memberikan respons negatif karena stigma buruk tentang Islam di Prancis.

"Kesulitan pertama sebagai mualaf adalah menghadapi penghakiman keluarga da juga salah satu masyarakat, yang menganggap Islam sebagai agama yang berbahaya. Sampai akhirnya keluargaku menerima siapa aku yang sebenarnya, meskipun masih ada beberapa ketakutan didasarkan pada definisi mereka terhadap Islam," terangnya.

Setelah menjadi mualaf, Maria mengaku pernah mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan di Prancis. Beberapa temannya pun mengatakan padanya bahwa sulit menjadi seorang wanita muslim di Prancis.

Maria.Maria. Foto: instagram @muslimaria1

"Islam adalah agama yang ditentang di Prancis (dan di Barat pada umumnya). Jadi aku ingin segera belajar dan tinggal lalu bekerja di luar negeri, untuk menemukan tempat di mana aku akan bebas untuk menjadi muslim dan dihormati sebagai seorang wanita (atau bahkan menjadi seorang manusia, seperti orang lain)," jelasnya.

Pada akhirnya Maria menemukan tempat tinggal yang bisa membuatnya merasa nyaman sebagai muslim itu di Indonesia. Dia datang ke Indonesia, tepatnya kota Bandung sejak 2019 lalu. Keputusannya untuk tinggal di Indonesia ini juga didukung kedua orangtuanya.

"Orangtuaku saat ini membantuku secara finansial untuk melakukan perjalanan dan tinggal di Indonesia, mengetahui kesulitanku untuk hidup di Prancis sebagai seorang muslim. Bahkan jika mereka tidak percaya dalam Islam, aku berpikir mereka memilih untuk percaya pada keputusanku dan mendukung penuh, Alhamdulillah," ucap Maria penuh syukur.

Apa yang membuat Maria memutuskan tinggal di Bandung? Dan bagaimana perjalanannya sebagai seorang muslim di Indonesia? Simak terus kisahnya di Wolipop.



Simak Video "LDR sama Keluarga, Bikin Hampers Sendiri Yuk! "
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)