Kontroversi Hijabers Diminta Lepas Jilbab Saat Ikut Wajib Militer
Gresnia Arela Febriani - wolipop
Selasa, 24 Sep 2019 14:37 WIB
Jakarta
-
Diskriminasi terhadap hijabers masih terjadi di sejumlah negara. Seperti yang dialami hijabers asal Ghana ini yang diminta melepas jilbabnya saat akan mengikuti wajib militer.
Hijabers yang diketahui bernama Rabiatu Mohammed itu menjelaskan bahwa dia pada awal September mendaftarkan diri ke Social Security and National Insurance Trust (SSNIT) untuk mengikuti wajib militer.
Bagi anak muda Ghana, mengikuti wajib militer setelah lulus kuliah adalah kewajiban. Wajib militer ini harus mereka ikuti selama setahun.
Kejadian tidak menyenangkan dialami Rabiatu saat mendatangi kantor tempat pendaftaran wajib militer. Manajer HRD memintanya melepas hijabnya. Jika tidak mau mengikuti perintah, Rabiatu diminta mendaftar wajib militer ke tempat lain.
Perlakuan diskriminatif terhadap Rabitu ini sampai ke telinga MUYAD Social Service, sebuah organisasi non-pemerintah Islam. Mereka pun mengajukan petisi memprotes tindakan dari pegawai SSNIT.
"Menurut salah satu calon peserta wajib militer yaitu Rabiatu Mohammed, dia ditolak kesempatan untuk melakukan wajib militer karena diminta untuk memilih antara melakukan wajib militer di SSNIT tanpa menggunakan hijab atau melakukan wajib militer di tempat lain jika dia bersikeras tetap mengenakan hijab," demikian bunyi petisi yang ditandatangani oleh Direktur Eksekutif MUYAD Social Service, Adnan Adams Mohammed.
Dalam petisi tersebut, Adnan pun menegaskan perlakuan yang diterima Rabiatu ini sebuah penghinaan pada Konstitusi Ghana. "Kami melihat ini adalah tindakan sebagai penghinaan Konstitusi Ghana terhadap Pasal 21 (1) (c) tahun 1992, yang memungkinkan setiap warga negara untuk mengamati dan mewujudkan agama mereka di negara ini. Kami tidak ingin SSNIT melarang semua bentuk kebebasan beragama," tegasnya.
(gaf/eny)
Hijabers yang diketahui bernama Rabiatu Mohammed itu menjelaskan bahwa dia pada awal September mendaftarkan diri ke Social Security and National Insurance Trust (SSNIT) untuk mengikuti wajib militer.
Bagi anak muda Ghana, mengikuti wajib militer setelah lulus kuliah adalah kewajiban. Wajib militer ini harus mereka ikuti selama setahun.
Kejadian tidak menyenangkan dialami Rabiatu saat mendatangi kantor tempat pendaftaran wajib militer. Manajer HRD memintanya melepas hijabnya. Jika tidak mau mengikuti perintah, Rabiatu diminta mendaftar wajib militer ke tempat lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilustrasi hijabers Ghana. Foto: instagram @_under__cover |
"Menurut salah satu calon peserta wajib militer yaitu Rabiatu Mohammed, dia ditolak kesempatan untuk melakukan wajib militer karena diminta untuk memilih antara melakukan wajib militer di SSNIT tanpa menggunakan hijab atau melakukan wajib militer di tempat lain jika dia bersikeras tetap mengenakan hijab," demikian bunyi petisi yang ditandatangani oleh Direktur Eksekutif MUYAD Social Service, Adnan Adams Mohammed.
Dalam petisi tersebut, Adnan pun menegaskan perlakuan yang diterima Rabiatu ini sebuah penghinaan pada Konstitusi Ghana. "Kami melihat ini adalah tindakan sebagai penghinaan Konstitusi Ghana terhadap Pasal 21 (1) (c) tahun 1992, yang memungkinkan setiap warga negara untuk mengamati dan mewujudkan agama mereka di negara ini. Kami tidak ingin SSNIT melarang semua bentuk kebebasan beragama," tegasnya.
(gaf/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Sehat, Lembab, dan Terlindungi, Ini 2 Pilihan Lip Balm dengan SPF untuk Aktivitas Harian!
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Bersih, Cerah, dan Fresh Setiap Hari, Inilah Pilihan Facial Wash yang Bisa Kamu Andalkan!
Perawatan dan Kecantikan
Mandi Jadi Lebih Segar dan Wangi Tahan Lama dengan Lux Botanicals Body Wash!
Kesehatan
Rahasia Kulit Sehat dari Dalam, Blackmores Radiance Ultimate Marine Skin untuk Perawatan Kulit Lebih Optimal!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Brand Hijab Buttonscarves hingga Benang Jarum Gelar Amal Saat Ramadan
Viral Pria Jahit Sendiri 30 Baju Lebaran, Penampilannya Ziarah Jadi Sorotan
60 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 Islami yang Penuh Doa
Rekomendasi Hijab Pashmina Viscose untuk Lebaran 2026, Harga Mulai Rp 60 Ribu
Baju Lebaran 2026
7 Rekomendasi Setelan Lebaran 2026: Koleksi Baju One Set Ala Gen Z
Most Popular
1
7 Selebriti Pria yang Punya Banyak Anak, Elon Musk 14
2
Duo 'Bapak-Anak' Namgoong Min Pamer Food Truck Kiriman Jaemin NCT
3
Langgeng Pacaran 9 Tahun, Lee Kwang Soo Terciduk Kencan Bawa Anjing Peliharaan
4
Gaya Santun Nikita Willy Liburan ke Jepang Curi Atensi, Konsisten Berhijab
5
Merekam Jejak Organisasi Perempuan Tertua Indonesia, Target Diakui UNESCO
MOST COMMENTED












































Ilustrasi hijabers Ghana. Foto: instagram @_under__cover